Mulai dari benda konkret, satu operasi, dan contoh berpasangan.

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANA TORAJA
MTsN 1 TANA TORAJA
Jl. Tengkobatu No. 290 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Modul Ajar — Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
BAB 1 · BILANGAN BULATA. Informasi Umum
Identitas Modul
| Penyusun | Amiruddin, S.Pd. |
|---|---|
| Satuan Pendidikan | MTsN 1 Tana Toraja |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | Fase D / VII (Tujuh) |
| Kode Modul | MTK7-BB-TP04 |
| Semester | Ganjil |
| Bab / Elemen | Bab 1 — Bilangan Bulat / Bilangan |
| Tujuan Pembelajaran |
|
| Alokasi Waktu | 4 JP @ 40 menit |
| Model Pembelajaran | Pembelajaran kontekstual dan terbimbing |
| Moda | Tatap muka |
Karakteristik Peserta Didik
| Aspek | Karakteristik yang mungkin tampak | Implikasi/Respons Guru |
|---|---|---|
| Tahap perkembangan | Peserta didik Kelas VII umumnya berada pada awal masa remaja; kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang tetapi masih memerlukan jembatan konkret dan visual. | Gunakan urutan konkret–visual–simbolik, contoh dekat, waktu tunggu, dan pertanyaan bertahap. |
| Kompetensi awal | Menguasai fakta perkalian dasar dan makna pembagian sebagai pengelompokan. | Lakukan diagnostik mikro 3–5 menit dan bentuk dukungan berdasarkan bukti, bukan asumsi. |
| Keragaman penguasaan | Menentukan tanda hasil operasi dan menafsirkan pembagian bilangan negatif. | Sediakan contoh berjenjang, pasangan tutor sebaya, kelompok fleksibel, serta tugas pengayaan yang tidak sekadar menambah jumlah soal. |
| Bahasa dan komunikasi | Latar bahasa peserta didik dapat beragam; istilah matematika dan kalimat soal panjang dapat menjadi hambatan tersendiri. | Gunakan kalimat ringkas, visual, glosarium, kesempatan menjelaskan dengan bahasa sendiri, lalu tegaskan istilah baku. |
| Sosial dan karakter | Peserta didik memerlukan peran kelompok yang jelas, rasa aman untuk salah, serta umpan balik yang santun. | Tetapkan fasilitator, pencatat, penjaga alat, dan penyaji; gunakan kesepakatan kelas serta rubrik kolaborasi. |
| Preferensi dan akses | Sebagian peserta didik lebih terbantu oleh manipulatif, gambar, gerak, bacaan terstruktur, atau media digital; akses perangkat dan internet tidak selalu sama. | Sediakan pola, pengelompokan, garis bilangan, dan aturan simbolik; semua aktivitas inti tetap memiliki alternatif luring. |
| Kebutuhan aksesibilitas | Kemampuan membaca, melihat, mendengar, motorik, perhatian, dan kecepatan kerja dapat bervariasi tanpa harus diberi label diagnostik. | Perbesar teks bila perlu, beri kontras cukup, alternatif teks/lisan, ruang kerja, jeda, serta waktu tambahan yang proporsional. |
| Pemanfaatan data diagnostik | Hasil diagnostik digunakan untuk menentukan titik mulai dan dukungan, bukan untuk memberi cap kemampuan tetap. | Tinjau ulang kelompok dan treatment setelah bukti formatif berikutnya. |
Karakteristik Materi
Perkalian & pembagian bilangan bulat mengikuti aturan tanda: sama tanda menghasilkan positif, beda tanda menghasilkan negatif. Perkalian dapat dimaknai sebagai penjumlahan berulang. Materi ini melengkapi operasi Bab 1. Konteks: kelipatan hasil panen, pembagian rata, penurunan bertahap.
