MTK7-RS-TP01 · Konsep Dasar Rasio dan Notasinya
Materi & latihan terkait • M14Konsep Dasar Rasio dan Notasinya
Logo MTsN 1 Tana Toraja

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANA TORAJA

MTsN 1 TANA TORAJA

Jl. Tengkobatu No. 290 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Dokumen: Perangkat Ajar · Matematika Kelas VII · Kurikulum Merdeka Madrasah · TP 2026/2027 · MTK7-RS-TP01

Modul Ajar — Konsep Dasar Rasio dan Notasinya

BAB 3 · RASIO DAN PERBANDINGAN

A. Informasi Umum

Identitas Modul

PenyusunAmiruddin, S.Pd.
Satuan PendidikanMTsN 1 Tana Toraja
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / VII (Tujuh)
Kode ModulMTK7-RS-TP01
SemesterGanjil
Bab / ElemenBab 3 — Rasio dan Perbandingan / Bilangan dan Pengukuran
Tujuan Pembelajaran
  1. Melalui pengamatan kelompok benda, gambar, atau data simulasi, peserta didik dapat mengidentifikasi dua besaran yang dibandingkan dan jenis rasio bagian terhadap bagian atau bagian terhadap keseluruhan dengan benar.
  2. Diberikan representasi konkret atau tabel sederhana, peserta didik dapat menyatakan rasio dalam bentuk a : b, a/b, dan kalimat perbandingan secara tepat.
Alokasi Waktu4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit)
Model PembelajaranInquiry Learning (Pembelajaran Inkuiri)
ModaTatap muka

Karakteristik Peserta Didik

Karakteristik peserta didik dan implikasi pembelajaran — RS-TP01
AspekKarakteristik yang mungkin tampakImplikasi/Respons Guru
Tahap perkembanganPeserta didik Kelas VII umumnya berada pada awal masa remaja; kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang tetapi masih memerlukan jembatan konkret dan visual.Gunakan urutan konkret–visual–simbolik, contoh dekat, waktu tunggu, dan pertanyaan bertahap.
Kompetensi awalMemahami pembagian, pecahan, dan dua besaran yang dibandingkan.Lakukan diagnostik mikro 3–5 menit dan bentuk dukungan berdasarkan bukti, bukan asumsi.
Keragaman penguasaanMenjaga urutan besaran dan referen ketika menulis rasio.Sediakan contoh berjenjang, pasangan tutor sebaya, kelompok fleksibel, serta tugas pengayaan yang tidak sekadar menambah jumlah soal.
Bahasa dan komunikasiLatar bahasa peserta didik dapat beragam; istilah matematika dan kalimat soal panjang dapat menjadi hambatan tersendiri.Gunakan kalimat ringkas, visual, glosarium, kesempatan menjelaskan dengan bahasa sendiri, lalu tegaskan istilah baku.
Sosial dan karakterPeserta didik memerlukan peran kelompok yang jelas, rasa aman untuk salah, serta umpan balik yang santun.Tetapkan fasilitator, pencatat, penjaga alat, dan penyaji; gunakan kesepakatan kelas serta rubrik kolaborasi.
Preferensi dan aksesSebagian peserta didik lebih terbantu oleh manipulatif, gambar, gerak, bacaan terstruktur, atau media digital; akses perangkat dan internet tidak selalu sama.Sediakan benda dua warna, tabel pasangan, bar model, dan notasi a:b; semua aktivitas inti tetap memiliki alternatif luring.
Kebutuhan aksesibilitasKemampuan membaca, melihat, mendengar, motorik, perhatian, dan kecepatan kerja dapat bervariasi tanpa harus diberi label diagnostik.Perbesar teks bila perlu, beri kontras cukup, alternatif teks/lisan, ruang kerja, jeda, serta waktu tambahan yang proporsional.
Pemanfaatan data diagnostikHasil diagnostik digunakan untuk menentukan titik mulai dan dukungan, bukan untuk memberi cap kemampuan tetap.Tinjau ulang kelompok dan treatment setelah bukti formatif berikutnya.

Karakteristik Materi

Rasio membandingkan dua besaran sejenis (atau tak sejenis pada laju). Ditulis a : b, a/b, atau "a berbanding b". Urutan penting: rasio 3:2 berbeda dengan 2:3. Materi ini adalah fondasi seluruh Bab 3.

