MTK7-ALJ-TP01 · Konsep dan Unsur-unsur Bentuk Aljabar
Materi & latihan terkait • M21Konsep dan Unsur unsur Bentuk Aljabar
Logo MTsN 1 Tana Toraja

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANA TORAJA

MTsN 1 TANA TORAJA

Jl. Tengkobatu No. 290 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Dokumen: Perangkat Ajar · Matematika Kelas VII · Kurikulum Merdeka Madrasah · TP 2026/2027 · MTK7-ALJ-TP01

Modul Ajar — Konsep dan Unsur-unsur Bentuk Aljabar

BAB 4 · BENTUK ALJABAR

A. Informasi Umum

Identitas Modul

PenyusunAmiruddin, S.Pd.
Satuan PendidikanMTsN 1 Tana Toraja
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / VII (Tujuh)
Kode ModulMTK7-ALJ-TP01
SemesterGenap
Bab / ElemenBab 4 — Bentuk Aljabar / Aljabar
Tujuan Pembelajaran
  1. Melalui pengamatan pola benda, kartu konteks, dan ubin aljabar, peserta didik dapat mengidentifikasi variabel, koefisien, konstanta, dan suku pada bentuk aljabar dengan benar.
  2. Diberikan situasi kehidupan sehari-hari yang memuat besaran tetap dan berubah, peserta didik dapat menyatakan situasi tersebut dalam bentuk aljabar dengan tepat.
Alokasi Waktu4 JP (2 × pertemuan @ 2 JP × 40 menit)
Model PembelajaranDiscovery Learning dengan pendekatan CRA (Concrete–Representational–Abstract)
ModaTatap muka

Karakteristik Peserta Didik

Karakteristik peserta didik dan implikasi pembelajaran — ALJ-TP01
AspekKarakteristik yang mungkin tampakImplikasi/Respons Guru
Tahap perkembanganPeserta didik Kelas VII umumnya berada pada awal masa remaja; kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang tetapi masih memerlukan jembatan konkret dan visual.Gunakan urutan konkret–visual–simbolik, contoh dekat, waktu tunggu, dan pertanyaan bertahap.
Kompetensi awalMengenali pola, operasi bilangan bulat, dan besaran yang berubah.Lakukan diagnostik mikro 3–5 menit dan bentuk dukungan berdasarkan bukti, bukan asumsi.
Keragaman penguasaanMembedakan variabel, koefisien, konstanta, suku, dan suku sejenis.Sediakan contoh berjenjang, pasangan tutor sebaya, kelompok fleksibel, serta tugas pengayaan yang tidak sekadar menambah jumlah soal.
Bahasa dan komunikasiLatar bahasa peserta didik dapat beragam; istilah matematika dan kalimat soal panjang dapat menjadi hambatan tersendiri.Gunakan kalimat ringkas, visual, glosarium, kesempatan menjelaskan dengan bahasa sendiri, lalu tegaskan istilah baku.
Sosial dan karakterPeserta didik memerlukan peran kelompok yang jelas, rasa aman untuk salah, serta umpan balik yang santun.Tetapkan fasilitator, pencatat, penjaga alat, dan penyaji; gunakan kesepakatan kelas serta rubrik kolaborasi.
Preferensi dan aksesSebagian peserta didik lebih terbantu oleh manipulatif, gambar, gerak, bacaan terstruktur, atau media digital; akses perangkat dan internet tidak selalu sama.Sediakan benda/pola, ubin aljabar, tabel unsur, dan simbol; semua aktivitas inti tetap memiliki alternatif luring.
Kebutuhan aksesibilitasKemampuan membaca, melihat, mendengar, motorik, perhatian, dan kecepatan kerja dapat bervariasi tanpa harus diberi label diagnostik.Perbesar teks bila perlu, beri kontras cukup, alternatif teks/lisan, ruang kerja, jeda, serta waktu tambahan yang proporsional.
Pemanfaatan data diagnostikHasil diagnostik digunakan untuk menentukan titik mulai dan dukungan, bukan untuk memberi cap kemampuan tetap.Tinjau ulang kelompok dan treatment setelah bukti formatif berikutnya.

Karakteristik Materi

Bentuk aljabar menggunakan variabel (huruf) untuk mewakili bilangan yang belum diketahui. Unsur-unsurnya: variabel (x, y), koefisien (angka pengali variabel), konstanta (angka tetap), dan suku (bagian yang dipisahkan tanda + atau −). Contoh: 3x + 5 punya koefisien 3, variabel x, konstanta 5.