Miskonsepsi Umum dan Antisipasinya
| Miskonsepsi Umum | Antisipasi Guru |
|---|---|
| Mengira (−) × (−) = negatif. | Tunjukkan lewat pola tabel bahwa (−)×(−) = positif. |
| Mengira hasil bagi dua bilangan negatif tetap negatif. | Tegaskan aturan tanda sama seperti perkalian: (−)÷(−)=positif. |
| Menerapkan aturan tanda penjumlahan ke perkalian. | Bedakan: tanda perkalian ditentukan kesamaan tanda, bukan besar. |
| Membagi dengan nol dianggap boleh. | Jelaskan pembagian dengan nol tidak terdefinisi. |
Miskonsepsi dan Antisipasinya
Miskonsepsi dideteksi melalui pertanyaan, gambar kerja, alasan, dan pola kesalahan. Antisipasi dilakukan sebelum memberi aturan formal; treatment dipilih berdasarkan bukti respons peserta didik.
| Miskonsepsi | Indikator Deteksi | Antisipasi Sebelum/Saat Belajar | Tindak Lanjut Remedial |
|---|---|---|---|
| Hasil kali dua bilangan negatif dianggap negatif. | Siswa menerapkan satu aturan untuk semua kasus. | Bangun pola hasil perkalian dan perubahan tanda. | Minta siswa melanjutkan tabel pola. |
| Pembagian bilangan negatif tidak dikaitkan dengan perkalian balik. | Siswa menebak tanda hasil. | Setiap pembagian diperiksa dengan perkalian. | Gunakan keluarga fakta. |
| Bilangan dibagi nol dianggap menghasilkan nol. | Siswa menulis 8÷0=0. | Tunjukkan bahwa tidak ada bilangan yang dikalikan 0 menghasilkan 8. | Gunakan pertanyaan balik dan contoh noncontoh. |
| Tanda negatif pada faktor terlewat. | Siswa menghitung −3×4 sebagai 12. | Lingkari setiap faktor dan tentukan tanda sebelum besar hasil. | Gunakan prosedur dua langkah: tanda lalu nilai absolut. |
Kompetensi Awal dan Kesiapan Belajar
| Kesiapan | Indikator | Tindakan Guru |
|---|---|---|
| Siap | Lancar tambah-kurang & perkalian dasar | Diberi soal aturan tanda & konteks |
| Cukup siap | Paham perkalian cacah | Didampingi menemukan pola tanda |
| Perlu bantuan | Belum lancar perkalian dasar | Dibimbing dengan tabel perkalian |
Kompetensi Awal
Peserta didik menguasai penjumlahan & pengurangan bilangan bulat (BB-TP03) serta perkalian & pembagian bilangan cacah.
Panca Cinta dan Kurikulum Berbasis Cinta
| Aspek | Aktivitas | Indikator | Bukti |
|---|---|---|---|
| Penalaran kritis | Memilih operasi dan memeriksa hasil. | Alasan konsisten. | LKPD |
| Kolaborasi | Menjalankan peran kelompok. | Berbagi tugas dan menghargai pendapat. | Observasi |
| Kemandirian | Memperbaiki strategi. | Menggunakan umpan balik. | Refleksi |
| Komunikasi | Menyajikan model dan alasan. | Istilah dan simbol tepat. | Presentasi |
| Cinta Ilmu | Teliti dan ingin tahu. | Memeriksa bukti. | Catatan |
| Cinta Diri dan Sesama | Membantu tanpa mengambil alih. | Interaksi saling menghargai. | Observasi |
Sarana, Prasarana, Aksesibilitas, dan Persiapan
Diferensiasi Pembelajaran
Gunakan visual, pertanyaan penuntun, dan cek mandiri.
Masalah terbuka, pembuktian pola, dan pembuatan soal.
B. Komponen Inti
Landasan Kurikuler dan Capaian Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
- TP1Melalui pola berulang dan model kelompok, peserta didik dapat menentukan hasil perkalian bilangan bulat dengan benar.