Miskonsepsi dan Antisipasinya

Miskonsepsi dideteksi melalui pertanyaan, gambar kerja, alasan, dan pola kesalahan. Antisipasi dilakukan sebelum memberi aturan formal; treatment dipilih berdasarkan bukti respons peserta didik.

Peta miskonsepsi, indikator, antisipasi, dan remediasi
MiskonsepsiIndikator DeteksiAntisipasi Sebelum/Saat BelajarTindak Lanjut Remedial
Urutan rasio dapat ditukar tanpa mengubah makna.Siswa menganggap 2:3 sama dengan 3:2.Selalu labeli besaran pertama dan kedua.Gunakan kartu warna dan kalimat “A terhadap B”.
Semua rasio adalah bagian terhadap keseluruhan.Siswa menulis 2:5 ketika membandingkan 2 merah dan 3 biru.Bedakan part-to-part dan part-to-whole.Gunakan diagram dengan label referen.
Rasio 2:3 berarti total 3.Siswa tidak menjumlahkan bagian saat diperlukan.Bangun unit rasio dan total 2+3 bagian.Gunakan bar model.
Satuan boleh berbeda tanpa konversi.Siswa membandingkan 1 m:50 cm sebagai 1:50.Samakan satuan sebelum membentuk rasio.Tulis satuan pada setiap tahap.

Kompetensi Awal dan Kesiapan Belajar

Guru memberi 2 soal awal (tulis perbandingan 6 kopi & 4 gula; sederhanakan 8/12) untuk memetakan kesiapan.

Kompetensi Awal

Peserta didik telah menguasai pecahan & penyederhanaan (Bab 2).

Dimensi Profil Lulusan dan Panca Cinta

DimensiPerwujudan dalam Pembelajaran
Bernalar KritisMenyelidiki & menyimpulkan pola perbandingan.
MandiriMenuliskan rasio dalam berbagai notasi.
Bergotong RoyongMenyelidiki data kelompok bersama.
Beriman & Berakhlak MuliaAdil memahami perbandingan yang seimbang.
Cinta Allah & Rasul Cinta Ilmu Cinta Diri & Sesama Cinta Lingkungan Cinta Tanah Air

Sarana, Prasarana, Aksesibilitas, dan Persiapan

  • Kartu dua warna, tabel rasio, penggaris, kertas berpetak, dan perangkat digital opsional.
  • Instruksi multimodal tanpa melabeli gaya belajar peserta didik secara tetap.
  • Versi cetak disiapkan ketika koneksi tidak tersedia.
  • Semua data buatan diberi label simulasi.

Diferensiasi Pembelajaran

Perlu Penguatan Prasyarat

Gunakan kelompok benda, penjumlahan berulang, dan pasangan bilangan kecil.

Siap dengan Dukungan

Gunakan tabel rasio, pertanyaan penuntun, dan pasangan belajar suportif.

Siap Pengayaan

Gunakan nilai lebih besar, rasio tidak sederhana, dan masalah terbuka.

B. Komponen Inti

Landasan Kurikuler dan Capaian Pembelajaran

CP resmi Elemen Bilangan Fase D (penggalan relevan): peserta didik menggunakan pengertian rasio, skala, proporsi, dan laju perubahan dalam penyelesaian masalah.

Kompetensi terpilih: makna perbandingan dua besaran sejenis, rasio bagian terhadap bagian dan bagian terhadap keseluruhan, serta notasi a : b, a/b, dan bahasa verbal.

Lingkup modul: kompetensi dibatasi pada tujuan di bawah agar tidak tumpang tindih dengan modul berikutnya.

Tujuan Pembelajaran

  1. TP1Melalui pengamatan kelompok benda, gambar, atau data simulasi, peserta didik dapat mengidentifikasi dua besaran yang dibandingkan dan jenis rasio bagian terhadap bagian atau bagian terhadap keseluruhan dengan benar.
  2. TP2Diberikan representasi konkret atau tabel sederhana, peserta didik dapat menyatakan rasio dalam bentuk a : b, a/b, dan kalimat perbandingan secara tepat.

