MTK7-DTA-TP03 · Penyajian Data dalam Diagram Batang dan Diagram Garis
Materi & latihan terkait • M36Penyajian Data Diagram Batang dan Diagram Garis
Logo MTsN 1 Tana Toraja

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANA TORAJA

MTsN 1 TANA TORAJA

Jl. Tengkobatu No. 290 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Dokumen: Perangkat Ajar · Matematika Kelas VII · Kurikulum Merdeka Madrasah · TP 2026/2027 · MTK7-DTA-TP03

Modul Ajar — Penyajian Data dalam Diagram Batang dan Diagram Garis

BAB 6 · DATA DAN STATISTIKA

A. Informasi Umum

Identitas Modul

PenyusunAmiruddin, S.Pd.
Satuan PendidikanMTsN 1 Tana Toraja
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / VII (Tujuh)
Kode ModulMTK7-DTA-TP03
SemesterGenap
Bab / ElemenBab 6 — Data dan Statistika / Analisis Data dan Peluang
Tujuan Pembelajaran
  1. Diberikan tabel frekuensi atau data berurutan, peserta didik dapat memilih diagram batang atau diagram garis sesuai dengan tujuan penyajian data dengan benar.
  2. Dengan menggunakan skala, sumbu, label, dan data yang tersedia, peserta didik dapat membuat diagram batang atau diagram garis secara tepat.
Alokasi Waktu4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit)
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
ModaTatap muka

Karakteristik Peserta Didik

Karakteristik peserta didik dan implikasi pembelajaran — DTA-TP03
AspekKarakteristik yang mungkin tampakImplikasi/Respons Guru
Tahap perkembanganPeserta didik Kelas VII umumnya berada pada awal masa remaja; kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang tetapi masih memerlukan jembatan konkret dan visual.Gunakan urutan konkret–visual–simbolik, contoh dekat, waktu tunggu, dan pertanyaan bertahap.
Kompetensi awalMembaca tabel frekuensi dan memahami sumbu koordinat dasar.Lakukan diagnostik mikro 3–5 menit dan bentuk dukungan berdasarkan bukti, bukan asumsi.
Keragaman penguasaanMemilih diagram batang atau garis serta menggunakan skala yang jujur.Sediakan contoh berjenjang, pasangan tutor sebaya, kelompok fleksibel, serta tugas pengayaan yang tidak sekadar menambah jumlah soal.
Bahasa dan komunikasiLatar bahasa peserta didik dapat beragam; istilah matematika dan kalimat soal panjang dapat menjadi hambatan tersendiri.Gunakan kalimat ringkas, visual, glosarium, kesempatan menjelaskan dengan bahasa sendiri, lalu tegaskan istilah baku.
Sosial dan karakterPeserta didik memerlukan peran kelompok yang jelas, rasa aman untuk salah, serta umpan balik yang santun.Tetapkan fasilitator, pencatat, penjaga alat, dan penyaji; gunakan kesepakatan kelas serta rubrik kolaborasi.
Preferensi dan aksesSebagian peserta didik lebih terbantu oleh manipulatif, gambar, gerak, bacaan terstruktur, atau media digital; akses perangkat dan internet tidak selalu sama.Sediakan kertas berpetak, tabel, diagram batang, dan diagram garis; semua aktivitas inti tetap memiliki alternatif luring.
Kebutuhan aksesibilitasKemampuan membaca, melihat, mendengar, motorik, perhatian, dan kecepatan kerja dapat bervariasi tanpa harus diberi label diagnostik.Perbesar teks bila perlu, beri kontras cukup, alternatif teks/lisan, ruang kerja, jeda, serta waktu tambahan yang proporsional.
Pemanfaatan data diagnostikHasil diagnostik digunakan untuk menentukan titik mulai dan dukungan, bukan untuk memberi cap kemampuan tetap.Tinjau ulang kelompok dan treatment setelah bukti formatif berikutnya.

Karakteristik Materi

Diagram batang menyajikan data kategori dengan batang setinggi frekuensi, cocok untuk membandingkan. Diagram garis menyajikan data yang berubah terhadap waktu (mis. suhu harian), cocok untuk melihat tren naik/turun.

