MTK7-BB-TP06 · Penerapan Bilangan Bulat dalam Kehidupan
Materi & latihan terkait • M06Penerapan Bilangan Bulat dalam Kehidupan Sehari-hari
Logo MTsN 1 Tana Toraja

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANA TORAJA

MTsN 1 TANA TORAJA

Jl. Tengkobatu No. 290 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Dokumen: Perangkat Ajar · Matematika Kelas VII · Kurikulum Merdeka Madrasah · TP 2026/2027 · MTK7-BB-TP06

Modul Ajar — Penerapan Bilangan Bulat dalam Kehidupan

BAB 1 · BILANGAN BULAT

A. Informasi Umum

Identitas Modul

PenyusunAmiruddin, S.Pd.
Satuan PendidikanMTsN 1 Tana Toraja
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / VII (Tujuh)
Kode ModulMTK7-BB-TP06
SemesterGanjil
Bab / ElemenBab 1 — Bilangan Bulat / Bilangan
Tujuan Pembelajaran
  1. Peserta didik mampu menerapkan konsep & operasi bilangan bulat untuk menyelesaikan masalah kontekstual (untung-rugi, suhu, ketinggian) dan menunjukkan penguasaan Bab 1 melalui asesmen sumatif, secara teliti, logis, dan jujur.
Alokasi Waktu4 JP @ 40 menit
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) kontekstual dengan empat instrumen kelompok berbeda
ModaTatap muka

Karakteristik Peserta Didik

Karakteristik peserta didik dan implikasi pembelajaran — BB-TP06
AspekKarakteristik yang mungkin tampakImplikasi/Respons Guru
Tahap perkembanganPeserta didik Kelas VII umumnya berada pada awal masa remaja; kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang tetapi masih memerlukan jembatan konkret dan visual.Gunakan urutan konkret–visual–simbolik, contoh dekat, waktu tunggu, dan pertanyaan bertahap.
Kompetensi awalMemilih operasi bilangan bulat dan membaca informasi kontekstual.Lakukan diagnostik mikro 3–5 menit dan bentuk dukungan berdasarkan bukti, bukan asumsi.
Keragaman penguasaanMenerjemahkan situasi ke model matematika serta menafsirkan hasil kembali.Sediakan contoh berjenjang, pasangan tutor sebaya, kelompok fleksibel, serta tugas pengayaan yang tidak sekadar menambah jumlah soal.
Bahasa dan komunikasiLatar bahasa peserta didik dapat beragam; istilah matematika dan kalimat soal panjang dapat menjadi hambatan tersendiri.Gunakan kalimat ringkas, visual, glosarium, kesempatan menjelaskan dengan bahasa sendiri, lalu tegaskan istilah baku.
Sosial dan karakterPeserta didik memerlukan peran kelompok yang jelas, rasa aman untuk salah, serta umpan balik yang santun.Tetapkan fasilitator, pencatat, penjaga alat, dan penyaji; gunakan kesepakatan kelas serta rubrik kolaborasi.
Preferensi dan aksesSebagian peserta didik lebih terbantu oleh manipulatif, gambar, gerak, bacaan terstruktur, atau media digital; akses perangkat dan internet tidak selalu sama.Sediakan diagram situasi, tabel perubahan, garis bilangan, dan kalimat matematika; semua aktivitas inti tetap memiliki alternatif luring.
Kebutuhan aksesibilitasKemampuan membaca, melihat, mendengar, motorik, perhatian, dan kecepatan kerja dapat bervariasi tanpa harus diberi label diagnostik.Perbesar teks bila perlu, beri kontras cukup, alternatif teks/lisan, ruang kerja, jeda, serta waktu tambahan yang proporsional.
Pemanfaatan data diagnostikHasil diagnostik digunakan untuk menentukan titik mulai dan dukungan, bukan untuk memberi cap kemampuan tetap.Tinjau ulang kelompok dan treatment setelah bukti formatif berikutnya.

Karakteristik Materi

Penerapan bilangan bulat mengintegrasikan seluruh materi Bab 1: konsep, urutan, operasi, dan operasi campuran, untuk menyelesaikan masalah nyata. Peserta didik dilatih membaca soal cerita, memilih operasi tepat, menghitung, dan memverifikasi. Konteks: untung-rugi dagang kopi, perubahan suhu, ketinggian, tabungan.