Matriks Keselarasan

Matriks Keselarasan CP–TP–Aktivitas–Asesmen–KKTP
TPRumusanAktivitasMediaAsesmenKKTPBukti Belajar
TP1Melalui pengamatan kelompok benda, gambar, atau data simulasi, peserta didik dapat mengidentifikasi dua besaran yang dibandingkan dan jenis rasio bagian terhadap bagian atau bagian terhadap keseluruhan dengan benar.Model dan identifikasiKartu/tabel rasioFormatif TP1Minimal 75 dan kompetensi TP1 tidak Belum TercapaiJawaban, model, dan alasan TP1
TP2Diberikan representasi konkret atau tabel sederhana, peserta didik dapat menyatakan rasio dalam bentuk a : b, a/b, dan kalimat perbandingan secara tepat.Notasi/tabelTabel/diagramFormatif TP2Minimal 75 dan kompetensi TP2 tidak Belum TercapaiJawaban, model, dan alasan TP2

Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik

Rasio memungkinkan kita menyatakan perbandingan dua besaran secara ringkas, penting dalam resep, campuran, dan pembagian.

Pertanyaan Pemantik

  • Jika di kelas ada 18 perempuan & 12 laki-laki, bagaimana menuliskan perbandingannya?
  • Apakah campuran kopi:gula 3:1 sama dengan 1:3?

Pembelajaran Mendalam

PrinsipWujud Nyata
BerkesadaranSadar rasio ada di sekitar (kelas, resep).
BermaknaMenyelidiki rasio nyata di lingkungan Toraja.
MenggembirakanAktivitas membandingkan benda peraga.
ReflektifRefleksi pentingnya urutan pada rasio.

Masalah Autentik, Model Pembelajaran, dan Bukti Belajar

Panitia bazar madrasah menyiapkan paket berisi 2 kartu kuning dan 3 kartu hijau sebagai data simulasi. Peserta didik menentukan rasio kuning terhadap hijau, hijau terhadap seluruh kartu, lalu menjelaskan mengapa urutan besaran harus disebutkan.
Sintaks Problem Based Learning
TahapAktivitas GuruAktivitas Peserta DidikPertanyaan GuruMediaWaktuProdukAsesmen FormatifDimensi Profil LulusanPanca CintaPrinsip
1. Orientasi pada masalahMenyajikan masalah, tujuan, dan kriteria keberhasilan.Mengamati, menuliskan informasi, dan membuat prediksi.Apa dua besaran yang dibandingkan?Kartu dua warna/tabel15 menitDaftar informasi dan prediksiPertanyaan diagnostik mikroPenalaran kritis, komunikasiCinta IlmuBerkesadaran
2. Mengorganisasi peserta didikMembentuk kelompok dan membagi peran.Menetapkan pencatat, penyusun model, pemeriksa, dan penyaji.Bagaimana urutan kerja agar semua anggota berkontribusi?LKPD10 menitPembagian peranObservasi kolaborasiKolaborasi, kemandirianCinta Diri dan SesamaMenggembirakan
3. Membimbing penyelidikanMemberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih strategi.Membangun model, tabel, notasi, dan alasan.Apakah kedua suku dibandingkan dengan referen dan satuan yang jelas?Media rasio offline45 menitModel dan tabel rasioUmpan balik formatifPenalaran kritis, kreativitasCinta IlmuBermakna
4. Menyajikan hasilMemfasilitasi presentasi dan tanggapan berbasis bukti.Menjelaskan urutan besaran, strategi, dan hasil.Bukti apa yang menunjukkan rasiomu tepat?Poster/tampilan digital25 menitPresentasi rekomendasiRubrik produk dan komunikasiKomunikasi, kolaborasiCinta Tanah Air melalui penggunaan konteks yang akuratBermakna
5. Mengevaluasi prosesMenuntun refleksi strategi dan miskonsepsi.Membandingkan strategi, memperbaiki jawaban, dan menetapkan target.Apa yang berubah dari prediksi awalmu?Exit ticket15 menitRefleksi individualPenilaian diriKemandirian, keimanan dan ketakwaanCinta Allah dan Rasul-Nya secara wajar melalui syukur atas keteraturanBerkesadaran
Pembelajaran Mendalam
Pengalaman BelajarPerilaku Nyata Peserta DidikPrinsipBukti Belajar
MemahamiMengelompokkan benda, menyebut referen, dan menghubungkan bahasa dengan notasi.Berkesadaran dan bermaknaModel konkret, catatan informasi, penjelasan awal
MengaplikasiMenggunakan tabel/diagram untuk menyelesaikan masalah dan memeriksa urutan atau faktor.Bermakna dan menggembirakanLKPD, tabel rasio, hasil media interaktif
MerefleksiMenjelaskan kesalahan, membandingkan strategi, dan menetapkan target perbaikan.BerkesadaranExit ticket dan penilaian diri
Dimensi Profil Lulusan
DimensiAktivitas NyataIndikator PerilakuBukti/Instrumen
Keimanan dan ketakwaanMerefleksikan keteraturan hubungan kuantitatif secara wajar.Mengungkapkan rasa syukur tanpa memaksakan hubungan konsep.Catatan refleksi
Penalaran kritisMemeriksa referen, urutan, faktor, dan kewajaran.Memberi alasan berbasis model atau tabel.Rubrik penalaran
KolaborasiBerbagi peran dalam penyelidikan.Mendengar, menanggapi, dan menyelesaikan tugas bersama.Lembar observasi
KemandirianMemeriksa strategi dan mengelola waktu.Menggunakan daftar periksa sebelum menyerahkan.Self-assessment
KomunikasiMenyajikan rasio dan interpretasi.Menggunakan istilah, simbol, dan urutan secara jelas.Rubrik komunikasi
Integrasi Panca Cinta
TopikAktivitasPerilaku yang DiharapkanBukti
Cinta IlmuMenguji model dan alasan rasio.Teliti, ingin tahu, dan terbuka memperbaiki kesalahan.Revisi jawaban
Cinta Diri dan SesamaKerja kelompok dan tanggapan.Saling membantu dan menghargai strategi.Observasi
Cinta LingkunganMenggunakan data simulasi komposisi bahan secara hemat.Menjelaskan pilihan penggunaan bahan secara bertanggung jawab.Kesimpulan LKPD
Cinta Tanah AirMenggunakan konteks madrasah/lokal hanya secara akurat dan berlabel simulasi.Tidak membuat klaim faktual tanpa data.Produk
Cinta Allah dan Rasul-NyaRefleksi keteraturan dan kejujuran dalam perhitungan.Bersyukur dan jujur terhadap hasil.Refleksi

