MTK7-BB-TP03 · Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat
Materi & latihan terkait • M03Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat
Logo MTsN 1 Tana Toraja

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANA TORAJA

MTsN 1 TANA TORAJA

Jl. Tengkobatu No. 290 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Dokumen: Perangkat Ajar · Matematika Kelas VII · Kurikulum Merdeka Madrasah · TP 2026/2027 · MTK7-BB-TP03

Modul Ajar — Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat

BAB 1 · BILANGAN BULAT

A. Informasi Umum

Identitas Modul

PenyusunAmiruddin, S.Pd.
Satuan PendidikanMTsN 1 Tana Toraja
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / VII (Tujuh)
Kode ModulMTK7-BB-TP03
SemesterGanjil
Bab / ElemenBab 1 — Bilangan Bulat / Bilangan
Tujuan Pembelajaran
  1. Peserta didik mampu melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat (termasuk yang melibatkan bilangan negatif) menggunakan garis bilangan dan aturan tanda, serta menerapkannya pada masalah untung-rugi, secara teliti dan logis.
Alokasi Waktu4 JP @ 40 menit
Model PembelajaranPembelajaran kontekstual dan terbimbing
ModaTatap muka

Karakteristik Peserta Didik

Karakteristik peserta didik dan implikasi pembelajaran — BB-TP03
AspekKarakteristik yang mungkin tampakImplikasi/Respons Guru
Tahap perkembanganPeserta didik Kelas VII umumnya berada pada awal masa remaja; kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang tetapi masih memerlukan jembatan konkret dan visual.Gunakan urutan konkret–visual–simbolik, contoh dekat, waktu tunggu, dan pertanyaan bertahap.
Kompetensi awalMemahami arah pada garis bilangan serta makna bilangan positif dan negatif.Lakukan diagnostik mikro 3–5 menit dan bentuk dukungan berdasarkan bukti, bukan asumsi.
Keragaman penguasaanMembedakan operasi penjumlahan dan pengurangan dari sekadar aturan tanda.Sediakan contoh berjenjang, pasangan tutor sebaya, kelompok fleksibel, serta tugas pengayaan yang tidak sekadar menambah jumlah soal.
Bahasa dan komunikasiLatar bahasa peserta didik dapat beragam; istilah matematika dan kalimat soal panjang dapat menjadi hambatan tersendiri.Gunakan kalimat ringkas, visual, glosarium, kesempatan menjelaskan dengan bahasa sendiri, lalu tegaskan istilah baku.
Sosial dan karakterPeserta didik memerlukan peran kelompok yang jelas, rasa aman untuk salah, serta umpan balik yang santun.Tetapkan fasilitator, pencatat, penjaga alat, dan penyaji; gunakan kesepakatan kelas serta rubrik kolaborasi.
Preferensi dan aksesSebagian peserta didik lebih terbantu oleh manipulatif, gambar, gerak, bacaan terstruktur, atau media digital; akses perangkat dan internet tidak selalu sama.Sediakan keping bilangan, garis bilangan, tabel perubahan, dan simbol; semua aktivitas inti tetap memiliki alternatif luring.
Kebutuhan aksesibilitasKemampuan membaca, melihat, mendengar, motorik, perhatian, dan kecepatan kerja dapat bervariasi tanpa harus diberi label diagnostik.Perbesar teks bila perlu, beri kontras cukup, alternatif teks/lisan, ruang kerja, jeda, serta waktu tambahan yang proporsional.
Pemanfaatan data diagnostikHasil diagnostik digunakan untuk menentukan titik mulai dan dukungan, bukan untuk memberi cap kemampuan tetap.Tinjau ulang kelompok dan treatment setelah bukti formatif berikutnya.

Karakteristik Materi

Penjumlahan & pengurangan bilangan bulat dapat diperagakan sebagai gerakan pada garis bilangan: menjumlah bilangan positif berarti melangkah ke kanan, menjumlah negatif melangkah ke kiri. Mengurangi berarti melangkah berlawanan. Materi ini menjadi kunci operasi hitung selanjutnya. Konteks: untung-rugi, kenaikan & penurunan suhu.