- TP2Diberikan operasi pembagian bilangan bulat, peserta didik dapat menentukan hasil bagi dengan menerapkan aturan tanda secara tepat.
Matriks Keselarasan
| TP | Tujuan | Materi | Asesmen | KKTP | Bukti |
|---|---|---|---|---|---|
| TP1 | Melalui pola berulang dan model kelompok, peserta didik dapat menentukan hasil perkalian bilangan bulat dengan benar. | Perkalian sebagai penjumlahan berulang | LKPD, observasi, formatif akhir | ≥75 dan kompetensi esensial tercapai | Jawaban, model, alasan |
| TP2 | Diberikan operasi pembagian bilangan bulat, peserta didik dapat menentukan hasil bagi dengan menerapkan aturan tanda secara tepat. | Pola aturan tanda | LKPD, observasi, formatif akhir | ≥75 dan kompetensi esensial tercapai | Jawaban, model, alasan |
Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik
Perkalian adalah penjumlahan berulang, dan pembagian adalah kebalikannya. Aturan tanda membantu kita menghitung kelipatan & pembagian yang melibatkan bilangan negatif, seperti penurunan suhu bertahap atau pembagian utang.
Pertanyaan Pemantik
- Suhu turun 3°C tiap jam selama 4 jam. Berapa perubahannya?
- Mengapa (−) × (−) menghasilkan positif?
- Bagaimana membagi utang Rp12.000 kepada 3 orang secara merata?
Peta Konsep
Pembelajaran Mendalam
| Unsur | Letak dalam Modul | Aktivitas Nyata Peserta Didik | Bukti Belajar | Nilai/Panca Cinta |
|---|---|---|---|---|
| Berkesadaran | Kegiatan Awal Pertemuan 1 | Menyadari perkalian sebagai penjumlahan berulang | Catatan LKPD | Cinta ilmu |
| Bermakna | Kegiatan Inti — pola tanda | Menemukan aturan tanda lewat tabel | Tabel aturan tanda | Teliti |
| Menggembirakan | Kegiatan Inti Pertemuan 2 | Permainan kartu tanda untuk pembagian | Hasil permainan | Kerja sama |
| Reflektif | Kegiatan Penutup | Menuliskan aturan tanda yang ditemukan | Jurnal refleksi | Cinta ketelitian |
Masalah Autentik, Model Pembelajaran, dan Bukti Belajar
Perubahan saldo berulang dan pembagian kerugian simulasi. Peserta didik menentukan model, menyelesaikan, memeriksa, dan menjelaskan keputusan matematis.
| Tahap | Aktivitas peserta didik | Pertanyaan guru | Media | Waktu | Produk |
|---|---|---|---|---|---|
| Orientasi | Membaca masalah autentik dan menandai informasi penting. | Apa titik acuan dan apa yang ditanyakan? | Kartu konteks | 15 menit | Catatan informasi |
| Mengorganisasi | Membagi peran dan menyusun rencana. | Strategi apa yang akan dipakai? | LKPD | 15 menit | Rencana kerja |
| Penyelidikan | Membuat model, menghitung, dan memeriksa. | Bukti apa yang mendukung hasil? | Garis bilangan/kartu | 50 menit | Model dan solusi |
| Penyajian | Mempresentasikan hasil dan menanggapi. | Apakah ada strategi lain? | Poster/slide | 30 menit | Presentasi |
| Evaluasi | Merevisi jawaban dan refleksi. | Bagaimana memastikan hasil wajar? | Rubrik | 20 menit | Refleksi |
| Tahap | Pengalaman | Perilaku nyata | Prinsip | Bukti |
|---|---|---|---|---|
| Awal | Memahami | Menyebut tujuan dan strategi awal. | Berkesadaran | Prediksi |
| Inti | Mengaplikasi | Menghubungkan model dengan konteks. | Bermakna | Model dan perhitungan |
| Inti | Mengaplikasi | Bereksplorasi dan berdiskusi aman. | Menggembirakan | Catatan kelompok |
| Akhir | Merefleksi | Memeriksa kesalahan dan rencana perbaikan. | Berkesadaran | Refleksi |
Langkah Pembelajaran Terperinci
Alokasi: 4 JP = 2 pertemuan, masing-masing 2 JP × 40 menit. Guru dapat menyesuaikan urutan tanpa menghilangkan salam, doa, presensi, apersepsi, tujuan, asesmen, refleksi, tindak lanjut, dan penutup.
