MTK7-BB-TP02 · Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Bulat
Logo MTsN 1 Tana Toraja

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANA TORAJA

MTsN 1 TANA TORAJA

Jl. Tengkobatu No. 290 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Dokumen: Perangkat Ajar · Matematika Kelas VII · Kurikulum Merdeka Madrasah · TP 2026/2027 · MTK7-BB-TP02
Materi & latihan terkait • M02Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Bulat

Modul Ajar — Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Bulat

BAB 1 · BILANGAN BULAT

A. Informasi Umum

Identitas Modul

PenyusunAmiruddin, S.Pd.
Satuan PendidikanMTsN 1 Tana Toraja
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / VII (Tujuh)
Kode ModulMTK7-BB-TP02
SemesterGanjil
Bab / ElemenBab 1 — Bilangan Bulat / Bilangan
Tujuan Pembelajaran
  1. Diberikan dua bilangan bulat dalam berbagai konteks, peserta didik dapat membandingkan nilai kedua bilangan tersebut dengan benar.
  2. Diberikan sekumpulan bilangan bulat, peserta didik dapat mengurutkan bilangan dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya secara tepat.
Alokasi Waktu4 JP @ 40 menit
Model PembelajaranPembelajaran kontekstual dan terbimbing
ModaTatap muka

Karakteristik Peserta Didik

Karakteristik peserta didik dan implikasi pembelajaran — BB-TP02
AspekKarakteristik yang mungkin tampakImplikasi/Respons Guru
Tahap perkembanganPeserta didik Kelas VII umumnya berada pada awal masa remaja; kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang tetapi masih memerlukan jembatan konkret dan visual.Gunakan urutan konkret–visual–simbolik, contoh dekat, waktu tunggu, dan pertanyaan bertahap.
Kompetensi awalMenempatkan bilangan bulat pada garis bilangan dan memahami nilai tempat.Lakukan diagnostik mikro 3–5 menit dan bentuk dukungan berdasarkan bukti, bukan asumsi.
Keragaman penguasaanMembandingkan bilangan negatif tanpa hanya melihat besar angka.Sediakan contoh berjenjang, pasangan tutor sebaya, kelompok fleksibel, serta tugas pengayaan yang tidak sekadar menambah jumlah soal.
Bahasa dan komunikasiLatar bahasa peserta didik dapat beragam; istilah matematika dan kalimat soal panjang dapat menjadi hambatan tersendiri.Gunakan kalimat ringkas, visual, glosarium, kesempatan menjelaskan dengan bahasa sendiri, lalu tegaskan istilah baku.
Sosial dan karakterPeserta didik memerlukan peran kelompok yang jelas, rasa aman untuk salah, serta umpan balik yang santun.Tetapkan fasilitator, pencatat, penjaga alat, dan penyaji; gunakan kesepakatan kelas serta rubrik kolaborasi.
Preferensi dan aksesSebagian peserta didik lebih terbantu oleh manipulatif, gambar, gerak, bacaan terstruktur, atau media digital; akses perangkat dan internet tidak selalu sama.Sediakan garis bilangan, kartu bilangan, tabel perbandingan, dan simbol <, >, =; semua aktivitas inti tetap memiliki alternatif luring.
Kebutuhan aksesibilitasKemampuan membaca, melihat, mendengar, motorik, perhatian, dan kecepatan kerja dapat bervariasi tanpa harus diberi label diagnostik.Perbesar teks bila perlu, beri kontras cukup, alternatif teks/lisan, ruang kerja, jeda, serta waktu tambahan yang proporsional.
Pemanfaatan data diagnostikHasil diagnostik digunakan untuk menentukan titik mulai dan dukungan, bukan untuk memberi cap kemampuan tetap.Tinjau ulang kelompok dan treatment setelah bukti formatif berikutnya.

Karakteristik Materi

Membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat memakai prinsip letak pada garis bilangan: bilangan yang lebih ke kanan bernilai lebih besar. Materi ini memperdalam BB-TP01 dan menyiapkan operasi hitung. Konteks nyata: mengurutkan suhu beberapa daerah, kedalaman, dan skor.