Miskonsepsi Umum dan Antisipasinya

Miskonsepsi UmumAntisipasi Guru
Mengira −3 + 5 = −8 (menjumlah angka tanpa tanda).Peragakan pada garis bilangan: mulai −3 melangkah 5 ke kanan → 2.
Mengira mengurangi bilangan negatif selalu memperkecil hasil.Tegaskan a − (−b) = a + b; tunjukkan dengan peragaan.
Keliru tanda saat dua bilangan negatif dijumlahkan.Tekankan (−a) + (−b) = −(a+b), makin ke kiri.
Menganggap 5 − 8 tidak bisa dikerjakan.Tunjukkan hasilnya negatif: 5 − 8 = −3.

Miskonsepsi dan Antisipasinya

Miskonsepsi dideteksi melalui pertanyaan, gambar kerja, alasan, dan pola kesalahan. Antisipasi dilakukan sebelum memberi aturan formal; treatment dipilih berdasarkan bukti respons peserta didik.

Peta miskonsepsi, indikator, antisipasi, dan remediasi
MiskonsepsiIndikator DeteksiAntisipasi Sebelum/Saat BelajarTindak Lanjut Remedial
Aturan tanda dihafal tanpa makna perubahan.Siswa benar pada simbol tetapi gagal pada konteks.Gunakan keping bilangan dan garis bilangan terlebih dahulu.Minta siswa menggambar perubahan sebelum menghitung.
Mengurangkan bilangan negatif dianggap sama dengan mengurangkan bilangan positif.Siswa menghitung 5−(−3)=2.Visualisasikan penghilangan keping negatif atau lawan bilangan.Periksa dengan operasi kebalikan.
Tanda operasi dan tanda bilangan tercampur.Siswa tidak membedakan “−” pada −4 dan 7−4.Gunakan warna/ruang untuk tanda operasi dan tanda bilangan.Tuliskan dengan tanda kurung.
Arah pada garis bilangan tidak konsisten.Siswa bergerak ke kiri untuk penjumlahan positif.Gunakan instruksi verbal arah dan langkah.Latih satu perubahan per baris.

Kompetensi Awal dan Kesiapan Belajar

KesiapanIndikatorTindakan Guru
SiapLancar membandingkan & mengurutkan bilangan bulatDiberi soal operasi campuran konteks
Cukup siapPaham urutan, ragu operasi negatifDidampingi peragaan garis bilangan
Perlu bantuanBingung tanda operasiDibimbing dengan kartu positif-negatif

Kompetensi Awal

Peserta didik memahami konsep, letak, perbandingan, & urutan bilangan bulat (BB-TP01 & BB-TP02).

Panca Cinta dan Kurikulum Berbasis Cinta

Integrasi profil dan nilai
AspekAktivitasIndikatorBukti
Penalaran kritisMemilih operasi dan memeriksa hasil.Alasan konsisten.LKPD
KolaborasiMenjalankan peran kelompok.Berbagi tugas dan menghargai pendapat.Observasi
KemandirianMemperbaiki strategi.Menggunakan umpan balik.Refleksi
KomunikasiMenyajikan model dan alasan.Istilah dan simbol tepat.Presentasi
Cinta IlmuTeliti dan ingin tahu.Memeriksa bukti.Catatan
Cinta Diri dan SesamaMembantu tanpa mengambil alih.Interaksi saling menghargai.Observasi

Sarana, Prasarana, Aksesibilitas, dan Persiapan

Sarana & MediaGaris bilangan lantai, kartu positif-negatif, LCD/proyektor, media SVG operasi garis bilangan.
Sumber BelajarBuku Matematika SMP/MTs Kelas VII (Puskurbuk, 2022), Buku Panduan Guru, LKPD BB-TP03.

Diferensiasi Pembelajaran

Perlu penguatan

Mulai dari benda konkret, satu operasi, dan contoh berpasangan.

Siap dengan dukungan

Gunakan visual, pertanyaan penuntun, dan cek mandiri.

Siap pengayaan

Masalah terbuka, pembuktian pola, dan pembuatan soal.

B. Komponen Inti

Landasan Kurikuler dan Capaian Pembelajaran

CP resmi Elemen Bilangan Fase D: peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah; menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real; serta memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah. Kompetensi terpilih modul: operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.