Pertemuan 1 — membangun konsep dan penyelidikan awal (80 menit)
Kegiatan Pendahuluan
Aktivitas Guru: Memberi salam; mengajak berdoa sesuai keyakinan; memeriksa kehadiran, kebersihan, kerapian, alat belajar, dan keamanan ruang; menyapa peserta didik secara positif.
Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, melaporkan kehadiran, menyiapkan alat, dan memastikan area belajar aman.
Asesmen/Bukti: Observasi kesiapan dan kebutuhan dukungan segera.
Aktivitas Guru: Melakukan cek kondisi singkat (misalnya skala 1–5), mengingatkan bahwa salah adalah bagian dari belajar, dan menegaskan bahasa umpan balik yang santun.
Aktivitas Peserta Didik: Menunjukkan kondisi secara singkat, menyampaikan kebutuhan bantuan bila perlu, dan menyepakati aturan interaksi.
Asesmen/Bukti: Catatan nonklinis untuk dukungan pembelajaran.
Aktivitas Guru: Mengajukan 2–3 pertanyaan prasyarat tentang menguasai fakta perkalian dasar dan makna pembagian sebagai pengelompokan; menampilkan contoh dan noncontoh; tidak langsung membenarkan semua jawaban.
Aktivitas Peserta Didik: Menjawab secara individu, menunjukkan cara berpikir, lalu membandingkan alasan dengan pasangan.
Asesmen/Bukti: Respons awal, strategi, dan miskonsepsi yang muncul.
Aktivitas Guru: Menyampaikan tujuan pembelajaran perkalian dan pembagian bilangan bulat, manfaatnya, produk yang diharapkan, serta indikator KKTP dengan bahasa yang dapat dipahami.
Aktivitas Peserta Didik: Mengulang tujuan dengan bahasa sendiri dan menanyakan bagian yang belum jelas.
Asesmen/Bukti: Cek pemahaman tujuan melalui satu pertanyaan lisan.
Kegiatan Inti
Aktivitas Guru: Menyajikan masalah: Perubahan saldo berulang dan pembagian kerugian simulasi. Peserta didik menentukan model, menyelesaikan, memeriksa, dan menjelaskan keputusan matematis.
Aktivitas Peserta Didik: Membaca/mengamati, menandai fakta, menulis apa yang diketahui–ditanya, dan mengajukan pertanyaan.
Asesmen/Bukti: Daftar informasi, pertanyaan, dan prediksi awal.
Aktivitas Guru: Membentuk kelompok heterogen dan membagi peran; menyediakan pola, pengelompokan, garis bilangan, dan aturan simbolik; memberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih proses.
Aktivitas Peserta Didik: Membagi peran, membangun model, mencatat pola, mencoba strategi, dan memeriksa data.
Asesmen/Bukti: LKPD, model/diagram, observasi kolaborasi.
Aktivitas Guru: Memilih beberapa strategi untuk dibandingkan, termasuk jawaban yang memuat miskonsepsi secara aman dan anonim.
Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan temuan sementara, menanggapi bukti, dan merevisi strategi.
Asesmen/Bukti: Rubrik komunikasi dan catatan miskonsepsi.
Kegiatan Penutup
Aktivitas Guru: Memfasilitasi simpulan; menghubungkan kembali ke TP; memberi exit ticket satu konsep–satu alasan; menyampaikan tindak lanjut; menutup dengan doa dan salam.