Miskonsepsi Umum dan Antisipasinya

Miskonsepsi UmumAntisipasi Guru
Menganggap −8 lebih besar dari −3 karena 8 > 3.Tunjukkan pada garis bilangan: −8 di kiri −3, jadi −8 < −3.
Terbalik memakai tanda < dan >.Ingatkan mulut tanda menghadap bilangan yang lebih besar.
Mengurutkan hanya melihat angka tanpa tanda.Latih memperhatikan tanda negatif/positif dulu.
Mengira nol paling kecil dari semua bilangan.Tegaskan bilangan negatif lebih kecil dari nol.

Miskonsepsi dan Antisipasinya

Miskonsepsi dideteksi melalui pertanyaan, gambar kerja, alasan, dan pola kesalahan. Antisipasi dilakukan sebelum memberi aturan formal; treatment dipilih berdasarkan bukti respons peserta didik.

Peta miskonsepsi, indikator, antisipasi, dan remediasi
MiskonsepsiIndikator DeteksiAntisipasi Sebelum/Saat BelajarTindak Lanjut Remedial
Perbandingan hanya melihat nilai absolut.Siswa memilih −9 lebih besar daripada −2.Gunakan garis bilangan dan konteks suhu/ketinggian.Minta alasan berbasis posisi kanan–kiri.
Urutan bilangan negatif sama seperti urutan bilangan cacah.Siswa mengurutkan −1, −4, −7 sebagai −7, −4, −1 untuk urutan menurun.Mulai dari posisi pada garis bilangan lalu tulis simbol.Gunakan kartu bergerak dari kiri ke kanan.
Tanda < dan > dibaca berdasarkan bentuk “mulut” tanpa referen.Siswa membalik tanda.Ajarkan membaca kalimat lengkap dari kiri ke kanan.Minta siswa menyebutkan kalimat verbal sebelum menulis simbol.
Nol dianggap positif.Siswa memasukkan 0 ke kelompok positif.Pisahkan kategori negatif, nol, positif.Gunakan diagram tiga kolom dan contoh noncontoh.

Kompetensi Awal dan Kesiapan Belajar

Kompetensi prasyarat
  • Membaca dan menulis bilangan cacah.
  • Mengenali urutan kiri–kanan dan atas–bawah.
  • Menggunakan titik acuan dalam situasi sederhana.
  • Menempatkan bilangan bulat pada garis bilangan.
Variasi kebutuhan dan preferensi belajar

Guru menyediakan representasi konkret, visual, verbal, dan simbolik tanpa memberi label gaya belajar permanen. Dukungan ditentukan dari hasil diagnostik bab dan diagnostik mikro.

Memeriksa data diagnostik pada perangkat…

Dimensi Profil Lulusan

Dimensi yang benar-benar dikembangkan
DimensiAktivitas NyataIndikator PerilakuBukti/Instrumen
Keimanan dan ketakwaanMensyukuri keteraturan representasi bilangan tanpa memaksakan hubungan konsep.Mengikuti doa dan menunjukkan sikap jujur/teliti.Lembar observasi sikap
Penalaran kritisMenguji posisi, tanda, dan alasan matematis.Menggunakan bukti garis bilangan.LKPD dan jawaban tertulis
KolaborasiMembagi peran dan menyepakati representasi kelompok.Mendengar, berkontribusi, dan menghargai pendapat.Rubrik kolaborasi
KemandirianMenyelesaikan cek individu dan refleksi.Mencoba strategi sebelum meminta bantuan.Jurnal dan hasil formatif
KomunikasiMenjelaskan hasil dengan istilah matematis yang tepat.Menyampaikan alasan secara runtut.Presentasi dan rubrik komunikasi

Panca Cinta dan Kurikulum Berbasis Cinta

Integrasi Panca Cinta secara relevan
Topik Panca CintaAktivitasPerilaku yang DiharapkanBukti
Cinta Allah dan Rasul-NyaDoa, kejujuran, dan rasa syukur secara wajar.Jujur mencatat hasil dan menghargai keteraturan.Observasi
Cinta IlmuMenyelidiki posisi dan memberikan alasan.Teliti, ingin tahu, dan memeriksa jawaban.LKPD
Cinta Diri dan SesamaKerja kelompok dan umpan balik.Saling membantu tanpa merendahkan.Rubrik kolaborasi
Cinta LingkunganMenggunakan data simulasi jelajah lingkungan secara bertanggung jawab.Membedakan data nyata dan simulasi.Kesimpulan LKPD
Cinta Tanah AirMenggunakan konteks lokal Toraja secara akurat dan tidak mengada-ada.Menghargai lingkungan setempat.Presentasi

Sarana, Prasarana, Aksesibilitas, dan Persiapan

Sarana & MediaKartu bilangan, garis bilangan besar, LCD/proyektor, data suhu daerah, media SVG garis bilangan.
Sumber BelajarBuku Matematika SMP/MTs Kelas VII (Puskurbuk, 2022), Buku Panduan Guru, LKPD BB-TP02.

