| BB-TP01 | Bilangan Bulat | Konsep Bilangan Bulat dan Garis Bilangan | - Melalui pengamatan gambar, termometer, dan situasi kehidupan sehari-hari, peserta didik dapat mengidentifikasi bilangan bulat negatif, nol, dan bilangan bulat positif dengan benar.
- Dengan menggunakan garis bilangan, peserta didik dapat menentukan letak bilangan bulat negatif, nol, dan bilangan bulat positif secara tepat.
| 4 JP @ 40 menit | Buka |
|---|
| BB-TP02 | Bilangan Bulat | Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Bulat | - Diberikan dua bilangan bulat dalam berbagai konteks, peserta didik dapat membandingkan nilai kedua bilangan tersebut dengan benar.
- Diberikan sekumpulan bilangan bulat, peserta didik dapat mengurutkan bilangan dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya secara tepat.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual tentang suhu, lantai gedung, keadaan keuangan, atau ketinggian relatif, peserta didik dapat menjelaskan makna dan alasan perbandingan bilangan bulat secara logis dan benar.
| 4 JP @ 40 menit | Buka |
|---|
| BB-TP03 | Bilangan Bulat | Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat | - Peserta didik mampu melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat (termasuk yang melibatkan bilangan negatif) menggunakan garis bilangan dan aturan tanda, serta menerapkannya pada masalah untung-rugi, secara teliti dan logis.
| 4 JP @ 40 menit | Buka |
|---|
| BB-TP04 | Bilangan Bulat | Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat | - Peserta didik mampu melakukan perkalian dan pembagian bilangan bulat dengan menerapkan aturan tanda (sama tanda positif, beda tanda negatif), serta menerapkannya pada masalah kontekstual, secara teliti dan logis.
| 4 JP @ 40 menit | Buka |
|---|
| BB-TP05 | Bilangan Bulat | Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat | - Peserta didik mampu menyelesaikan operasi hitung campuran bilangan bulat dengan menerapkan aturan urutan operasi (kurung, kali/bagi, tambah/kurang) secara tepat, teliti, dan disiplin.
| 2 JP @ 40 menit | Buka |
|---|
| BB-TP06 | Bilangan Bulat | Penerapan Bilangan Bulat dalam Kehidupan | - Peserta didik mampu menerapkan konsep & operasi bilangan bulat untuk menyelesaikan masalah kontekstual (untung-rugi, suhu, ketinggian) dan menunjukkan penguasaan Bab 1 melalui asesmen sumatif, secara teliti, logis, dan jujur.
| 4 JP @ 40 menit | Buka |
|---|
| BR-TP01 | Bilangan Rasional | Konsep Bilangan Rasional dan Ragam Bentuknya | - Melalui pengamatan model area, batang pecahan, garis bilangan, dan situasi kehidupan sehari-hari, peserta didik dapat mengidentifikasi bilangan rasional dalam bentuk pecahan biasa, pecahan campuran, desimal, dan persen dengan benar.
- Diberikan model bagian–keseluruhan dan bilangan rasional, peserta didik dapat menentukan pembilang, penyebut, nilai pecahan, dan makna setiap komponennya secara tepat.
- Dengan menggunakan model visual dan garis bilangan, peserta didik dapat merepresentasikan satu bilangan rasional dalam sekurang-kurangnya dua bentuk yang ekuivalen secara tepat.
| 4 JP @ 40 menit | Buka |
|---|
| BR-TP02 | Bilangan Rasional | Mengubah Bentuk Bilangan Rasional | - Diberikan pecahan biasa atau pecahan campuran, peserta didik dapat mengubahnya menjadi bentuk desimal sesuai dengan prosedur yang benar.
- Diberikan bilangan desimal atau persen, peserta didik dapat mengubahnya menjadi pecahan paling sederhana secara tepat.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual tentang bagian, ukuran, atau persentase, peserta didik dapat memilih bentuk bilangan rasional yang sesuai dan menjelaskan kesetaraannya secara logis dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| BR-TP03 | Bilangan Rasional | Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Rasional | - Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan rasional (pecahan, desimal, persen) dari yang terkecil hingga terbesar dengan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| BR-TP04 | Bilangan Rasional | Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Rasional | - Peserta didik dapat melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan rasional (pecahan & desimal), termasuk yang berpenyebut berbeda, dengan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| BR-TP05 | Bilangan Rasional | Perkalian dan Pembagian Bilangan Rasional | - Peserta didik dapat melakukan perkalian dan pembagian bilangan rasional (pecahan & desimal) dengan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| BR-TP06 | Bilangan Rasional | Operasi Campuran Bilangan Rasional | - Peserta didik dapat menyelesaikan operasi campuran bilangan rasional dengan memperhatikan urutan operasi (kurung, kali/bagi, tambah/kurang).
| 2 JP (1 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| BR-TP07 | Bilangan Rasional | Penerapan Bilangan Rasional dalam Kehidupan | - Peserta didik dapat menerapkan konsep & operasi bilangan rasional untuk menyelesaikan masalah kontekstual, sekaligus mengukur ketercapaian seluruh TP Bab 2 (asesmen sumatif).