Aktivitas Peserta Didik: Menulis simpulan/refleksi, mengerjakan exit ticket, mencatat tugas perbaikan/pengayaan, berdoa, dan menjawab salam.
Asesmen/Bukti: Exit ticket dan rencana kelompok fleksibel pertemuan 2.
Pertemuan 2 — aplikasi, komunikasi, dan asesmen (80 menit)
Kegiatan Pendahuluan
Aktivitas Guru: Memberi salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran/kesiapan, lalu menampilkan dua respons exit ticket untuk ditelaah.
Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, menyiapkan diri, dan memperbaiki pemahaman awal.
Asesmen/Bukti: Cek cepat konsep pertemuan 1.
Kegiatan Inti
Aktivitas Guru: Mengajukan variasi/ekstensi masalah dan meminta setiap kelompok menetapkan strategi, pembagian tugas, bukti, dan cara verifikasi.
Aktivitas Peserta Didik: Menyusun rencana, memilih representasi, dan memprediksi hasil.
Asesmen/Bukti: Rencana kerja kelompok.
Aktivitas Guru: Memberi scaffolding bagi yang memerlukan penguatan, pertanyaan terbuka bagi kelompok siap, dan pilihan pola, pengelompokan, garis bilangan, dan aturan simbolik; memantau dengan konferensi singkat.
Aktivitas Peserta Didik: Menyelesaikan masalah, mendokumentasikan langkah, memeriksa satuan/label, dan melakukan verifikasi.
Asesmen/Bukti: Produk LKPD, catatan konferensi, dan cek proses.
Aktivitas Guru: Memfasilitasi gallery walk/presentasi; meminta tanggapan menggunakan pola “saya setuju/tidak setuju karena …”.
Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan, memberi umpan balik berbasis bukti, lalu memperbaiki produk.
Asesmen/Bukti: Rubrik produk, penalaran, komunikasi, dan kolaborasi.
Aktivitas Guru: Memberikan soal individual yang memetakan TP; memberi umpan balik singkat tanpa mempermalukan; mencatat kebutuhan treatment.
Aktivitas Peserta Didik: Mengerjakan mandiri, menuliskan alasan, dan menandai tingkat keyakinan.
Asesmen/Bukti: Skor per TP, jenis kesalahan, dan tingkat keyakinan.
Kegiatan Penutup
Aktivitas Guru: Membahas strategi efektif; menetapkan remedial/pemantapan/pengayaan; menyampaikan asesmen ulang; mengajak berdoa dan menutup dengan salam.
Aktivitas Peserta Didik: Menulis apa yang sudah dikuasai, bagian yang masih perlu bantuan, dan rencana latihan; berdoa serta menjawab salam.
Asesmen/Bukti: Jurnal refleksi dan rencana treatment individual/kelompok.
Asesmen dan Tindak Lanjut
| Jenis | Bentuk / Pertanyaan | Tindak Lanjut |
|---|---|---|
| Non-kognitif | "Apakah kamu suka menemukan pola?" (Ya/Kadang/Tidak) | Kaitkan penyelidikan pola tanda |
| Kognitif | Hitung: 3 × (−4). | Salah → penguatan aturan tanda |
Asesmen Formatif & Sumatif
Formatif: observasi penyelidikan & diskusi, pengecekan LKPD. Sumatif: tes tertulis pada tab Soal Latihan.
Remedial & Pengayaan
Refleksi Guru dan Peserta Didik
C. Lampiran
Glosarium
- Perkalian: penjumlahan berulang.
- Pembagian: kebalikan perkalian.
- Aturan tanda: sama tanda positif, beda tanda negatif.
Sumber dan Daftar Pustaka
- Kemendikbudristek. (2022). Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan.
- Kemendikbudristek. (2022). Buku Panduan Guru Matematika Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan.
- Kementerian Agama RI. (2025). KMA Nomor 1503 Tahun 2025.
Mengetahui,
Kepala Madrasah

Drs. Sampe Baralangi, M.Sc.