Miskonsepsi dan Antisipasinya

Miskonsepsi dideteksi melalui pertanyaan, gambar kerja, alasan, dan pola kesalahan. Antisipasi dilakukan sebelum memberi aturan formal; treatment dipilih berdasarkan bukti respons peserta didik.

Peta miskonsepsi, indikator, antisipasi, dan remediasi
MiskonsepsiIndikator DeteksiAntisipasi Sebelum/Saat BelajarTindak Lanjut Remedial
Variabel dianggap selalu objek, bukan nilai yang dapat berubah.Siswa mengatakan x adalah “buku”, bukan harga/jumlah buku.Definisikan variabel sebagai nilai besaran dan tuliskan satuannya.Gunakan tabel besaran–simbol–satuan.
3x dibaca 3+x.Siswa salah menerjemahkan perkalian tersirat.Gunakan kelompok benda dan ubin.Minta siswa menulis 3×x sebelum 3x.
Koefisien 1 dan −1 dianggap tidak ada.Siswa tidak mengenali koefisien x atau −x.Tulis x=1x dan −x=−1x.Gunakan kartu koefisien.
Suku dipisahkan oleh semua tanda, termasuk di dalam perkalian.Siswa salah menghitung jumlah suku.Tekankan pemisah +/− pada level utama.Gunakan warna pada setiap suku.

Kompetensi Awal dan Kesiapan Belajar

Guru memberi 2 soal awal (jika 1 karung berisi x kg, 3 karung berapa?; sebutkan bagian dari 2a+7) untuk memetakan kesiapan.

Kompetensi Awal

Peserta didik telah menguasai operasi bilangan bulat & rasional (Bab 1–3).

Dimensi Profil Lulusan dan Panca Cinta

DimensiPerwujudan dalam Pembelajaran
Bernalar KritisMenemukan makna variabel & unsur aljabar.
MandiriMengidentifikasi unsur bentuk aljabar sendiri.
Bergotong RoyongBerdiskusi mengenali suku sejenis.
Beriman & Berakhlak MuliaTeliti & sistematis dalam bekerja.
Cinta Allah & Rasul Cinta Ilmu Cinta Diri & Sesama Cinta Lingkungan Cinta Tanah Air

Sarana, Prasarana, Aksesibilitas, dan Persiapan

  • Ubin aljabar karton, kartu istilah, stabilo warna, kertas berpetak, dan perangkat digital opsional.
  • Instruksi multimodal tanpa memberi label gaya belajar secara permanen.
  • Versi cetak disiapkan ketika koneksi tidak tersedia.
  • Semua data buatan diberi label simulasi.

Diferensiasi Pembelajaran

Perlu Penguatan Prasyarat

Gunakan pola benda, kotak misteri, dan operasi bilangan sederhana.

Siap dengan Dukungan

Gunakan ubin aljabar, tabel unsur, dan pertanyaan penuntun.

Siap Pengayaan

Gunakan dua variabel, bentuk negatif, dan konteks terbuka.

B. Komponen Inti

Landasan Kurikuler dan Capaian Pembelajaran

CP resmi Elemen Aljabar Fase D (penggalan relevan): peserta didik menyatakan situasi ke dalam bentuk aljabar dan menggunakan sifat operasi untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.

Kompetensi terpilih: makna variabel, koefisien, konstanta, suku, bentuk aljabar, dan translasi situasi kontekstual menjadi ekspresi aljabar.

Lingkup modul: kompetensi dibatasi pada tujuan di bawah agar tidak tumpang tindih dengan modul berikutnya.

Tujuan Pembelajaran

  1. TP1Melalui pengamatan pola benda, kartu konteks, dan ubin aljabar, peserta didik dapat mengidentifikasi variabel, koefisien, konstanta, dan suku pada bentuk aljabar dengan benar.
  2. TP2Diberikan situasi kehidupan sehari-hari yang memuat besaran tetap dan berubah, peserta didik dapat menyatakan situasi tersebut dalam bentuk aljabar dengan tepat.

Matriks Keselarasan

Matriks Keselarasan CP–TP–Aktivitas–Asesmen–KKTP
TPRumusanAktivitasMediaAsesmenKKTPBukti Belajar
TP1Melalui pengamatan pola benda, kartu konteks, dan ubin aljabar, peserta didik dapat mengidentifikasi variabel, koefisien, konstanta, dan suku pada bentuk aljabar dengan benar.Identifikasi dan modelUbin/kartu unsurFormatif TP1Minimal 75 dan TP1 tidak Belum TercapaiModel, jawaban, dan alasan TP1
TP2Diberikan situasi kehidupan sehari-hari yang memuat besaran tetap dan berubah, peserta didik dapat menyatakan situasi tersebut dalam bentuk aljabar dengan tepat.Translasi/prosedurDiagram/tabelFormatif TP2Minimal 75 dan TP2 tidak Belum TercapaiModel, jawaban, dan alasan TP2

Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik

Bentuk aljabar memungkinkan kita menuliskan situasi yang jumlahnya belum diketahui secara ringkas, misalnya total kopi dari beberapa karung yang isinya sama.