Tujuan Pembelajaran

  1. TP1Melalui eksplorasi garis bilangan dan keping bilangan, peserta didik dapat menentukan hasil penjumlahan bilangan bulat sesuai dengan prosedur yang benar.
  2. TP2Diberikan masalah kontekstual tentang perubahan suhu, posisi, atau keadaan keuangan, peserta didik dapat menentukan hasil pengurangan bilangan bulat secara tepat.

Matriks Keselarasan

Matriks keselarasan tujuan, aktivitas, asesmen, dan KKTP
TPTujuanMateriAsesmenKKTPBukti
TP1Melalui eksplorasi garis bilangan dan keping bilangan, peserta didik dapat menentukan hasil penjumlahan bilangan bulat sesuai dengan prosedur yang benar.Penjumlahan sebagai perubahan posisiLKPD, observasi, formatif akhir≥75 dan kompetensi esensial tercapaiJawaban, model, alasan
TP2Diberikan masalah kontekstual tentang perubahan suhu, posisi, atau keadaan keuangan, peserta didik dapat menentukan hasil pengurangan bilangan bulat secara tepat.Pengurangan sebagai selisih atau perubahanLKPD, observasi, formatif akhir≥75 dan kompetensi esensial tercapaiJawaban, model, alasan

Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik

Penjumlahan & pengurangan bilangan bulat menggambarkan perubahan: bertambah atau berkurangnya suhu, untung setelah rugi, atau naik-turunnya ketinggian. Garis bilangan membantu memvisualkan arah & besar perubahan.

Pertanyaan Pemantik

  • Suhu −3°C naik 5°C. Berapa suhu sekarang?
  • Pedagang rugi Rp5.000 lalu untung Rp8.000. Bagaimana keadaannya?
  • Bagaimana 5 − 8 bisa menghasilkan bilangan negatif?

Peta Konsep

Penjumlahan & Pengurangan Melangkah padagaris bilangan Aturan tandaa − (−b) = a + b
Operasi diperagakan lewat garis bilangan & aturan tanda.

Pembelajaran Mendalam

UnsurLetak dalam ModulAktivitas Nyata Peserta DidikBukti BelajarNilai/Panca Cinta
BerkesadaranKegiatan Awal Pertemuan 1Menyadari perubahan (suhu, untung-rugi) sebagai operasiCatatan LKPDCinta ilmu
BermaknaKegiatan Inti — penjumlahanMemperagakan penjumlahan pada garis bilanganHasil operasi benarTeliti
MenggembirakanKegiatan Inti Pertemuan 2Permainan "melangkah maju-mundur" untuk penguranganHasil permainanKerja sama
ReflektifKegiatan PenutupMenuliskan aturan tanda yang ditemukanJurnal refleksiCinta kejujuran

Masalah Autentik, Model Pembelajaran, dan Bukti Belajar

Catatan perubahan stok dan suhu lemari pembeku (data simulasi). Peserta didik menentukan model, menyelesaikan, memeriksa, dan menjelaskan keputusan matematis.

Sintaks Problem Based Learning
TahapAktivitas peserta didikPertanyaan guruMediaWaktuProduk
OrientasiMembaca masalah autentik dan menandai informasi penting.Apa titik acuan dan apa yang ditanyakan?Kartu konteks15 menitCatatan informasi
MengorganisasiMembagi peran dan menyusun rencana.Strategi apa yang akan dipakai?LKPD15 menitRencana kerja
PenyelidikanMembuat model, menghitung, dan memeriksa.Bukti apa yang mendukung hasil?Garis bilangan/kartu50 menitModel dan solusi
PenyajianMempresentasikan hasil dan menanggapi.Apakah ada strategi lain?Poster/slide30 menitPresentasi
EvaluasiMerevisi jawaban dan refleksi.Bagaimana memastikan hasil wajar?Rubrik20 menitRefleksi
Matriks Pembelajaran Mendalam
TahapPengalamanPerilaku nyataPrinsipBukti
AwalMemahamiMenyebut tujuan dan strategi awal.BerkesadaranPrediksi
IntiMengaplikasiMenghubungkan model dengan konteks.BermaknaModel dan perhitungan
IntiMengaplikasiBereksplorasi dan berdiskusi aman.MenggembirakanCatatan kelompok
AkhirMerefleksiMemeriksa kesalahan dan rencana perbaikan.BerkesadaranRefleksi

Langkah Pembelajaran Terperinci

Alokasi: 4 JP = 2 pertemuan, masing-masing 2 JP × 40 menit. Guru dapat menyesuaikan urutan tanpa menghilangkan salam, doa, presensi, apersepsi, tujuan, asesmen, refleksi, tindak lanjut, dan penutup.