NIP. -
Tana Toraja, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran

Amiruddin, S.Pd.
NIP. -
LKPD
Kerjakan secara bertahap. Jawaban tersimpan hanya pada perangkat ini.
Petunjuk dan pembagian peran
- Baca masalah sampai tuntas.
- Tetapkan pembaca, pemodel, pemeriksa, dan penyaji.
- Tulis prediksi sebelum menghitung.
- Gunakan minimal dua representasi.
- Periksa dan simpulkan.
Bahan Bacaan
Perkalian sebagai penjumlahan berulang
Pelajari makna, representasi, prosedur, dan cara memeriksa konsep ini.
Pola aturan tanda
Pelajari makna, representasi, prosedur, dan cara memeriksa konsep ini.
Pembagian sebagai operasi kebalikan
Pelajari makna, representasi, prosedur, dan cara memeriksa konsep ini.
Pemeriksaan dengan perkalian balik
Pelajari makna, representasi, prosedur, dan cara memeriksa konsep ini.
Contoh
- (−4) × 6 = −24
- (−5) × (−3) = 15
- 36 ÷ (−6) = −6
Cek Pemahaman
Hitung (−7) × 8.
Materi Slide
Latihan Formatif Interaktif Terbimbing — 20 Langkah
Nama, kelas, nomor absen, jawaban, dan refleksi hanya tersimpan pada browser/perangkat yang digunakan dan tidak dikirim ke server.
Terakhir disimpan: belum ada
Hitung (−7) × 8.
Hitung (−6) × (−5).
Hitung 54 ÷ (−9).
Kerugian Rp48.000 dibagi rata kepada 6 kelompok. Nyatakan perubahan saldo tiap kelompok.
Suhu turun 3°C setiap jam selama 5 jam. Nyatakan perubahan total.
Asesmen
Tiga pertanyaan prasyarat sebelum kegiatan inti.
Sumatif Modul — tanpa bantuan otomatis
Hitung (−7) × 8.
Hitung (−6) × (−5).
Hitung 54 ÷ (−9).
Kerugian Rp48.000 dibagi rata kepada 6 kelompok. Nyatakan perubahan saldo tiap kelompok.
Suhu turun 3°C setiap jam selama 5 jam. Nyatakan perubahan total.
Jelaskan cara memeriksa hasil −72 ÷ 8.
KKTP dan Rubrik
| Tingkat | Deskripsi teramati | Bukti | Tindak lanjut |
|---|---|---|---|
| Belum Tercapai | Belum dapat memilih model atau hasil dominan tidak tepat. | Jawaban dan observasi | Penguatan konkret individual |
| Mulai Tercapai | Model mulai tepat, tetapi prosedur atau alasan belum konsisten. | LKPD dan formatif | Latihan terbimbing |
| Tercapai | Model, prosedur, hasil, dan alasan tepat pada konteks rutin. | Formatif akhir ≥75 | Pemantapan |
| Sangat Tercapai | Mentransfer konsep ke masalah baru dan mengevaluasi strategi. | Produk/soal terbuka | Pengayaan |
| Aspek | Belum Tercapai | Mulai Tercapai | Tercapai | Sangat Tercapai |
|---|---|---|---|---|
| Model | Tidak sesuai | Sebagian sesuai | Sesuai dan lengkap | Efisien dan dapat dibandingkan |
| Prosedur | Tidak runtut | Ada langkah benar | Runtut dan benar | Runtut, efisien, diperiksa |
| Alasan | Tidak ada | Umum | Logis dan terkait bukti | Mengevaluasi alternatif |
| Komunikasi | Sulit diikuti | Sebagian jelas | Jelas dan tepat | Jelas, responsif, meyakinkan |
Media Interaktif
Media offline
Gunakan garis bilangan lantai, keping dua warna, kartu operasi, dan tabel langkah. Tetap berfungsi tanpa internet.