Langkah Pembelajaran Terperinci

Alokasi: 4 JP = 2 pertemuan, masing-masing 2 JP × 40 menit. Guru dapat menyesuaikan urutan tanpa menghilangkan salam, doa, presensi, apersepsi, tujuan, asesmen, refleksi, tindak lanjut, dan penutup.

Pertemuan 1 — membangun konsep dan penyelidikan awal (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan kesiapan5 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam; mengajak berdoa sesuai keyakinan; memeriksa kehadiran, kebersihan, kerapian, alat belajar, dan keamanan ruang; menyapa peserta didik secara positif.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, melaporkan kehadiran, menyiapkan alat, dan memastikan area belajar aman.

Asesmen/Bukti: Observasi kesiapan dan kebutuhan dukungan segera.

Koneksi sosial-emosional dan kesepakatan5 menit

Aktivitas Guru: Melakukan cek kondisi singkat (misalnya skala 1–5), mengingatkan bahwa salah adalah bagian dari belajar, dan menegaskan bahasa umpan balik yang santun.

Aktivitas Peserta Didik: Menunjukkan kondisi secara singkat, menyampaikan kebutuhan bantuan bila perlu, dan menyepakati aturan interaksi.

Asesmen/Bukti: Catatan nonklinis untuk dukungan pembelajaran.

Apersepsi dan diagnostik mikro10 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan 2–3 pertanyaan prasyarat tentang memahami pembagian, pecahan, dan dua besaran yang dibandingkan; menampilkan contoh dan noncontoh; tidak langsung membenarkan semua jawaban.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab secara individu, menunjukkan cara berpikir, lalu membandingkan alasan dengan pasangan.

Asesmen/Bukti: Respons awal, strategi, dan miskonsepsi yang muncul.

Tujuan, manfaat, dan kriteria keberhasilan5 menit

Aktivitas Guru: Menyampaikan tujuan pembelajaran konsep dasar rasio dan notasinya, manfaatnya, produk yang diharapkan, serta indikator KKTP dengan bahasa yang dapat dipahami.

Aktivitas Peserta Didik: Mengulang tujuan dengan bahasa sendiri dan menanyakan bagian yang belum jelas.

Asesmen/Bukti: Cek pemahaman tujuan melalui satu pertanyaan lisan.

Kegiatan Inti
Orientasi masalah autentik10 menit

Aktivitas Guru: Menyajikan masalah: Panitia bazar madrasah menyiapkan paket berisi 2 kartu kuning dan 3 kartu hijau sebagai data simulasi. Peserta didik menentukan rasio kuning terhadap hijau, hijau terhadap seluruh kartu, lalu menjelaskan mengapa urutan besaran harus disebutkan.