Diferensiasi Pembelajaran

AspekBentuk Diferensiasi
KontenBilangan sedikit untuk perlu bantuan; data campuran untuk mahir
ProsesKelompok bantuan pakai kartu; mahir menalar langsung
ProdukUrutan kartu, tabel perbandingan, atau laporan
LingkunganMeja penyusunan; garis bilangan di depan

B. Komponen Inti

Landasan Kurikuler dan Capaian Pembelajaran

CP resmi — Elemen Bilangan Fase D

“Di akhir fase D, peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat, bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah. Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan literasi finansial).”

Sumber: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 dan laman CP Matematika Fase D.

Kompetensi yang dipilih

Membandingkan bilangan bulat dan menggunakan perbandingan untuk mengurutkan serta menyelesaikan masalah.

Lingkup materi modul

Perbandingan dua bilangan bulat, tanda <, >, =, pengurutan, serta alasan matematis dalam konteks.

Batasan: operasi hitung bilangan bulat belum menjadi target utama modul ini.

Tujuan Pembelajaran

TP1
Diberikan dua bilangan bulat dalam berbagai konteks, peserta didik dapat membandingkan nilai kedua bilangan tersebut dengan benar.
TP2
Diberikan sekumpulan bilangan bulat, peserta didik dapat mengurutkan bilangan dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya secara tepat.
Catatan progresi: TP Bab Bilangan Bulat didistribusikan agar tidak tumpang tindih. BB-TP01 mengukur TP1–TP2; BB-TP02 mengukur TP3–TP5.

Matriks Keselarasan

Pemetaan TP–materi–aktivitas–media–asesmen–KKTP–bukti belajar
TPMateriAktivitasMediaAsesmenKKTPBukti Belajar
TP1Perbandingan dua bilanganMembandingkan dengan garis bilanganGaris bilangan dan kartu tandaObservasi, LKPD, cek pemahaman, formatif akhirTercapai jika bukti esensial benar ≥75% dan tidak ada kompetensi inti yang kosong.Tanda perbandingan dan alasan
TP2Pengurutan bilanganMengurutkan data simulasiKartu urutan dan tabelObservasi, LKPD, cek pemahaman, formatif akhirTercapai jika bukti esensial benar ≥75% dan tidak ada kompetensi inti yang kosong.Urutan serta ketaksamaan lengkap

Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik

Pemahaman bermakna

Perbandingan bilangan bulat dapat dibuktikan melalui posisi pada garis bilangan; urutan yang benar mendukung keputusan yang masuk akal.

Pertanyaan pemantik
  • Apa yang harus ditentukan sebelum memberi tanda positif atau negatif?
  • Bagaimana garis bilangan membuktikan jawaban?
  • Bagaimana data simulasi dibedakan dari data faktual?

Peta Konsep

Membandingkan & Mengurutkan Tanda < , > , = Urut naik / turun
Membandingkan dengan tanda & mengurutkan berdasar letak.

Pembelajaran Mendalam

Matriks pengalaman belajar dan prinsip Pembelajaran Mendalam
TahapPengalaman BelajarAktivitas Peserta DidikPrinsipBukti Belajar
OrientasiMemahamiMenyatakan tujuan dengan bahasa sendiri dan mengidentifikasi informasi masalah.BerkesadaranCatatan tujuan dan pertanyaan awal
EksplorasiMemahamiMemanipulasi kartu/garis bilangan untuk membangun konsep.Menggembirakan dan bermaknaModel konkret serta hasil pengamatan
PenyelidikanMengaplikasiMenerapkan konsep pada data simulasi posisi terhadap basecamp.BermaknaLKPD dan tabel posisi
PresentasiMengaplikasiMenyajikan hasil, menanggapi alasan kelompok lain secara santun.Berkesadaran dan menggembirakanPresentasi serta rubrik komunikasi
EvaluasiMerefleksiMemeriksa strategi, mengoreksi miskonsepsi, dan merencanakan perbaikan.BerkesadaranRefleksi dan exit ticket
Olah pikir

Menganalisis posisi, representasi, perbandingan, dan alasan.