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| RS-TP01 | Rasio dan Perbandingan | Konsep Dasar Rasio dan Notasinya | - Melalui pengamatan kelompok benda, gambar, atau data simulasi, peserta didik dapat mengidentifikasi dua besaran yang dibandingkan dan jenis rasio bagian terhadap bagian atau bagian terhadap keseluruhan dengan benar.
- Diberikan representasi konkret atau tabel sederhana, peserta didik dapat menyatakan rasio dalam bentuk a : b, a/b, dan kalimat perbandingan secara tepat.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual tentang komposisi kelompok atau campuran, peserta didik dapat menafsirkan makna rasio beserta urutan besaran yang dibandingkan secara logis dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| RS-TP02 | Rasio dan Perbandingan | Rasio Ekuivalen dan Bentuk Sederhana | - Diberikan suatu rasio, peserta didik dapat menghasilkan rasio ekuivalen dengan mengalikan atau membagi kedua sukunya menggunakan faktor yang sama dengan benar.
- Diberikan rasio dua besaran sejenis, peserta didik dapat menyederhanakannya menggunakan faktor persekutuan terbesar secara tepat.
- Melalui tabel atau masalah komposisi, peserta didik dapat menentukan nilai yang belum diketahui pada rasio ekuivalen dan menjelaskan faktor skalanya secara logis dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| RS-TP03 | Rasio dan Perbandingan | Perbandingan Senilai | - Diberikan tabel atau situasi dua besaran, peserta didik dapat mengidentifikasi hubungan perbandingan senilai berdasarkan rasio atau nilai satuan yang tetap dengan benar.
- Diberikan pasangan nilai pada hubungan senilai, peserta didik dapat menentukan nilai yang belum diketahui menggunakan rasio ekuivalen atau nilai satuan secara tepat.
- Melalui masalah kontekstual dan representasi tabel atau grafik, peserta didik dapat menjelaskan hubungan senilai serta memeriksa kewajaran hasil secara logis dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| RS-TP04 | Rasio dan Perbandingan | Perbandingan Berbalik Nilai | - Diberikan tabel atau situasi dua besaran, peserta didik dapat mengidentifikasi hubungan berbalik nilai berdasarkan perubahan berlawanan dan hasil kali yang tetap dengan benar.
- Diberikan pasangan nilai pada hubungan berbalik nilai, peserta didik dapat menentukan nilai yang belum diketahui menggunakan konstanta hasil kali secara tepat.
- Melalui masalah kontekstual dengan asumsi laju kerja tetap, peserta didik dapat menjelaskan model berbalik nilai dan memeriksa kewajaran hasil secara logis dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| RS-TP05 | Rasio dan Perbandingan | Perbandingan Bertingkat | - Diberikan dua rasio yang memiliki satu besaran perantara, peserta didik dapat mengidentifikasi suku penghubung dan menyetarakan nilainya dengan benar.
- Diberikan dua rasio bertingkat, peserta didik dapat menentukan rasio gabungan tiga besaran menggunakan kelipatan yang sesuai secara tepat.
- Melalui masalah pembagian jumlah berdasarkan rasio bertingkat, peserta didik dapat menentukan setiap bagian dan menjelaskan pemeriksaan jumlah secara runtut dan benar.
| 2 JP (1 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| RS-TP06 | Rasio dan Perbandingan | Skala sebagai Aplikasi Perbandingan Senilai | - Diberikan skala dan dua besaran panjang, peserta didik dapat mengidentifikasi makna skala serta menyetarakan satuan yang digunakan dengan benar.
- Diberikan dua dari tiga unsur skala, jarak pada gambar, dan jarak sebenarnya, peserta didik dapat menentukan unsur yang belum diketahui menggunakan perbandingan senilai secara tepat.