Aktivitas Peserta Didik: Membaca/mengamati, menandai fakta, menulis apa yang diketahui–ditanya, dan mengajukan pertanyaan.

Asesmen/Bukti: Daftar informasi, pertanyaan, dan prediksi awal.

Organisasi dan eksplorasi konkret–visual25 menit

Aktivitas Guru: Membentuk kelompok heterogen dan membagi peran; menyediakan benda dua warna, tabel pasangan, bar model, dan notasi a:b; memberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih proses.

Aktivitas Peserta Didik: Membagi peran, membangun model, mencatat pola, mencoba strategi, dan memeriksa data.

Asesmen/Bukti: LKPD, model/diagram, observasi kolaborasi.

Berbagi temuan sementara10 menit

Aktivitas Guru: Memilih beberapa strategi untuk dibandingkan, termasuk jawaban yang memuat miskonsepsi secara aman dan anonim.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan temuan sementara, menanggapi bukti, dan merevisi strategi.

Asesmen/Bukti: Rubrik komunikasi dan catatan miskonsepsi.

Kegiatan Penutup
Simpulan, refleksi, exit ticket, doa, salam10 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi simpulan; menghubungkan kembali ke TP; memberi exit ticket satu konsep–satu alasan; menyampaikan tindak lanjut; menutup dengan doa dan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis simpulan/refleksi, mengerjakan exit ticket, mencatat tugas perbaikan/pengayaan, berdoa, dan menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Exit ticket dan rencana kelompok fleksibel pertemuan 2.

Pertemuan 2 — aplikasi, komunikasi, dan asesmen (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan tinjau ulang8 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran/kesiapan, lalu menampilkan dua respons exit ticket untuk ditelaah.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, menyiapkan diri, dan memperbaiki pemahaman awal.

Asesmen/Bukti: Cek cepat konsep pertemuan 1.

Kegiatan Inti
Pendalaman masalah dan perencanaan12 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan variasi/ekstensi masalah dan meminta setiap kelompok menetapkan strategi, pembagian tugas, bukti, dan cara verifikasi.

Aktivitas Peserta Didik: Menyusun rencana, memilih representasi, dan memprediksi hasil.

Asesmen/Bukti: Rencana kerja kelompok.

Penyelidikan terdiferensiasi25 menit

Aktivitas Guru: Memberi scaffolding bagi yang memerlukan penguatan, pertanyaan terbuka bagi kelompok siap, dan pilihan benda dua warna, tabel pasangan, bar model, dan notasi a:b; memantau dengan konferensi singkat.

Aktivitas Peserta Didik: Menyelesaikan masalah, mendokumentasikan langkah, memeriksa satuan/label, dan melakukan verifikasi.

Asesmen/Bukti: Produk LKPD, catatan konferensi, dan cek proses.

Presentasi, kritik bukti, dan perbaikan15 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi gallery walk/presentasi; meminta tanggapan menggunakan pola “saya setuju/tidak setuju karena …”.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan, memberi umpan balik berbasis bukti, lalu memperbaiki produk.

Asesmen/Bukti: Rubrik produk, penalaran, komunikasi, dan kolaborasi.

Formatif individual dan umpan balik10 menit

Aktivitas Guru: Memberikan soal individual yang memetakan TP; memberi umpan balik singkat tanpa mempermalukan; mencatat kebutuhan treatment.

Aktivitas Peserta Didik: Mengerjakan mandiri, menuliskan alasan, dan menandai tingkat keyakinan.

Asesmen/Bukti: Skor per TP, jenis kesalahan, dan tingkat keyakinan.

Kegiatan Penutup
Refleksi, tindak lanjut, doa, dan salam10 menit

Aktivitas Guru: Membahas strategi efektif; menetapkan remedial/pemantapan/pengayaan; menyampaikan asesmen ulang; mengajak berdoa dan menutup dengan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis apa yang sudah dikuasai, bagian yang masih perlu bantuan, dan rencana latihan; berdoa serta menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Jurnal refleksi dan rencana treatment individual/kelompok.

C. Lampiran

Mengetahui,
Kepala Madrasah

Tanda tangan Kepala Madrasah

Drs. Sampe Baralangi, M.Sc.

NIP. -

Tana Toraja, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran

Tanda tangan Guru Mata Pelajaran

Amiruddin, S.Pd.

NIP. -

🗓️Roster