Miskonsepsi Umum dan Antisipasinya

Miskonsepsi UmumAntisipasi Guru
Memilih operasi tanpa memahami maksud soal.Latih menandai kata kunci (naik, turun, rugi, dibagi) sebelum menghitung.
Mengabaikan tanda negatif pada konteks (rugi/turun).Tegaskan rugi & penurunan dinyatakan bilangan negatif.
Salah urutan operasi pada soal multilangkah.Ingatkan aturan urutan operasi (BB-TP05).
Tidak memeriksa kewajaran hasil.Biasakan verifikasi terhadap konteks nyata.

Miskonsepsi dan Antisipasinya

Miskonsepsi dideteksi melalui pertanyaan, gambar kerja, alasan, dan pola kesalahan. Antisipasi dilakukan sebelum memberi aturan formal; treatment dipilih berdasarkan bukti respons peserta didik.

Peta miskonsepsi, indikator, antisipasi, dan remediasi
MiskonsepsiIndikator DeteksiAntisipasi Sebelum/Saat BelajarTindak Lanjut Remedial
Memilih operasi berdasarkan kata kunci tunggal.Siswa selalu menambah saat melihat kata “naik”.Gunakan diagram keadaan awal–perubahan–akhir.Minta siswa menjelaskan hubungan besaran sebelum memilih operasi.
Jawaban numerik tidak dikembalikan ke konteks.Siswa menulis −7 tanpa makna/satuan.Wajibkan kalimat interpretasi akhir.Gunakan rubrik yang menilai satuan dan makna.
Data konteks dianggap selalu nyata.Siswa menganggap data simulasi sebagai fakta lapangan.Labeli data sebagai simulasi dan bahas sumber data.Minta siswa membedakan data aktual dan simulasi.
Tanda negatif dianggap selalu buruk.Siswa menafsirkan semua nilai negatif sebagai kerugian.Gunakan konteks netral: arah, elevasi, suhu, saldo.Minta siswa menyebutkan titik acuan.

Kompetensi Awal dan Kesiapan Belajar

KesiapanIndikatorTindakan Guru
SiapMenguasai seluruh operasi Bab 1Diberi proyek mini & soal multilangkah
Cukup siapMenguasai sebagian operasiUlas cepat operasi yang lemah
Perlu bantuanBingung memilih operasiDidampingi kata kunci soal cerita

Kompetensi Awal

Peserta didik telah mempelajari seluruh materi Bab 1 (BB-TP01 hingga BB-TP05).

Panca Cinta dan Kurikulum Berbasis Cinta

Integrasi profil dan nilai
AspekAktivitasIndikatorBukti
Penalaran kritisMemilih operasi dan memeriksa hasil.Alasan konsisten.LKPD
KolaborasiMenjalankan peran kelompok.Berbagi tugas dan menghargai pendapat.Observasi
KemandirianMemperbaiki strategi.Menggunakan umpan balik.Refleksi
KomunikasiMenyajikan model dan alasan.Istilah dan simbol tepat.Presentasi
Cinta IlmuTeliti dan ingin tahu.Memeriksa bukti.Catatan
Cinta Diri dan SesamaMembantu tanpa mengambil alih.Interaksi saling menghargai.Observasi

Sarana, Prasarana, Aksesibilitas, dan Persiapan

Sarana & MediaKartu masalah kontekstual, lembar sumatif, LCD/proyektor, media SVG konteks bilangan bulat.
Sumber BelajarBuku Matematika SMP/MTs Kelas VII (Puskurbuk, 2022), Buku Panduan Guru, LKPD BB-TP06, data nyata lingkungan.

Diferensiasi Pembelajaran

Perlu penguatan

Mulai dari benda konkret, satu operasi, dan contoh berpasangan.

Siap dengan dukungan

Gunakan visual, pertanyaan penuntun, dan cek mandiri.

Siap pengayaan

Masalah terbuka, pembuktian pola, dan pembuatan soal.

B. Komponen Inti

Landasan Kurikuler dan Capaian Pembelajaran

CP resmi Elemen Bilangan Fase D: peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah; menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real; serta memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah. Kompetensi terpilih modul: pemodelan dan pemecahan masalah bilangan bulat.

Tujuan Pembelajaran

  1. TP1Diberikan situasi kehidupan sehari-hari, peserta didik dapat merepresentasikan informasi sebagai bilangan bulat dan operasi yang sesuai dengan tepat.
  2. TP2Melalui masalah multilangkah, peserta didik dapat menyelesaikan masalah bilangan bulat dan memeriksa kewajaran hasil secara runtut dan benar.