Pertanyaan Pemantik

  • Jika satu karung berisi x kg kopi, bagaimana menuliskan berat 5 karung?
  • Apa beda antara 3x dan x + 3?

Pembelajaran Mendalam

PrinsipWujud Nyata
BerkesadaranSadar simbol mewakili bilangan tak diketahui.
BermaknaMenuliskan jumlah karung kopi dengan variabel.
MenggembirakanAktivitas peragaan kartu variabel.
ReflektifRefleksi manfaat aljabar menyederhanakan.

Masalah Autentik, Model Pembelajaran, dan Bukti Belajar

Koperasi madrasah membuat paket alat tulis. Harga satu buku dinyatakan dengan x rupiah, harga satu pensil Rp2.000, dan biaya kemasan Rp1.000. Peserta didik menyusun bentuk aljabar untuk beberapa paket, mengidentifikasi setiap unsurnya, dan menjelaskan arti ekspresi dalam konteks.
Sintaks Problem Based Learning
TahapAktivitas GuruAktivitas Peserta DidikPertanyaan GuruMediaWaktuProdukAsesmen FormatifDimensi Profil LulusanPanca CintaPrinsip
1. Orientasi pada masalahMenyajikan konteks, tujuan, dan kriteria keberhasilan.Mengamati, mendefinisikan besaran, dan membuat prediksi.Besaran mana yang tetap dan mana yang berubah?Kartu konteks/ubin aljabar15 menitDaftar informasi dan prediksiDiagnostik mikroPenalaran kritis, komunikasiCinta IlmuBerkesadaran
2. Mengorganisasi peserta didikMembentuk kelompok dan membagi peran.Menetapkan pencatat, penyusun model, pemeriksa, dan penyaji.Bagaimana urutan kerja agar setiap anggota berkontribusi?LKPD10 menitPembagian peranObservasi kolaborasiKolaborasi, kemandirianCinta Diri dan SesamaMenggembirakan
3. Membimbing penyelidikanMemberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih strategi.Membangun ubin/model, tabel unsur, ekspresi, dan alasan.Apa arti setiap simbol dan mengapa suku ini dapat/tidak dapat digabungkan?Media aljabar offline45 menitModel dan ekspresiUmpan balik formatifPenalaran kritis, kreativitasCinta IlmuBermakna
4. Menyajikan hasilMemfasilitasi presentasi dan tanggapan berbasis bukti.Menjelaskan definisi variabel, prosedur, hasil, dan maknanya.Bukti apa yang menunjukkan bentukmu sesuai konteks?Poster/tampilan digital25 menitPresentasi solusiRubrik produk dan komunikasiKomunikasi, kolaborasiCinta Tanah Air melalui konteks akuratBermakna
5. Mengevaluasi prosesMenuntun refleksi strategi dan miskonsepsi.Membandingkan strategi, memperbaiki tanda, dan menetapkan target.Apa yang berubah dari prediksi awalmu?Exit ticket15 menitRefleksi individualPenilaian diriKemandirian, keimanan dan ketakwaanCinta Allah dan Rasul-Nya secara wajarBerkesadaran
Pembelajaran Mendalam
Pengalaman BelajarPerilaku Nyata Peserta DidikPrinsipBukti Belajar
MemahamiMendefinisikan variabel, mengidentifikasi unsur, dan menghubungkan konteks dengan model.Berkesadaran dan bermaknaModel konkret, tabel unsur, penjelasan awal
MengaplikasiMembangun atau menyederhanakan bentuk aljabar serta memeriksa tanda dan suku sejenis.Bermakna dan menggembirakanLKPD, media interaktif, solusi masalah
MerefleksiMenjelaskan miskonsepsi, membandingkan strategi, dan menetapkan target perbaikan.BerkesadaranExit ticket dan penilaian diri
Dimensi Profil Lulusan
DimensiAktivitas NyataIndikator PerilakuBukti/Instrumen
Keimanan dan ketakwaanMerefleksikan keteraturan pola dan kejujuran perhitungan secara wajar.Jujur pada hasil dan bersedia memperbaiki kesalahan.Catatan refleksi
Penalaran kritisMemeriksa arti simbol, tanda, suku, dan ekuivalensi.Memberi alasan berbasis model atau substitusi.Rubrik penalaran
KolaborasiBerbagi peran dalam penyelidikan.Mendengar, menanggapi, dan menyelesaikan tugas bersama.Lembar observasi
KemandirianMemeriksa prosedur dan mengelola waktu.Menggunakan daftar periksa sebelum menyerahkan.Self-assessment
KomunikasiMenjelaskan definisi variabel, ekspresi, dan hasil.Menggunakan istilah dan simbol secara jelas.Rubrik komunikasi
Integrasi Panca Cinta
TopikAktivitasPerilaku yang DiharapkanBukti
Cinta IlmuMenguji model dan ekuivalensi bentuk.Teliti, ingin tahu, dan terbuka memperbaiki kesalahan.Revisi jawaban
Cinta Diri dan SesamaKerja kelompok dan tanggapan.Saling membantu dan menghargai strategi.Observasi
Cinta LingkunganMemodelkan penggunaan bahan secara hemat dengan data simulasi.Menjelaskan pilihan secara bertanggung jawab.Kesimpulan LKPD
Cinta Tanah AirMenggunakan konteks madrasah/lokal secara akurat.Tidak membuat klaim faktual tanpa data.Produk
Cinta Allah dan Rasul-NyaRefleksi keteraturan pola dan kejujuran.Bersyukur dan jujur terhadap proses.Refleksi