Miskonsepsi dan Antisipasinya

Miskonsepsi dideteksi melalui pertanyaan, gambar kerja, alasan, dan pola kesalahan. Antisipasi dilakukan sebelum memberi aturan formal; treatment dipilih berdasarkan bukti respons peserta didik.

Peta miskonsepsi, indikator, antisipasi, dan remediasi
MiskonsepsiIndikator DeteksiAntisipasi Sebelum/Saat BelajarTindak Lanjut Remedial
Diagram garis digunakan untuk kategori tanpa urutan.Titik kategori dihubungkan seolah kontinu.Bedakan kategori dan perubahan waktu.Klasifikasikan tujuan diagram.
Skala sumbu boleh tidak seragam.Jarak sama mewakili nilai berbeda.Tentukan interval sebelum menggambar.Periksa dengan penggaris.
Sumbu dipotong tanpa penanda sehingga menyesatkan.Perbedaan tampak berlebihan.Diskusikan baseline dan tanda potongan.Bandingkan dua visual.
Judul, label, satuan, dan sumber tidak penting.Diagram sulit ditafsirkan.Gunakan checklist kelengkapan.Nilai komponen visual dalam rubrik.

Kompetensi Awal dan Kesiapan Belajar

Guru memberi 2 soal awal (baca diagram batang sederhana; sebutkan data yang berubah tiap hari) untuk memetakan kesiapan.

Kompetensi Awal

Peserta didik telah dapat membuat & membaca tabel frekuensi (DTA-TP02).

Dimensi Profil Lulusan dan Panca Cinta

DimensiPerwujudan dalam Pembelajaran
Bernalar KritisMemilih diagram yang sesuai jenis data.
MandiriMembuat diagram sendiri dengan skala tepat.
Bergotong RoyongKolaboratif memvisualkan data.
JujurMenggambar data sesuai fakta.
Cinta Allah & Rasul Cinta Ilmu Cinta Diri & Sesama Cinta Lingkungan Cinta Tanah Air

Sarana, Prasarana, Aksesibilitas, dan Persiapan

  • Kartu data, sticky notes, kertas plano, tabel cetak, perangkat digital opsional.
  • Instruksi multimodal tanpa memberi label gaya belajar secara permanen.
  • Warna selalu disertai label atau angka.
  • Hanya data yang diperlukan dikumpulkan; identitas dan privasi dijaga.

Diferensiasi Pembelajaran

Perlu Penguatan Prasyarat

Gunakan kartu kategori, benda konkret, turus fisik, dan data berukuran kecil.

Siap dengan Dukungan

Gunakan tabel kerangka, pertanyaan penuntun, dan pemeriksaan total.

Siap Pengayaan

Gunakan data tidak rapi, desain sampel, frekuensi relatif, serta kritik terhadap klaim.

B. Komponen Inti

Landasan Kurikuler dan Capaian Pembelajaran

CP resmi Elemen Analisis Data dan Peluang Fase D (penggalan relevan): peserta didik merumuskan pertanyaan, mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan serta mengambil keputusan berdasarkan distribusi data.

Kompetensi terpilih: pemilihan diagram, judul, kategori atau urutan waktu, sumbu, skala, label, plotting, pembacaan perubahan, serta pemeriksaan kejujuran visual.

Lingkup modul: berfokus pada diagram batang dan garis; diagram lingkaran dibahas pada DTA-TP04.

Tujuan Pembelajaran

  1. TP1Diberikan tabel frekuensi atau data berurutan, peserta didik dapat memilih diagram batang atau diagram garis sesuai dengan tujuan penyajian data dengan benar.
  2. TP2Dengan menggunakan skala, sumbu, label, dan data yang tersedia, peserta didik dapat membuat diagram batang atau diagram garis secara tepat.

Matriks Keselarasan

Matriks Keselarasan CP–TP–Aktivitas–Asesmen–KKTP
TPRumusanAktivitasMediaAsesmenKKTPBukti Belajar
TP1Diberikan tabel frekuensi atau data berurutan, peserta didik dapat memilih diagram batang atau diagram garis sesuai dengan tujuan penyajian data dengan benar.Identifikasi unsur/kelompok dataKartu konteks/dataFormatif TP1Minimal 75 dan TP1 tidak Belum TercapaiJawaban, tabel/rencana, dan alasan TP1
TP2Dengan menggunakan skala, sumbu, label, dan data yang tersedia, peserta didik dapat membuat diagram batang atau diagram garis secara tepat.Klasifikasi atau penyajian terstrukturMedia offline dan LKPDFormatif TP2Minimal 75 dan TP2 tidak Belum TercapaiJawaban, tabel/rencana, dan alasan TP2

Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik

Diagram membuat data mudah dibandingkan & dilihat trennya, penting untuk menyampaikan informasi secara cepat & jelas.