Olah hati dan rasa

Jujur pada data, menghargai penjelasan, dan berempati saat memberi umpan balik.

Aktivitas kinestetik

Bergerak pada garis bilangan lantai dengan aman dan tertib.

Masalah Autentik, Model Pembelajaran, dan Bukti Belajar

Masalah utama: Panitia jelajah lingkungan harus menentukan rute dari titik terendah ke titik tertinggi berdasarkan posisi relatif terhadap basecamp. Data simulasi: Lembah −110 m, Jembatan −40 m, Basecamp 0 m, dan Bukit Pandang +120 m. Peserta didik membandingkan, mengurutkan, lalu merekomendasikan rute dengan alasan matematis.

Produk akhir: Tabel perbandingan, urutan lokasi, ketaksamaan lengkap, dan presentasi rekomendasi rute.

Orientasi
Organisasi
Penyelidikan
Presentasi
Evaluasi
Rincian sintaks PBL dua pertemuan
TahapSintaksAktivitas GuruAktivitas Peserta DidikPertanyaan GuruMediaWaktuProdukAsesmen FormatifDimensiPanca CintaPrinsip
1Orientasi pada masalahMenyajikan masalah utama dan menegaskan bahwa data posisi adalah simulasi.Membaca masalah, menandai informasi, dan menuliskan pertanyaan.Apa titik acuannya? Apa arti tanda setiap posisi?Peta simulasi, slide15 menitDaftar informasi dan pertanyaanPertanyaan diagnostik lisanPenalaran kritis; komunikasiCinta IlmuBerkesadaran
2Mengorganisasi peserta didikMembentuk kelompok heterogen dan menjelaskan peran.Membagi peran: fasilitator, pencatat, penjaga alat, penyaji.Bagaimana kelompok memastikan semua anggota berperan?Kartu peran, LKPD10 menitPembagian peranObservasi kolaborasiKolaborasi; kemandirianCinta Diri dan SesamaMenggembirakan
3Membimbing penyelidikanMemberi pertanyaan penuntun tanpa memberi jawaban.Membangun garis bilangan, mengolah data, dan memeriksa interval.Bukti apa yang menunjukkan posisi atau urutan itu benar?Garis bilangan, kartu, media digital35 menitTabel perbandingan, urutan lokasi, ketaksamaan lengkap, dan presentasi rekomendasi rute.Cek LKPD dan konferensi singkatPenalaran kritis; kreativitasCinta Ilmu; Cinta LingkunganBermakna
4Mengembangkan dan menyajikan hasilMemfasilitasi presentasi dan tanggapan antarkelompok.Menyajikan produk dan menanggapi dengan bahasa santun.Apakah alasan kelompok lain konsisten dengan garis bilangan?Poster/slide hasil25 menitPresentasi rekomendasiRubrik produk dan komunikasiKomunikasi; kolaborasiCinta Diri dan Sesama; Cinta Tanah AirMenggembirakan
5Menganalisis dan mengevaluasi prosesMengangkat miskonsepsi, merangkum konsep, dan memberi exit ticket.Mengoreksi, menulis kesimpulan, dan merefleksikan strategi.Strategi mana paling dapat dipercaya? Apa yang akan diperbaiki?Exit ticket, jurnal15 menitKesimpulan dan refleksiExit ticket dan penilaian diriKemandirian; penalaran kritisCinta IlmuBerkesadaran

Langkah Pembelajaran Terperinci

Alokasi: 4 JP = 2 pertemuan, masing-masing 2 JP × 40 menit. Guru dapat menyesuaikan urutan tanpa menghilangkan salam, doa, presensi, apersepsi, tujuan, asesmen, refleksi, tindak lanjut, dan penutup.