Matriks Keselarasan

Matriks keselarasan tujuan, aktivitas, asesmen, dan KKTP
TPTujuanMateriAsesmenKKTPBukti
TP1Diberikan situasi kehidupan sehari-hari, peserta didik dapat merepresentasikan informasi sebagai bilangan bulat dan operasi yang sesuai dengan tepat.Menentukan titik acuanLKPD, observasi, formatif akhir≥75 dan kompetensi esensial tercapaiJawaban, model, alasan
TP2Melalui masalah multilangkah, peserta didik dapat menyelesaikan masalah bilangan bulat dan memeriksa kewajaran hasil secara runtut dan benar.Menerjemahkan kata menjadi tanda dan operasiLKPD, observasi, formatif akhir≥75 dan kompetensi esensial tercapaiJawaban, model, alasan

Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik

Bilangan bulat hadir di kehidupan sehari-hari: laba-rugi usaha, naik-turun suhu, ketinggian, dan saldo tabungan. Kemampuan memilih & menerapkan operasi yang tepat membuat kita mampu memecahkan masalah nyata.

Pertanyaan Pemantik

  • Pedagang kopi rugi lalu untung. Operasi apa yang dipakai?
  • Bagaimana menghitung selisih suhu puncak & lembah?
  • Bagaimana menyelesaikan masalah yang butuh beberapa operasi sekaligus?

Peta Konsep

Penerapan Bilangan Bulat Baca soal Pilih operasi Hitung Verifikasi
Alur pemecahan masalah bilangan bulat.

Pembelajaran Mendalam

UnsurLetak dalam ModulAktivitas Nyata Peserta DidikBukti BelajarNilai/Panca Cinta
BerkesadaranKegiatan AwalMenyadari bilangan bulat di kehidupan nyataCatatan contoh LKPDCinta ilmu
BermaknaKegiatan Inti — pemecahanMemilih operasi & menyelesaikan masalah nyataPenyelesaian benarTeliti
MenggembirakanKegiatan Inti Pertemuan 2Proyek mini data untung-rugi/suhuProduk proyekKerja sama
ReflektifKegiatan PenutupMenilai penguasaan diri atas Bab 1Jurnal refleksiCinta kejujuran

Masalah Autentik, Model Pembelajaran, dan Bukti Belajar

Rute jelajah terhadap basecamp, catatan kas, dan posisi relatif (data simulasi). Peserta didik menentukan model, menyelesaikan, memeriksa, dan menjelaskan keputusan matematis.

Sintaks Problem Based Learning
TahapAktivitas peserta didikPertanyaan guruMediaWaktuProduk
OrientasiMembaca masalah autentik dan menandai informasi penting.Apa titik acuan dan apa yang ditanyakan?Kartu konteks15 menitCatatan informasi
MengorganisasiMembagi peran dan menyusun rencana.Strategi apa yang akan dipakai?LKPD15 menitRencana kerja
PenyelidikanMembuat model, menghitung, dan memeriksa.Bukti apa yang mendukung hasil?Garis bilangan/kartu50 menitModel dan solusi
PenyajianMempresentasikan hasil dan menanggapi.Apakah ada strategi lain?Poster/slide30 menitPresentasi
EvaluasiMerevisi jawaban dan refleksi.Bagaimana memastikan hasil wajar?Rubrik20 menitRefleksi
Matriks Pembelajaran Mendalam
TahapPengalamanPerilaku nyataPrinsipBukti
AwalMemahamiMenyebut tujuan dan strategi awal.BerkesadaranPrediksi
IntiMengaplikasiMenghubungkan model dengan konteks.BermaknaModel dan perhitungan
IntiMengaplikasiBereksplorasi dan berdiskusi aman.MenggembirakanCatatan kelompok
AkhirMerefleksiMemeriksa kesalahan dan rencana perbaikan.BerkesadaranRefleksi

Langkah Pembelajaran Terperinci

Alokasi: 4 JP = 2 pertemuan, masing-masing 2 JP × 40 menit. Guru dapat menyesuaikan urutan tanpa menghilangkan salam, doa, presensi, apersepsi, tujuan, asesmen, refleksi, tindak lanjut, dan penutup.