Langkah Pembelajaran Terperinci

Alokasi: 4 JP = 2 pertemuan, masing-masing 2 JP × 40 menit. Guru dapat menyesuaikan urutan tanpa menghilangkan salam, doa, presensi, apersepsi, tujuan, asesmen, refleksi, tindak lanjut, dan penutup.

Pertemuan 1 — membangun konsep dan penyelidikan awal (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan kesiapan5 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam; mengajak berdoa sesuai keyakinan; memeriksa kehadiran, kebersihan, kerapian, alat belajar, dan keamanan ruang; menyapa peserta didik secara positif.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, melaporkan kehadiran, menyiapkan alat, dan memastikan area belajar aman.

Asesmen/Bukti: Observasi kesiapan dan kebutuhan dukungan segera.

Koneksi sosial-emosional dan kesepakatan5 menit

Aktivitas Guru: Melakukan cek kondisi singkat (misalnya skala 1–5), mengingatkan bahwa salah adalah bagian dari belajar, dan menegaskan bahasa umpan balik yang santun.

Aktivitas Peserta Didik: Menunjukkan kondisi secara singkat, menyampaikan kebutuhan bantuan bila perlu, dan menyepakati aturan interaksi.

Asesmen/Bukti: Catatan nonklinis untuk dukungan pembelajaran.

Apersepsi dan diagnostik mikro10 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan 2–3 pertanyaan prasyarat tentang mengenali pola, operasi bilangan bulat, dan besaran yang berubah; menampilkan contoh dan noncontoh; tidak langsung membenarkan semua jawaban.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab secara individu, menunjukkan cara berpikir, lalu membandingkan alasan dengan pasangan.

Asesmen/Bukti: Respons awal, strategi, dan miskonsepsi yang muncul.

Tujuan, manfaat, dan kriteria keberhasilan5 menit

Aktivitas Guru: Menyampaikan tujuan pembelajaran konsep dan unsur-unsur bentuk aljabar, manfaatnya, produk yang diharapkan, serta indikator KKTP dengan bahasa yang dapat dipahami.

Aktivitas Peserta Didik: Mengulang tujuan dengan bahasa sendiri dan menanyakan bagian yang belum jelas.

Asesmen/Bukti: Cek pemahaman tujuan melalui satu pertanyaan lisan.

Kegiatan Inti
Orientasi masalah autentik10 menit

Aktivitas Guru: Menyajikan masalah: Koperasi madrasah membuat paket alat tulis. Harga satu buku dinyatakan dengan x rupiah, harga satu pensil Rp2.000, dan biaya kemasan Rp1.000. Peserta didik menyusun bentuk aljabar untuk beberapa paket, mengidentifikasi setiap unsurnya, dan menjelaskan arti ekspresi dalam konteks.

Aktivitas Peserta Didik: Membaca/mengamati, menandai fakta, menulis apa yang diketahui–ditanya, dan mengajukan pertanyaan.

Asesmen/Bukti: Daftar informasi, pertanyaan, dan prediksi awal.