Pertemuan 1 — membangun konsep dan penyelidikan awal (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan kesiapan5 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam; mengajak berdoa sesuai keyakinan; memeriksa kehadiran, kebersihan, kerapian, alat belajar, dan keamanan ruang; menyapa peserta didik secara positif.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, melaporkan kehadiran, menyiapkan alat, dan memastikan area belajar aman.

Asesmen/Bukti: Observasi kesiapan dan kebutuhan dukungan segera.

Koneksi sosial-emosional dan kesepakatan5 menit

Aktivitas Guru: Melakukan cek kondisi singkat (misalnya skala 1–5), mengingatkan bahwa salah adalah bagian dari belajar, dan menegaskan bahasa umpan balik yang santun.

Aktivitas Peserta Didik: Menunjukkan kondisi secara singkat, menyampaikan kebutuhan bantuan bila perlu, dan menyepakati aturan interaksi.

Asesmen/Bukti: Catatan nonklinis untuk dukungan pembelajaran.

Apersepsi dan diagnostik mikro10 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan 2–3 pertanyaan prasyarat tentang menempatkan bilangan bulat pada garis bilangan dan memahami nilai tempat; menampilkan contoh dan noncontoh; tidak langsung membenarkan semua jawaban.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab secara individu, menunjukkan cara berpikir, lalu membandingkan alasan dengan pasangan.

Asesmen/Bukti: Respons awal, strategi, dan miskonsepsi yang muncul.

Tujuan, manfaat, dan kriteria keberhasilan5 menit

Aktivitas Guru: Menyampaikan tujuan pembelajaran membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat, manfaatnya, produk yang diharapkan, serta indikator KKTP dengan bahasa yang dapat dipahami.

Aktivitas Peserta Didik: Mengulang tujuan dengan bahasa sendiri dan menanyakan bagian yang belum jelas.

Asesmen/Bukti: Cek pemahaman tujuan melalui satu pertanyaan lisan.

Kegiatan Inti
Orientasi masalah autentik10 menit

Aktivitas Guru: Menyajikan masalah: Masalah utama: Panitia jelajah lingkungan harus menentukan rute dari titik terendah ke titik tertinggi berdasarkan posisi relatif terhadap basecamp. Data simulasi: Lembah −110 m, Jembatan −40 m, Basecamp 0 m, dan Bukit Pandang +120 m. Peserta didik membandingkan, mengurutkan, lalu merekomendasikan rute dengan alasan matematis. Produk akhir: Tabel perbandingan, urutan lokasi, ketaksamaan lengkap, dan presentasi rekome

Aktivitas Peserta Didik: Membaca/mengamati, menandai fakta, menulis apa yang diketahui–ditanya, dan mengajukan pertanyaan.

Asesmen/Bukti: Daftar informasi, pertanyaan, dan prediksi awal.

Organisasi dan eksplorasi konkret–visual25 menit

Aktivitas Guru: Membentuk kelompok heterogen dan membagi peran; menyediakan garis bilangan, kartu bilangan, tabel perbandingan, dan simbol <, >, =; memberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih proses.

Aktivitas Peserta Didik: Membagi peran, membangun model, mencatat pola, mencoba strategi, dan memeriksa data.

Asesmen/Bukti: LKPD, model/diagram, observasi kolaborasi.

Berbagi temuan sementara10 menit

Aktivitas Guru: Memilih beberapa strategi untuk dibandingkan, termasuk jawaban yang memuat miskonsepsi secara aman dan anonim.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan temuan sementara, menanggapi bukti, dan merevisi strategi.

Asesmen/Bukti: Rubrik komunikasi dan catatan miskonsepsi.

Kegiatan Penutup
Simpulan, refleksi, exit ticket, doa, salam10 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi simpulan; menghubungkan kembali ke TP; memberi exit ticket satu konsep–satu alasan; menyampaikan tindak lanjut; menutup dengan doa dan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis simpulan/refleksi, mengerjakan exit ticket, mencatat tugas perbaikan/pengayaan, berdoa, dan menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Exit ticket dan rencana kelompok fleksibel pertemuan 2.

Pertemuan 2 — aplikasi, komunikasi, dan asesmen (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan tinjau ulang8 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran/kesiapan, lalu menampilkan dua respons exit ticket untuk ditelaah.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, menyiapkan diri, dan memperbaiki pemahaman awal.