Pertemuan 1 — membangun konsep dan penyelidikan awal (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan kesiapan5 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam; mengajak berdoa sesuai keyakinan; memeriksa kehadiran, kebersihan, kerapian, alat belajar, dan keamanan ruang; menyapa peserta didik secara positif.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, melaporkan kehadiran, menyiapkan alat, dan memastikan area belajar aman.

Asesmen/Bukti: Observasi kesiapan dan kebutuhan dukungan segera.

Koneksi sosial-emosional dan kesepakatan5 menit

Aktivitas Guru: Melakukan cek kondisi singkat (misalnya skala 1–5), mengingatkan bahwa salah adalah bagian dari belajar, dan menegaskan bahasa umpan balik yang santun.

Aktivitas Peserta Didik: Menunjukkan kondisi secara singkat, menyampaikan kebutuhan bantuan bila perlu, dan menyepakati aturan interaksi.

Asesmen/Bukti: Catatan nonklinis untuk dukungan pembelajaran.

Apersepsi dan diagnostik mikro10 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan 2–3 pertanyaan prasyarat tentang memilih operasi bilangan bulat dan membaca informasi kontekstual; menampilkan contoh dan noncontoh; tidak langsung membenarkan semua jawaban.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab secara individu, menunjukkan cara berpikir, lalu membandingkan alasan dengan pasangan.

Asesmen/Bukti: Respons awal, strategi, dan miskonsepsi yang muncul.

Tujuan, manfaat, dan kriteria keberhasilan5 menit

Aktivitas Guru: Menyampaikan tujuan pembelajaran penerapan bilangan bulat dalam kehidupan, manfaatnya, produk yang diharapkan, serta indikator KKTP dengan bahasa yang dapat dipahami.

Aktivitas Peserta Didik: Mengulang tujuan dengan bahasa sendiri dan menanyakan bagian yang belum jelas.

Asesmen/Bukti: Cek pemahaman tujuan melalui satu pertanyaan lisan.

Kegiatan Inti
Orientasi masalah autentik10 menit

Aktivitas Guru: Menyajikan masalah: Rute jelajah terhadap basecamp, catatan kas, dan posisi relatif (data simulasi). Peserta didik menentukan model, menyelesaikan, memeriksa, dan menjelaskan keputusan matematis.

Aktivitas Peserta Didik: Membaca/mengamati, menandai fakta, menulis apa yang diketahui–ditanya, dan mengajukan pertanyaan.

Asesmen/Bukti: Daftar informasi, pertanyaan, dan prediksi awal.

Organisasi dan eksplorasi konkret–visual25 menit

Aktivitas Guru: Membentuk kelompok heterogen dan membagi peran; menyediakan diagram situasi, tabel perubahan, garis bilangan, dan kalimat matematika; memberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih proses.

Aktivitas Peserta Didik: Membagi peran, membangun model, mencatat pola, mencoba strategi, dan memeriksa data.

Asesmen/Bukti: LKPD, model/diagram, observasi kolaborasi.

Berbagi temuan sementara10 menit

Aktivitas Guru: Memilih beberapa strategi untuk dibandingkan, termasuk jawaban yang memuat miskonsepsi secara aman dan anonim.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan temuan sementara, menanggapi bukti, dan merevisi strategi.

Asesmen/Bukti: Rubrik komunikasi dan catatan miskonsepsi.

Kegiatan Penutup
Simpulan, refleksi, exit ticket, doa, salam10 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi simpulan; menghubungkan kembali ke TP; memberi exit ticket satu konsep–satu alasan; menyampaikan tindak lanjut; menutup dengan doa dan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis simpulan/refleksi, mengerjakan exit ticket, mencatat tugas perbaikan/pengayaan, berdoa, dan menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Exit ticket dan rencana kelompok fleksibel pertemuan 2.

Pertemuan 2 — aplikasi, komunikasi, dan asesmen (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan tinjau ulang8 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran/kesiapan, lalu menampilkan dua respons exit ticket untuk ditelaah.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, menyiapkan diri, dan memperbaiki pemahaman awal.

Asesmen/Bukti: Cek cepat konsep pertemuan 1.

Kegiatan Inti
Pendalaman masalah dan perencanaan12 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan variasi/ekstensi masalah dan meminta setiap kelompok menetapkan strategi, pembagian tugas, bukti, dan cara verifikasi.

Aktivitas Peserta Didik: Menyusun rencana, memilih representasi, dan memprediksi hasil.

Asesmen/Bukti: Rencana kerja kelompok.