- Melalui denah atau peta simulasi, peserta didik dapat menafsirkan hasil perhitungan skala dan memeriksa kewajaran satuan serta ukuran secara logis dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| RS-TP07 | Rasio dan Perbandingan | Penerapan Rasio dan Perbandingan | - Diberikan masalah kontekstual, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis hubungan rasio, senilai, berbalik nilai, bertingkat, atau skala beserta informasi yang relevan dengan benar.
- Diberikan masalah multi-langkah, peserta didik dapat memilih dan menerapkan strategi perbandingan yang sesuai untuk memperoleh hasil secara tepat.
- Melalui perbandingan beberapa alternatif, peserta didik dapat menyusun rekomendasi, menyatakan asumsi, dan memeriksa kewajaran hasil secara logis dan benar.
| 2 JP (1 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| ALJ-TP01 | Bentuk Aljabar | Konsep dan Unsur-unsur Bentuk Aljabar | - Melalui pengamatan pola benda, kartu konteks, dan ubin aljabar, peserta didik dapat mengidentifikasi variabel, koefisien, konstanta, dan suku pada bentuk aljabar dengan benar.
- Diberikan situasi kehidupan sehari-hari yang memuat besaran tetap dan berubah, peserta didik dapat menyatakan situasi tersebut dalam bentuk aljabar dengan tepat.
- Diberikan beberapa bentuk aljabar, peserta didik dapat mengklasifikasikan suku sejenis dan tidak sejenis beserta alasannya secara logis dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| ALJ-TP02 | Bentuk Aljabar | Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar | - Diberikan dua atau lebih bentuk aljabar, peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan suku sejenis sebelum melakukan operasi dengan benar.
- Dengan menggunakan ubin aljabar atau tabel pengelompokan, peserta didik dapat menjumlahkan dan mengurangkan bentuk aljabar sesuai dengan prosedur yang benar.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual, peserta didik dapat menyederhanakan hasil penjumlahan atau pengurangan bentuk aljabar dan memeriksa ekuivalensinya secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| ALJ-TP03 | Bentuk Aljabar | Perkalian Bentuk Aljabar dengan Sifat Distributif | - Melalui pengamatan model luas dan ubin aljabar, peserta didik dapat menjelaskan hubungan antara perkalian dan sifat distributif pada bentuk aljabar dengan benar.
- Diberikan monomial dan bentuk aljabar dua suku, peserta didik dapat menentukan hasil perkaliannya menggunakan sifat distributif sesuai dengan prosedur yang benar.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual tentang luas atau biaya, peserta didik dapat membangun dan memeriksa bentuk aljabar ekuivalen secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| ALJ-TP04 | Bentuk Aljabar | Pembagian Bentuk Aljabar Sederhana | - Melalui pengamatan pengelompokan benda dan ubin aljabar, peserta didik dapat menjelaskan pembagian bentuk aljabar sebagai pembagian setiap suku dengan benar.
- Diberikan bentuk aljabar dan pembagi bilangan atau monomial sederhana, peserta didik dapat menentukan hasil pembagiannya sesuai dengan prosedur yang benar.
- Diberikan hasil pembagian bentuk aljabar, peserta didik dapat memeriksa kebenarannya melalui perkalian balik secara runtut dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| ALJ-TP05 | Bentuk Aljabar | Faktorisasi Bentuk Aljabar Sederhana | - Melalui pengamatan model persegi panjang dan ubin aljabar, peserta didik dapat menjelaskan faktorisasi sebagai kebalikan sifat distributif dengan benar.
- Diberikan bentuk aljabar dua suku, peserta didik dapat menentukan faktor persekutuan dan menuliskan bentuk faktornya sesuai dengan prosedur yang benar.
- Diberikan bentuk hasil faktorisasi, peserta didik dapat memeriksa ekuivalensinya dengan mengembangkan kembali secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| ALJ-TP06 | Bentuk Aljabar | Substitusi dan Menghitung Nilai Bentuk Aljabar | - Melalui pengamatan mesin fungsi dan tabel nilai, peserta didik dapat menjelaskan makna substitusi variabel pada bentuk aljabar dengan benar.
- Diberikan bentuk aljabar dan nilai variabel, peserta didik dapat menghitung nilai bentuk tersebut dengan mengikuti urutan operasi secara tepat.
- Melalui masalah kontekstual, peserta didik dapat menafsirkan hasil substitusi dan memeriksa kewajarannya secara logis dan benar.
| 2 JP (1 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| ALJ-TP07 | Bentuk Aljabar | Penerapan Bentuk Aljabar | - Diberikan masalah kontekstual, peserta didik dapat menentukan besaran tetap, besaran berubah, dan definisi variabel dengan tepat.