Pertanyaan Pemantik

  • Diagram apa yang cocok untuk membandingkan panen 5 desa?
  • Diagram apa yang cocok untuk melihat perubahan suhu harian?

Pembelajaran Mendalam

PrinsipWujud Nyata
BerkesadaranSadar diagram memperjelas data.
BermaknaMembuat diagram panen & suhu Toraja.
MenggembirakanProyek menggambar diagram.
ReflektifRefleksi memilih diagram yang tepat.

Masalah Autentik, Model Pembelajaran, dan Bukti Belajar

Tim kelas mencatat jumlah peminjaman buku menurut jenis dan jumlah pengunjung perpustakaan selama lima hari. Peserta didik memilih diagram yang sesuai, membuat visual yang jujur, lalu menulis rekomendasi layanan berdasarkan data tanpa melebihkan kesimpulan.
Sintaks Problem Based Learning
SintaksAktivitas GuruAktivitas Peserta DidikPertanyaan GuruMediaWaktuProdukAsesmen FormatifProfil/Panca CintaPrinsip
Orientasi pada masalahMenyajikan masalah dan membatasi klaim yang boleh dibuat.Membaca konteks, menandai tujuan, variabel, dan informasi yang diperlukan.Apa keputusan yang akan dibuat? Data apa yang relevan?Kartu masalah/LKPD20 menitRumusan masalah dan prediksiPertanyaan diagnostikPenalaran kritis; Cinta IlmuBerkesadaran
Mengorganisasi peserta didikMembagi peran dan memastikan prosedur etis.Menetapkan pengumpul, pencatat, pemeriksa, dan penyaji.Bagaimana memastikan setiap data dicatat sekali dan identitas tetap aman?Lembar peran15 menitRencana kerjaObservasi kolaborasiKolaborasi; Cinta Diri dan SesamaMenggembirakan
Membimbing penyelidikanMemberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih proses.Mengumpulkan/mengelompokkan data, menguji metode, dan memeriksa total.Apakah metode sesuai variabel? Apakah total data konsisten?Media offline/lembar data45 menitData atau tabel terverifikasiCek prosesPenalaran kritis; KemandirianBermakna
Mengembangkan dan menyajikan hasilMemfasilitasi penyajian dan tanggapan berbasis bukti.Menyajikan rencana/tabel, interpretasi, keterbatasan, dan rekomendasi.Bukti mana yang mendukung kesimpulanmu?Poster/slide/tabel35 menitProduk dan presentasiRubrik produkKomunikasi; KolaborasiBermakna dan menggembirakan
Menganalisis dan mengevaluasiMembimbing perbandingan strategi dan refleksi.Memeriksa bias, kesalahan pencacahan, total, dan batas kesimpulan.Apa yang perlu diperbaiki agar data lebih dapat dipercaya?Daftar periksa25 menitRevisi dan refleksiExit ticketKemandirian; Cinta IlmuMerefleksi
Matriks Pembelajaran Mendalam
TahapPengalaman BelajarAktivitas NyataPrinsipBukti
AwalMemahami tujuan dan prasyaratMenuliskan tujuan, prediksi, serta data yang dibutuhkan.BerkesadaranPrediksi dan diagnostik mikro
EksplorasiMemahami konsep melalui konteks dan representasiMembedakan unsur data atau mengelompokkan data mentah.BermaknaAnotasi dan catatan proses
PenyelidikanMengaplikasiMerancang pengumpulan atau menyusun tabel yang dapat diperiksa.Bermakna dan menggembirakanProduk/LKPD
RefleksiMerefleksi strategi dan kualitas buktiMemeriksa bias, total, keterbatasan, dan memperbaiki hasil.BerkesadaranRevisi dan exit ticket
Dimensi Profil Lulusan
DimensiAktivitas NyataIndikator PerilakuBukti/Instrumen
Keimanan dan ketakwaanMenjaga kejujuran pencatatan serta tidak memanipulasi data.Mencatat sesuai temuan dan mengakui keterbatasan.Catatan refleksi
Penalaran kritisMemeriksa relevansi, keterwakilan, total, dan kesimpulan.Menggunakan bukti sebelum membuat klaim.Rubrik penalaran
KolaborasiBerbagi peran mengumpulkan, mencatat, memeriksa, dan menyajikan.Menyelesaikan tugas serta menghargai kontribusi.Observasi
KemandirianMenggunakan daftar periksa etika dan konsistensi.Memeriksa pekerjaan sebelum menyerahkan.Self-assessment
KomunikasiMenjelaskan metode, tabel, dan keterbatasan dengan istilah tepat.Membedakan fakta data dan opini.Rubrik komunikasi
Integrasi Panca Cinta
TopikAktivitasPerilaku yang DiharapkanBukti
Cinta IlmuMengumpulkan dan memeriksa data secara sistematis.Teliti, ingin tahu, dan terbuka memperbaiki kesalahan.Revisi produk
Cinta Diri dan SesamaMenjaga privasi serta menghargai respons orang lain.Tidak mempermalukan atau menyebarkan identitas.Observasi
Cinta LingkunganMenggunakan data lingkungan secara bertanggung jawab.Membatasi klaim sesuai data.Kesimpulan
Cinta Tanah AirMenggunakan konteks lokal secara akurat dan berizin.Tidak membuat klaim faktual tanpa sumber.Produk
Cinta Allah dan Rasul-NyaMerefleksikan kejujuran dan amanah dalam pencatatan.Jujur terhadap data dan proses.Refleksi