Asesmen/Bukti: Cek cepat konsep pertemuan 1.

Kegiatan Inti
Pendalaman masalah dan perencanaan12 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan variasi/ekstensi masalah dan meminta setiap kelompok menetapkan strategi, pembagian tugas, bukti, dan cara verifikasi.

Aktivitas Peserta Didik: Menyusun rencana, memilih representasi, dan memprediksi hasil.

Asesmen/Bukti: Rencana kerja kelompok.

Penyelidikan terdiferensiasi25 menit

Aktivitas Guru: Memberi scaffolding bagi yang memerlukan penguatan, pertanyaan terbuka bagi kelompok siap, dan pilihan garis bilangan, kartu bilangan, tabel perbandingan, dan simbol <, >, =; memantau dengan konferensi singkat.

Aktivitas Peserta Didik: Menyelesaikan masalah, mendokumentasikan langkah, memeriksa satuan/label, dan melakukan verifikasi.

Asesmen/Bukti: Produk LKPD, catatan konferensi, dan cek proses.

Presentasi, kritik bukti, dan perbaikan15 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi gallery walk/presentasi; meminta tanggapan menggunakan pola “saya setuju/tidak setuju karena …”.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan, memberi umpan balik berbasis bukti, lalu memperbaiki produk.

Asesmen/Bukti: Rubrik produk, penalaran, komunikasi, dan kolaborasi.

Formatif individual dan umpan balik10 menit

Aktivitas Guru: Memberikan soal individual yang memetakan TP; memberi umpan balik singkat tanpa mempermalukan; mencatat kebutuhan treatment.

Aktivitas Peserta Didik: Mengerjakan mandiri, menuliskan alasan, dan menandai tingkat keyakinan.

Asesmen/Bukti: Skor per TP, jenis kesalahan, dan tingkat keyakinan.

Kegiatan Penutup
Refleksi, tindak lanjut, doa, dan salam10 menit

Aktivitas Guru: Membahas strategi efektif; menetapkan remedial/pemantapan/pengayaan; menyampaikan asesmen ulang; mengajak berdoa dan menutup dengan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis apa yang sudah dikuasai, bagian yang masih perlu bantuan, dan rencana latihan; berdoa serta menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Jurnal refleksi dan rencana treatment individual/kelompok.

Asesmen dan Tindak Lanjut

Diagnostik babProfil lima domain dan kesiapan sosial-emosional.
Diagnostik mikro3 butir prasyarat khusus modul.
Formatif prosesObservasi, LKPD, cek pemahaman.
Formatif akhirButir paralel untuk melihat perkembangan.
Sumatif modul6 soal tanpa petunjuk otomatis.
Ketentuan ketercapaian: batas umum 75, tetapi peserta didik belum dinyatakan tuntas apabila kompetensi esensial pada salah satu TP belum mencapai tingkat “Tercapai”. Rata-rata tidak digunakan untuk menutupi TP esensial yang kosong.

Refleksi Guru dan Peserta Didik

Refleksi peserta didik

Saya dapat …; bukti yang saya gunakan …; strategi yang akan saya perbaiki …

Refleksi guru

TP mana yang belum tercapai? Miskonsepsi apa yang dominan? Dukungan konkret, visual, atau simbolik apa yang diperlukan pada pertemuan berikutnya?

C. Lampiran

Glosarium

  • Membandingkan: menentukan mana yang lebih besar/kecil.
  • Mengurutkan: menyusun bilangan dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya.
  • Tanda perbandingan: < (kurang dari), > (lebih dari), = (sama dengan).

Sumber dan Daftar Pustaka

  1. Kepala BSKAP. (2025). Keputusan Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran.
  2. Kementerian Agama RI. (2025). Keputusan Menteri Agama Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah.
  3. Kemendikbudristek. (2022). Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII.
  4. Kemendikbudristek. (2022). Buku Panduan Guru Matematika Kelas VII.

Mengetahui,
Kepala Madrasah

Tanda tangan Kepala Madrasah

Drs. Sampe Baralangi, M.Sc.

NIP. -

Tana Toraja, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran

Tanda tangan Guru Mata Pelajaran

Amiruddin, S.Pd.

NIP. -

Pilih Bagian yang Dicetak

🗓️Roster