- Melalui tabel, diagram, atau model geometris, peserta didik dapat menyusun bentuk aljabar yang mewakili hubungan antarbesaran dengan benar.
- Diberikan nilai atau batasan dalam konteks, peserta didik dapat menggunakan model aljabar untuk menentukan solusi dan menjelaskan kewajarannya secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| KSB-TP01 | Sudut dan Kesebangunan | Hubungan Antar Sudut | - Melalui pengamatan diagram perpotongan garis, busur derajat, dan situasi kontekstual, peserta didik dapat mengidentifikasi sudut berpenyiku, berpelurus, bertolak belakang, sehadap, berseberangan, dan sepihak dengan benar.
- Diberikan ukuran satu sudut dan hubungan antar sudut, peserta didik dapat menentukan besar sudut yang belum diketahui menggunakan hubungan yang sesuai dengan tepat.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual tentang persimpangan, pola bangunan, atau rancangan lintasan, peserta didik dapat menjelaskan hubungan antar sudut dan alasan perhitungannya secara logis dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| KSB-TP02 | Sudut dan Kesebangunan | Konsep dan Arti Kesebangunan Bangun Datar | - Melalui pengamatan pasangan gambar, foto, dan bangun pada kertas berpetak, peserta didik dapat mengidentifikasi bangun datar yang sebangun dan tidak sebangun berdasarkan sudut bersesuaian serta perbandingan sisi dengan benar.
- Diberikan dua bangun datar, peserta didik dapat menentukan pasangan titik dan sisi bersesuaian serta faktor skalanya secara tepat.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual tentang pembesaran poster, denah, atau foto, peserta didik dapat menjelaskan alasan kesebangunan dan menentukan ukuran yang belum diketahui secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| KSB-TP03 | Sudut dan Kesebangunan | Syarat Khusus Kesebangunan pada Segitiga | - Melalui pengamatan pasangan segitiga pada diagram, peserta didik dapat mengidentifikasi pasangan sudut dan sisi bersesuaian dengan benar.
- Diberikan informasi sudut dan panjang sisi dua segitiga, peserta didik dapat menentukan terpenuhi atau tidaknya kriteria kesebangunan AA, SAS, atau SSS secara tepat.
- Melalui penyelesaian masalah geometri, peserta didik dapat menyusun alasan pembuktian kesebangunan segitiga berdasarkan korespondensi dan kriteria yang relevan secara runtut dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| KSB-TP04 | Sudut dan Kesebangunan | Menghitung Panjang Sisi Segitiga Sebangun | - Diberikan dua segitiga sebangun, peserta didik dapat menentukan pasangan sisi bersesuaian berdasarkan urutan titik dengan benar.
- Dengan menggunakan faktor skala atau proporsi, peserta didik dapat menghitung panjang sisi segitiga yang belum diketahui sesuai dengan prosedur yang benar.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual, peserta didik dapat memeriksa kewajaran hasil panjang dan menjelaskan strategi perhitungannya secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| KSB-TP05 | Sudut dan Kesebangunan | Kesebangunan pada Segitiga Siku-Siku Khusus | - Melalui pengamatan diagram segitiga siku-siku yang ditarik tinggi ke hipotenusanya, peserta didik dapat mengidentifikasi tiga segitiga yang sebangun dan pasangan sisi bersesuaian dengan benar.
- Diberikan panjang dua ruas pada hipotenusa, peserta didik dapat menentukan tinggi, sisi siku-siku, atau hipotenusa menggunakan relasi kesebangunan sesuai dengan prosedur yang benar.
- Melalui penyelesaian masalah geometri, peserta didik dapat memeriksa hasil menggunakan relasi kuadrat atau Teorema Pythagoras dan menjelaskan alasannya secara logis dan tepat.
| 2 JP (1 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| KSB-TP06 | Sudut dan Kesebangunan | Penerapan Kesebangunan | - Melalui pengamatan diagram bayangan, cermin, foto, atau model, peserta didik dapat mengidentifikasi pasangan segitiga atau sisi bersesuaian yang membentuk model kesebangunan dengan benar.