Langkah Pembelajaran Terperinci

Alokasi: 4 JP = 2 pertemuan, masing-masing 2 JP × 40 menit. Guru dapat menyesuaikan urutan tanpa menghilangkan salam, doa, presensi, apersepsi, tujuan, asesmen, refleksi, tindak lanjut, dan penutup.

Pertemuan 1 — membangun konsep dan penyelidikan awal (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan kesiapan5 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam; mengajak berdoa sesuai keyakinan; memeriksa kehadiran, kebersihan, kerapian, alat belajar, dan keamanan ruang; menyapa peserta didik secara positif.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, melaporkan kehadiran, menyiapkan alat, dan memastikan area belajar aman.

Asesmen/Bukti: Observasi kesiapan dan kebutuhan dukungan segera.

Koneksi sosial-emosional dan kesepakatan5 menit

Aktivitas Guru: Melakukan cek kondisi singkat (misalnya skala 1–5), mengingatkan bahwa salah adalah bagian dari belajar, dan menegaskan bahasa umpan balik yang santun.

Aktivitas Peserta Didik: Menunjukkan kondisi secara singkat, menyampaikan kebutuhan bantuan bila perlu, dan menyepakati aturan interaksi.

Asesmen/Bukti: Catatan nonklinis untuk dukungan pembelajaran.

Apersepsi dan diagnostik mikro10 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan 2–3 pertanyaan prasyarat tentang membaca tabel frekuensi dan memahami sumbu koordinat dasar; menampilkan contoh dan noncontoh; tidak langsung membenarkan semua jawaban.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab secara individu, menunjukkan cara berpikir, lalu membandingkan alasan dengan pasangan.

Asesmen/Bukti: Respons awal, strategi, dan miskonsepsi yang muncul.

Tujuan, manfaat, dan kriteria keberhasilan5 menit

Aktivitas Guru: Menyampaikan tujuan pembelajaran penyajian data dalam diagram batang dan diagram garis, manfaatnya, produk yang diharapkan, serta indikator KKTP dengan bahasa yang dapat dipahami.

Aktivitas Peserta Didik: Mengulang tujuan dengan bahasa sendiri dan menanyakan bagian yang belum jelas.

Asesmen/Bukti: Cek pemahaman tujuan melalui satu pertanyaan lisan.

Kegiatan Inti
Orientasi masalah autentik10 menit

Aktivitas Guru: Menyajikan masalah: Tim kelas mencatat jumlah peminjaman buku menurut jenis dan jumlah pengunjung perpustakaan selama lima hari. Peserta didik memilih diagram yang sesuai, membuat visual yang jujur, lalu menulis rekomendasi layanan berdasarkan data tanpa melebihkan kesimpulan.