Organisasi dan eksplorasi konkret–visual25 menit

Aktivitas Guru: Membentuk kelompok heterogen dan membagi peran; menyediakan benda/pola, ubin aljabar, tabel unsur, dan simbol; memberi pertanyaan penuntun tanpa mengambil alih proses.

Aktivitas Peserta Didik: Membagi peran, membangun model, mencatat pola, mencoba strategi, dan memeriksa data.

Asesmen/Bukti: LKPD, model/diagram, observasi kolaborasi.

Berbagi temuan sementara10 menit

Aktivitas Guru: Memilih beberapa strategi untuk dibandingkan, termasuk jawaban yang memuat miskonsepsi secara aman dan anonim.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan temuan sementara, menanggapi bukti, dan merevisi strategi.

Asesmen/Bukti: Rubrik komunikasi dan catatan miskonsepsi.

Kegiatan Penutup
Simpulan, refleksi, exit ticket, doa, salam10 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi simpulan; menghubungkan kembali ke TP; memberi exit ticket satu konsep–satu alasan; menyampaikan tindak lanjut; menutup dengan doa dan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis simpulan/refleksi, mengerjakan exit ticket, mencatat tugas perbaikan/pengayaan, berdoa, dan menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Exit ticket dan rencana kelompok fleksibel pertemuan 2.

Pertemuan 2 — aplikasi, komunikasi, dan asesmen (80 menit)

Kegiatan Pendahuluan
Salam, doa, presensi, dan tinjau ulang8 menit

Aktivitas Guru: Memberi salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran/kesiapan, lalu menampilkan dua respons exit ticket untuk ditelaah.

Aktivitas Peserta Didik: Menjawab salam, berdoa, menyiapkan diri, dan memperbaiki pemahaman awal.

Asesmen/Bukti: Cek cepat konsep pertemuan 1.

Kegiatan Inti
Pendalaman masalah dan perencanaan12 menit

Aktivitas Guru: Mengajukan variasi/ekstensi masalah dan meminta setiap kelompok menetapkan strategi, pembagian tugas, bukti, dan cara verifikasi.

Aktivitas Peserta Didik: Menyusun rencana, memilih representasi, dan memprediksi hasil.

Asesmen/Bukti: Rencana kerja kelompok.

Penyelidikan terdiferensiasi25 menit

Aktivitas Guru: Memberi scaffolding bagi yang memerlukan penguatan, pertanyaan terbuka bagi kelompok siap, dan pilihan benda/pola, ubin aljabar, tabel unsur, dan simbol; memantau dengan konferensi singkat.

Aktivitas Peserta Didik: Menyelesaikan masalah, mendokumentasikan langkah, memeriksa satuan/label, dan melakukan verifikasi.

Asesmen/Bukti: Produk LKPD, catatan konferensi, dan cek proses.

Presentasi, kritik bukti, dan perbaikan15 menit

Aktivitas Guru: Memfasilitasi gallery walk/presentasi; meminta tanggapan menggunakan pola “saya setuju/tidak setuju karena …”.

Aktivitas Peserta Didik: Menyajikan, memberi umpan balik berbasis bukti, lalu memperbaiki produk.

Asesmen/Bukti: Rubrik produk, penalaran, komunikasi, dan kolaborasi.

Formatif individual dan umpan balik10 menit

Aktivitas Guru: Memberikan soal individual yang memetakan TP; memberi umpan balik singkat tanpa mempermalukan; mencatat kebutuhan treatment.

Aktivitas Peserta Didik: Mengerjakan mandiri, menuliskan alasan, dan menandai tingkat keyakinan.

Asesmen/Bukti: Skor per TP, jenis kesalahan, dan tingkat keyakinan.

Kegiatan Penutup
Refleksi, tindak lanjut, doa, dan salam10 menit

Aktivitas Guru: Membahas strategi efektif; menetapkan remedial/pemantapan/pengayaan; menyampaikan asesmen ulang; mengajak berdoa dan menutup dengan salam.

Aktivitas Peserta Didik: Menulis apa yang sudah dikuasai, bagian yang masih perlu bantuan, dan rencana latihan; berdoa serta menjawab salam.

Asesmen/Bukti: Jurnal refleksi dan rencana treatment individual/kelompok.

C. Lampiran

Mengetahui,
Kepala Madrasah

Tanda tangan Kepala Madrasah

Drs. Sampe Baralangi, M.Sc.

NIP. -

Tana Toraja, 13 Juli 2026
Guru Mata Pelajaran

Tanda tangan Guru Mata Pelajaran

Amiruddin, S.Pd.

NIP. -

🗓️Roster