- Diberikan data pengukuran langsung yang relevan, peserta didik dapat menentukan panjang atau tinggi yang tidak dapat diukur secara langsung menggunakan proporsi secara tepat.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual, peserta didik dapat mengevaluasi asumsi, satuan, kewajaran hasil, dan menyajikan rekomendasi pengukuran secara runtut dan benar.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| DTA-TP01 | Data dan Statistika | Konsep Data dan Metode Pengumpulan Data | - Melalui pengamatan situasi, catatan, dan hasil pengukuran, peserta didik dapat mengidentifikasi datum, kumpulan data, variabel, populasi, dan sampel dengan benar.
- Diberikan beberapa contoh informasi, peserta didik dapat mengklasifikasikan data kualitatif atau kuantitatif serta data primer atau sekunder secara tepat.
- Melalui perencanaan penyelidikan kontekstual, peserta didik dapat memilih metode pengumpulan data yang sesuai dan menjelaskan keterwakilan, etika, serta keterbatasannya secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| DTA-TP02 | Data dan Statistika | Penyajian Data dalam Tabel Frekuensi | - Diberikan sekumpulan data mentah, peserta didik dapat mengelompokkan nilai atau kategori dan mencatatnya menggunakan turus dengan benar.
- Dengan menggunakan hasil pengelompokan, peserta didik dapat menyusun tabel frekuensi yang memuat kategori, turus, frekuensi, dan total data secara tepat.
- Melalui pembacaan tabel frekuensi, peserta didik dapat menentukan kategori paling sering, menghitung frekuensi relatif sederhana, dan memeriksa konsistensi data secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| DTA-TP03 | Data dan Statistika | Penyajian Data dalam Diagram Batang dan Diagram Garis | - Diberikan tabel frekuensi atau data berurutan, peserta didik dapat memilih diagram batang atau diagram garis sesuai dengan tujuan penyajian data dengan benar.
- Dengan menggunakan skala, sumbu, label, dan data yang tersedia, peserta didik dapat membuat diagram batang atau diagram garis secara tepat.
- Melalui pembacaan diagram, peserta didik dapat membandingkan kategori atau menjelaskan perubahan data serta memeriksa potensi visual yang menyesatkan secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| DTA-TP04 | Data dan Statistika | Penyajian Data dalam Diagram Lingkaran | - Diberikan tabel frekuensi, peserta didik dapat menentukan bagian terhadap keseluruhan dalam bentuk pecahan, desimal, atau persen dengan benar.
- Dengan menggunakan frekuensi relatif, peserta didik dapat menghitung besar sudut pusat dan membuat diagram lingkaran secara tepat.
- Melalui pembacaan diagram lingkaran, peserta didik dapat membandingkan proporsi, memeriksa jumlah 100% atau 360°, dan menjelaskan keterbatasan representasinya secara logis dan tepat.
| 2 JP (1 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| DTA-TP05 | Data dan Statistika | Ukuran Pemusatan: Mean, Median, dan Modus | - Diberikan sekumpulan data, peserta didik dapat menghitung mean, median, dan modus dengan benar.
- Melalui perbandingan beberapa kumpulan data, peserta didik dapat menentukan ukuran pemusatan yang paling sesuai berdasarkan bentuk data dan keberadaan pencilan secara tepat.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual, peserta didik dapat menafsirkan mean, median, atau modus serta memeriksa kewajaran hasil secara logis dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| DTA-TP06 | Data dan Statistika | Ukuran Penyebaran: Jangkauan dan Kuartil | - Diberikan sekumpulan data, peserta didik dapat menentukan nilai minimum, maksimum, dan jangkauan dengan benar.
- Dengan menggunakan data yang telah diurutkan, peserta didik dapat menentukan median, kuartil bawah, kuartil atas, dan jangkauan antarkuartil sesuai dengan metode yang ditetapkan secara tepat.
- Melalui perbandingan dua kumpulan data, peserta didik dapat menjelaskan tingkat penyebaran dan keterbatasan ukuran yang digunakan secara logis dan tepat.
| 2 JP (1 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|
| DTA-TP07 | Data dan Statistika | Membaca, Menganalisis, dan Menafsirkan Data | - Diberikan tabel, diagram, dan ringkasan statistik, peserta didik dapat mengekstraksi informasi faktual serta membandingkan dua kelompok dengan benar.
- Melalui analisis beberapa representasi data, peserta didik dapat memilih ukuran atau bukti yang relevan untuk mendukung atau menolak suatu klaim secara tepat.
- Melalui penyelesaian masalah kontekstual, peserta didik dapat menyusun kesimpulan, rekomendasi, dan keterbatasan berdasarkan data secara logis, bertanggung jawab, dan tepat.
| 4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit) | Buka |
|---|