Aktivitas Peserta Didik: Membaca/mengamati, menandai fakta, menulis apa yang diketahui–ditanya, dan mengajukan pertanyaan.

Asesmen/Bukti: Daftar informasi, pertanyaan, dan prediksi awal.

Organisasi dan eksplorasi konkret–visual25 menit

Aktivitas Guru: Membentuk kelompok heterogen dan membagi peran; menyediakan kertas berpetak, tabel, diagram batang, dan diagram garis; memberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih proses.

Aktivitas Peserta Didik: Membagi peran, membangun model, mencatat pola, mencoba strategi, dan memeriksa data.

Asesmen/Bukti: LKPD, model/diagram, observasi kolaborasi.

Berbagi temuan sementara10 menit

Aktivitas Guru: Memilih beberapa strategi untuk dibandingkan, termasuk jawaban yang memuat miskonsepsi secara aman dan anonim.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan temuan sementara, menanggapi bukti, dan merevisi strategi.

Asesmen/Bukti: Rubrik komunikasi dan catatan miskonsepsi.

Kegiatan Penutup
Simpulan, refleksi, exit ticket, doa, salam10 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi simpulan; menghubungkan kembali ke TP; memberi exit ticket satu konsep–satu alasan; menyampaikan tindak lanjut; menutup dengan doa dan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis simpulan/refleksi, mengerjakan exit ticket, mencatat tugas perbaikan/pengayaan, berdoa, dan menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Exit ticket dan rencana kelompok fleksibel pertemuan 2.

Pertemuan 2 — aplikasi, komunikasi, dan asesmen (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan tinjau ulang8 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran/kesiapan, lalu menampilkan dua respons exit ticket untuk ditelaah.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, menyiapkan diri, dan memperbaiki pemahaman awal.

Asesmen/Bukti: Cek cepat konsep pertemuan 1.

Kegiatan Inti
Pendalaman masalah dan perencanaan12 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan variasi/ekstensi masalah dan meminta setiap kelompok menetapkan strategi, pembagian tugas, bukti, dan cara verifikasi.

Aktivitas Peserta Didik: Menyusun rencana, memilih representasi, dan memprediksi hasil.

Asesmen/Bukti: Rencana kerja kelompok.

Penyelidikan terdiferensiasi25 menit

Aktivitas Guru: Memberi scaffolding bagi yang memerlukan penguatan, pertanyaan terbuka bagi kelompok siap, dan pilihan kertas berpetak, tabel, diagram batang, dan diagram garis; memantau dengan konferensi singkat.

Aktivitas Peserta Didik: Menyelesaikan masalah, mendokumentasikan langkah, memeriksa satuan/label, dan melakukan verifikasi.

Asesmen/Bukti: Produk LKPD, catatan konferensi, dan cek proses.

Presentasi, kritik bukti, dan perbaikan15 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi gallery walk/presentasi; meminta tanggapan menggunakan pola “saya setuju/tidak setuju karena …”.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan, memberi umpan balik berbasis bukti, lalu memperbaiki produk.

Asesmen/Bukti: Rubrik produk, penalaran, komunikasi, dan kolaborasi.

Formatif individual dan umpan balik10 menit

Aktivitas Guru: Memberikan soal individual yang memetakan TP; memberi umpan balik singkat tanpa mempermalukan; mencatat kebutuhan treatment.

Aktivitas Peserta Didik: Mengerjakan mandiri, menuliskan alasan, dan menandai tingkat keyakinan.

Asesmen/Bukti: Skor per TP, jenis kesalahan, dan tingkat keyakinan.

Kegiatan Penutup
Refleksi, tindak lanjut, doa, dan salam10 menit

Aktivitas Guru: Membahas strategi efektif; menetapkan remedial/pemantapan/pengayaan; menyampaikan asesmen ulang; mengajak berdoa dan menutup dengan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis apa yang sudah dikuasai, bagian yang masih perlu bantuan, dan rencana latihan; berdoa serta menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Jurnal refleksi dan rencana treatment individual/kelompok.

C. Lampiran

Mengetahui,
Kepala Madrasah

Tanda tangan Kepala Madrasah

Drs. Sampe Baralangi, M.Sc.

NIP. -

Tana Toraja, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran

Tanda tangan Guru Mata Pelajaran

Amiruddin, S.Pd.

NIP. -

🗓️Roster