Penyelidikan terdiferensiasi25 menit

Aktivitas Guru: Memberi scaffolding bagi yang memerlukan penguatan, pertanyaan terbuka bagi kelompok siap, dan pilihan diagram situasi, tabel perubahan, garis bilangan, dan kalimat matematika; memantau dengan konferensi singkat.

Aktivitas Peserta Didik: Menyelesaikan masalah, mendokumentasikan langkah, memeriksa satuan/label, dan melakukan verifikasi.

Asesmen/Bukti: Produk LKPD, catatan konferensi, dan cek proses.

Presentasi, kritik bukti, dan perbaikan15 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi gallery walk/presentasi; meminta tanggapan menggunakan pola “saya setuju/tidak setuju karena …”.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan, memberi umpan balik berbasis bukti, lalu memperbaiki produk.

Asesmen/Bukti: Rubrik produk, penalaran, komunikasi, dan kolaborasi.

Formatif individual dan umpan balik10 menit

Aktivitas Guru: Memberikan soal individual yang memetakan TP; memberi umpan balik singkat tanpa mempermalukan; mencatat kebutuhan treatment.

Aktivitas Peserta Didik: Mengerjakan mandiri, menuliskan alasan, dan menandai tingkat keyakinan.

Asesmen/Bukti: Skor per TP, jenis kesalahan, dan tingkat keyakinan.

Kegiatan Penutup
Refleksi, tindak lanjut, doa, dan salam10 menit

Aktivitas Guru: Membahas strategi efektif; menetapkan remedial/pemantapan/pengayaan; menyampaikan asesmen ulang; mengajak berdoa dan menutup dengan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis apa yang sudah dikuasai, bagian yang masih perlu bantuan, dan rencana latihan; berdoa serta menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Jurnal refleksi dan rencana treatment individual/kelompok.

🧭

Pembelajaran Proyek Bab

Proyek dilaksanakan pada BB-TP06 — Penerapan Bilangan Bulat dalam Kehidupan selama 4 JP. Empat kelompok mengerjakan konteks berbeda, tetapi menguasai konsep inti yang sama.

Kelompok 1Audit Perubahan Suhu Lingkungan Sekolah
Kelompok 2Buku Kas Mini Kegiatan Kelompok
Kelompok 3Peta Posisi Vertikal dan Perubahan Tingkat di Sekolah
Kelompok 4Sistem Skor Tanggung Jawab Kelas yang Adil

Buka tab Proyek Kelompok Instrumen lengkap

Asesmen dan Tindak Lanjut

JenisBentuk / PertanyaanTindak Lanjut
Non-kognitif"Materi Bab 1 mana yang paling kamu kuasai?" (Konsep/Operasi/Campuran)Petakan kesiapan
KognitifRugi 5 lalu untung 8, hasilnya?Salah → ulas cepat operasi

Asesmen Formatif & Sumatif

Formatif: observasi pemecahan masalah & proyek, pengecekan LKPD. Sumatif: asesmen sumatif Bab 1 pada tab Soal Latihan yang mencakup BB-TP01 hingga BB-TP05.

Remedial & Pengayaan

RemedialMengulang operasi yang lemah dengan pendampingan & soal cerita sederhana.
PengayaanProyek data nyata (untung-rugi mingguan) & menyusun soal cerita sendiri.

Refleksi Guru dan Peserta Didik

Refleksi GuruMateri mana yang paling dikuasai? Apa yang perlu remedial? Bagaimana kualitas proyek?
Refleksi Peserta DidikKonsep Bab 1 mana yang paling kukuasai? Apa yang masih perlu kupelajari?

C. Lampiran

Glosarium

  • Penerapan: menggunakan konsep untuk memecahkan masalah nyata.
  • Kata kunci soal: kata yang menunjukkan operasi (naik, turun, rugi, dibagi).
  • Verifikasi: memeriksa kewajaran hasil.

Sumber dan Daftar Pustaka

  1. Kemendikbudristek. (2022). Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan.
  2. Kemendikbudristek. (2022). Buku Panduan Guru Matematika Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan.
  3. Kementerian Agama RI. (2025). KMA Nomor 1503 Tahun 2025.

Mengetahui,
Kepala Madrasah

Tanda tangan Kepala Madrasah

Drs. Sampe Baralangi, M.Sc.

NIP. -

Tana Toraja, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran

Tanda tangan Guru Mata Pelajaran

Amiruddin, S.Pd.

NIP. -

🗓️Roster