Pertemuan 1 — membangun konsep dan penyelidikan awal (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan kesiapan5 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam; mengajak berdoa sesuai keyakinan; memeriksa kehadiran, kebersihan, kerapian, alat belajar, dan keamanan ruang; menyapa peserta didik secara positif.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, melaporkan kehadiran, menyiapkan alat, dan memastikan area belajar aman.

Asesmen/Bukti: Observasi kesiapan dan kebutuhan dukungan segera.

Koneksi sosial-emosional dan kesepakatan5 menit

Aktivitas Guru: Melakukan cek kondisi singkat (misalnya skala 1–5), mengingatkan bahwa salah adalah bagian dari belajar, dan menegaskan bahasa umpan balik yang santun.

Aktivitas Peserta Didik: Menunjukkan kondisi secara singkat, menyampaikan kebutuhan bantuan bila perlu, dan menyepakati aturan interaksi.

Asesmen/Bukti: Catatan nonklinis untuk dukungan pembelajaran.

Apersepsi dan diagnostik mikro10 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan 2–3 pertanyaan prasyarat tentang memahami arah pada garis bilangan serta makna bilangan positif dan negatif; menampilkan contoh dan noncontoh; tidak langsung membenarkan semua jawaban.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab secara individu, menunjukkan cara berpikir, lalu membandingkan alasan dengan pasangan.

Asesmen/Bukti: Respons awal, strategi, dan miskonsepsi yang muncul.

Tujuan, manfaat, dan kriteria keberhasilan5 menit

Aktivitas Guru: Menyampaikan tujuan pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat, manfaatnya, produk yang diharapkan, serta indikator KKTP dengan bahasa yang dapat dipahami.

Aktivitas Peserta Didik: Mengulang tujuan dengan bahasa sendiri dan menanyakan bagian yang belum jelas.

Asesmen/Bukti: Cek pemahaman tujuan melalui satu pertanyaan lisan.

Kegiatan Inti
Orientasi masalah autentik10 menit

Aktivitas Guru: Menyajikan masalah: Catatan perubahan stok dan suhu lemari pembeku (data simulasi). Peserta didik menentukan model, menyelesaikan, memeriksa, dan menjelaskan keputusan matematis.

Aktivitas Peserta Didik: Membaca/mengamati, menandai fakta, menulis apa yang diketahui–ditanya, dan mengajukan pertanyaan.

Asesmen/Bukti: Daftar informasi, pertanyaan, dan prediksi awal.

Organisasi dan eksplorasi konkret–visual25 menit

Aktivitas Guru: Membentuk kelompok heterogen dan membagi peran; menyediakan keping bilangan, garis bilangan, tabel perubahan, dan simbol; memberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih proses.

Aktivitas Peserta Didik: Membagi peran, membangun model, mencatat pola, mencoba strategi, dan memeriksa data.

Asesmen/Bukti: LKPD, model/diagram, observasi kolaborasi.

Berbagi temuan sementara10 menit

Aktivitas Guru: Memilih beberapa strategi untuk dibandingkan, termasuk jawaban yang memuat miskonsepsi secara aman dan anonim.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan temuan sementara, menanggapi bukti, dan merevisi strategi.

Asesmen/Bukti: Rubrik komunikasi dan catatan miskonsepsi.

Kegiatan Penutup
Simpulan, refleksi, exit ticket, doa, salam10 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi simpulan; menghubungkan kembali ke TP; memberi exit ticket satu konsep–satu alasan; menyampaikan tindak lanjut; menutup dengan doa dan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis simpulan/refleksi, mengerjakan exit ticket, mencatat tugas perbaikan/pengayaan, berdoa, dan menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Exit ticket dan rencana kelompok fleksibel pertemuan 2.

Pertemuan 2 — aplikasi, komunikasi, dan asesmen (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan tinjau ulang8 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran/kesiapan, lalu menampilkan dua respons exit ticket untuk ditelaah.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, menyiapkan diri, dan memperbaiki pemahaman awal.

