Petunjuk
Cara hosting, cetak, privasi, dan alur penggunaan.

Administrasi, 24 modul lengkap, soal, diagnostik, formatif, sumatif, proyek kelompok aktif, proyek IT, media, rubrik, dan rekap dalam satu dashboard responsif.
Seluruh dokumen saling terhubung.
Cara hosting, cetak, privasi, dan alur penggunaan.
Daftar komponen dan validasi.
Pemetaan CP resmi akhir Fase D ke kelas IX.
24 TP format ABCD.
Urutan logis dan prasyarat.
120 JP dalam empat bab.
Matriks mingguan; pekan pertama Juli libur.
Matriks mingguan; pekan pertama Januari libur.
Empat tingkat ketercapaian.
24 modul utama.
Akses LKPD.
Akses bacaan.
15 slide per modul.
Latihan 20 langkah.
Diagnostik, formatif, sumatif.
16 instrumen proyek aktif.
Empat proyek komputer dan spreadsheet.
Diagnostik → modul → proyek → sumatif → rekap.
6 modul • 30 JP termasuk proyek dan asesmen • Semester Ganjil
6 modul • 30 JP termasuk proyek dan asesmen • Semester Ganjil
6 modul • 30 JP termasuk proyek dan asesmen • Semester Genap
6 modul • 30 JP termasuk proyek dan asesmen • Semester Genap
24 modul ditampilkan
Melalui pengamatan tabel, pasangan berurutan, dan grafik, peserta didik dapat mengidentifikasi persamaan linear dua variabel serta menentukan beberapa pasangan penyelesaiannya dengan benar.
Diberikan dua persamaan linear dua variabel, peserta didik dapat menjelaskan makna solusi bersama sebagai pasangan yang memenuhi kedua persamaan secara logis dan benar.
Dengan membuat tabel titik dan menggambar dua garis pada bidang Kartesius, peserta didik dapat menentukan titik potong sebagai penyelesaian SPLDV secara tepat.
Diberikan SPLDV, peserta didik dapat menyatakan salah satu variabel dalam variabel lain dan menentukan solusi dengan metode substitusi secara runtut dan tepat.
Diberikan SPLDV, peserta didik dapat mengeliminasi salah satu variabel dan menentukan solusi dengan metode eliminasi atau campuran secara tepat.
Diberikan masalah kontekstual, peserta didik dapat menetapkan dua variabel, menyusun dua persamaan, dan menentukan solusi SPLDV secara tepat.
Melalui pengamatan benda dan model, peserta didik dapat mengklasifikasikan prisma, limas, tabung, kerucut, dan bola berdasarkan sisi, rusuk, titik sudut, atau permukaannya secara tepat.
Diberikan jaring-jaring atau ukuran prisma dan limas, peserta didik dapat menjelaskan serta menentukan luas permukaan secara tepat.
Dengan menggunakan hubungan luas alas dan tinggi, peserta didik dapat menentukan volume prisma dan limas secara tepat.
Melalui pengukuran beberapa benda lingkaran, peserta didik dapat menjelaskan hubungan keliling, diameter, dan π serta menentukan keliling dan luas lingkaran secara tepat.
Dengan menggunakan jaring-jaring dan unsur lingkaran, peserta didik dapat menjelaskan serta menentukan luas permukaan tabung, kerucut, dan bola secara tepat.
Melalui perbandingan model atau simulasi pengisian, peserta didik dapat menjelaskan dan menggunakan rumus volume tabung, kerucut, dan bola secara tepat.
Diberikan titik, garis, atau bangun datar dan vektor translasi, peserta didik dapat menentukan koordinat bayangan secara tepat.
Diberikan titik atau bangun pada bidang koordinat, peserta didik dapat menentukan bayangannya terhadap sumbu, garis y=x, garis y=−x, atau titik pusat secara tepat.
Diberikan pusat dan sudut rotasi kelipatan 90°, peserta didik dapat menentukan koordinat bayangan titik atau bangun secara tepat.
Diberikan pusat dilatasi dan faktor skala, peserta didik dapat menentukan koordinat bayangan serta perubahan ukuran secara tepat.
Diberikan dua bangun, peserta didik dapat menentukan kekongruenannya berdasarkan sisi, sudut, atau rangkaian transformasi kaku secara tepat.
Diberikan dua atau lebih transformasi, peserta didik dapat menentukan bayangan akhir dan menjelaskan urutan transformasi secara tepat.
Melalui percobaan sederhana, peserta didik dapat menentukan ruang sampel dengan daftar, tabel, atau diagram pohon secara tepat.
Diberikan ruang sampel dengan hasil yang sama mungkin, peserta didik dapat menentukan peluang suatu kejadian secara tepat.
Melalui percobaan berulang, peserta didik dapat menentukan frekuensi relatif suatu kejadian secara tepat.
Diberikan peluang dan banyak percobaan, peserta didik dapat menentukan frekuensi harapan secara tepat.
Diberikan masalah survei, peserta didik dapat menentukan populasi, sampel, unit pengamatan, dan karakteristik yang diteliti secara tepat.
Dengan menggunakan undian, bilangan acak, atau metode sistematis yang adil, peserta didik dapat memilih sampel secara acak dan mendokumentasikan prosesnya secara tepat.