Asesmen/Bukti: Cek cepat konsep pertemuan 1.

Kegiatan Inti
Pendalaman masalah dan perencanaan12 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan variasi/ekstensi masalah dan meminta setiap kelompok menetapkan strategi, pembagian tugas, bukti, dan cara verifikasi.

Aktivitas Peserta Didik: Menyusun rencana, memilih representasi, dan memprediksi hasil.

Asesmen/Bukti: Rencana kerja kelompok.

Penyelidikan terdiferensiasi25 menit

Aktivitas Guru: Memberi scaffolding bagi yang memerlukan penguatan, pertanyaan terbuka bagi kelompok siap, dan pilihan keping bilangan, garis bilangan, tabel perubahan, dan simbol; memantau dengan konferensi singkat.

Aktivitas Peserta Didik: Menyelesaikan masalah, mendokumentasikan langkah, memeriksa satuan/label, dan melakukan verifikasi.

Asesmen/Bukti: Produk LKPD, catatan konferensi, dan cek proses.

Presentasi, kritik bukti, dan perbaikan15 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi gallery walk/presentasi; meminta tanggapan menggunakan pola “saya setuju/tidak setuju karena …”.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan, memberi umpan balik berbasis bukti, lalu memperbaiki produk.

Asesmen/Bukti: Rubrik produk, penalaran, komunikasi, dan kolaborasi.

Formatif individual dan umpan balik10 menit

Aktivitas Guru: Memberikan soal individual yang memetakan TP; memberi umpan balik singkat tanpa mempermalukan; mencatat kebutuhan treatment.

Aktivitas Peserta Didik: Mengerjakan mandiri, menuliskan alasan, dan menandai tingkat keyakinan.

Asesmen/Bukti: Skor per TP, jenis kesalahan, dan tingkat keyakinan.

Kegiatan Penutup
Refleksi, tindak lanjut, doa, dan salam10 menit

Aktivitas Guru: Membahas strategi efektif; menetapkan remedial/pemantapan/pengayaan; menyampaikan asesmen ulang; mengajak berdoa dan menutup dengan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis apa yang sudah dikuasai, bagian yang masih perlu bantuan, dan rencana latihan; berdoa serta menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Jurnal refleksi dan rencana treatment individual/kelompok.

Asesmen dan Tindak Lanjut

JenisBentuk / PertanyaanTindak Lanjut
Non-kognitif"Apakah kamu suka aktivitas bergerak saat belajar?" (Ya/Kadang/Tidak)Kaitkan peragaan garis bilangan
KognitifHitung: −3 + 5.Salah → penguatan peragaan

Asesmen Formatif & Sumatif

Formatif: observasi peragaan & diskusi, pengecekan LKPD. Sumatif: tes tertulis pada tab Soal Latihan.

Remedial & Pengayaan

RemedialBimbingan operasi dengan garis bilangan & kartu; latihan 5 soal sederhana.
PengayaanSoal untung-rugi bertingkat & membuat cerita operasi bilangan bulat.

Refleksi Guru dan Peserta Didik

Refleksi GuruApakah peserta didik menguasai aturan tanda? Apa yang perlu diperkuat?
Refleksi Peserta DidikAku sekarang bisa … Bagian yang sulit … Operasi ini berguna untuk …

C. Lampiran

Glosarium

  • Penjumlahan: operasi menambah, diperagakan melangkah ke kanan/kiri.
  • Pengurangan: operasi mengurangi; a − (−b) = a + b.
  • Lawan bilangan: bilangan dengan tanda berlawanan.

Sumber dan Daftar Pustaka

  1. Kemendikbudristek. (2022). Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan.
  2. Kemendikbudristek. (2022). Buku Panduan Guru Matematika Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan.
  3. Kementerian Agama RI. (2025). KMA Nomor 1503 Tahun 2025.

Mengetahui,
Kepala Madrasah

Tanda tangan Kepala Madrasah

Drs. Sampe Baralangi, M.Sc.

NIP. -

Tana Toraja, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran

Tanda tangan Guru Mata Pelajaran

Amiruddin, S.Pd.

NIP. -

🗓️Roster