MTK9-SPL-TP01 · Persamaan Linear Dua Variabel dan Himpunan Penyelesaian
Logo MTsN 1 Tana Toraja

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANA TORAJA

MTsN 1 TANA TORAJA

Jl. Tengkobatu No. 290 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Dokumen: Perangkat Ajar · Matematika Kelas IX · Fase D · TP 2026/2027 · MTK9-SPL-TP01

Modul Ajar — Persamaan Linear Dua Variabel dan Himpunan Penyelesaian

SPL · SPLDV

A. Informasi Umum

Identitas Modul

PenyusunAmiruddin, S.Pd.
Satuan PendidikanMTsN 1 Tana Toraja
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / IX (Sembilan)
Kode ModulMTK9-SPL-TP01
SemesterGanjil
Bab / ElemenSistem Persamaan Linear Dua Variabel / Aljabar
Tujuan Pembelajaran
  1. Melalui pengamatan tabel, pasangan berurutan, dan grafik, peserta didik dapat mengidentifikasi persamaan linear dua variabel serta menentukan beberapa pasangan penyelesaiannya dengan benar.
  2. Diberikan persamaan linear dua variabel dan domain tertentu, peserta didik dapat menyajikan himpunan penyelesaian dalam tabel, pasangan berurutan, atau grafik secara tepat.
Alokasi Waktu4 JP @ 40 menit (2 pertemuan)
Model PembelajaranProblem Based Learning / Discovery / Cooperative sesuai aktivitas
ModaTatap muka dengan alternatif luring dan digital

Karakteristik Peserta Didik dan Diferensiasi

AspekKarakteristik yang mungkin tampakRespons guru
PerkembanganKemampuan abstrak berkembang tetapi masih memerlukan jembatan visual dan konteks.Gunakan konkret–visual–simbolik, contoh bertahap, dan waktu tunggu.
Kompetensi awaloperasi bentuk aljabar, persamaan linear satu variabel, fungsi linear, dan koordinat KartesiusLakukan diagnostik mikro dan bentuk kelompok fleksibel berdasarkan bukti.
KeragamanKecepatan membaca, menghitung, berkomunikasi, dan menggunakan perangkat berbeda.Sediakan pilihan representasi, scaffolding, tutor sebaya, waktu tambahan, dan pengayaan bermakna.
AksesAkses internet/perangkat tidak selalu sama.Seluruh aktivitas inti memiliki alternatif luring.
KolaborasiSebagian anggota dapat mendominasi.Gunakan rotasi peran, bukti kontribusi individual, dan pertahanan lisan acak.

Karakteristik Materi dan Miskonsepsi

Persamaan Linear Dua Variabel dan Himpunan Penyelesaian menghubungkan konteks, representasi, prosedur, penalaran, pemeriksaan, dan interpretasi. Konteks utama: transaksi simulasi, paket kegiatan, kapasitas kendaraan, dan produksi dua jenis barang.

MiskonsepsiAntisipasi
Satu persamaan linear dua variabel memiliki satu penyelesaian.Gunakan tabel dan grafik untuk menunjukkan banyak pasangan penyelesaian.
Titik potong grafik cukup dibaca tanpa pemeriksaan.Substitusikan pasangan ke kedua persamaan.
Metode eliminasi sekadar memindah ruas.Tekankan operasi ekuivalen dan tujuan menghilangkan satu variabel.

Profil Lulusan, Pembelajaran Mendalam, dan Panca Cinta

AspekAktivitas dan bukti
Keimanan dan ketakwaanDoa, kejujuran data/perhitungan, syukur atas keteraturan, dan tanggung jawab.
Penalaran kritisMenguji definisi, asumsi, satuan, strategi, dan kewajaran hasil.
Kolaborasi dan komunikasiRotasi peran, mendengar alasan, menyajikan bukti, dan memberi umpan balik santun.
Kemandirian dan kreativitasMenyusun strategi, memeriksa pekerjaan, dan membuat representasi alternatif.
BerkesadaranMenetapkan tujuan, memantau strategi, dan mengenali kesalahan.
BermaknaMenghubungkan konsep dengan kehidupan dan keputusan nyata.
MenggembirakanEksplorasi, pilihan produk, media, dan apresiasi kemajuan.
Panca CintaCinta Allah dan Rasul, ilmu, diri dan sesama, lingkungan, serta tanah air melalui tindakan konkret.

B. Komponen Inti

Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik

Bagaimana dua persamaan linear dapat digunakan bersama-sama untuk menentukan dua nilai yang belum diketahui dan mengambil keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan?

Peserta didik memahami bahwa hasil matematika harus dapat dijelaskan, diperiksa, ditafsirkan, dan digunakan secara bertanggung jawab.

Kegiatan Pembelajaran Rinci

Pertemuan 1 — Memahami dan Menyelidiki (2 JP)

Kegiatan Pendahuluan — 10 menit

  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa peserta didik, dan mengajak berdoa.
  2. Guru memeriksa kehadiran, kesiapan fisik dan mental, alat belajar, serta suasana aman untuk mencoba dan salah.
  3. Guru melakukan apersepsi dan mengaktifkan prasyarat: operasi bentuk aljabar, persamaan linear satu variabel, fungsi linear, dan koordinat Kartesius melalui diagnostik mikro.
  4. Guru menyampaikan TP, manfaat, alur, dan KKTP.

Kegiatan Inti — 60 menit

  1. Orientasi: peserta didik mengamati konteks transaksi simulasi, paket kegiatan, kapasitas kendaraan, dan produksi dua jenis barang yang berkaitan dengan persamaan linear dua variabel dan himpunan penyelesaian.
  2. Prediksi: setiap peserta didik menulis dugaan dan alasan awal sebelum berdiskusi.
  3. Penyelidikan: kelompok menggunakan model konkret, tabel, grafik, atau simbol untuk menemukan hubungan.
  4. Rotasi peran: fasilitator, pencatat, pemodel, pemeriksa, dan penyaji berganti agar semua anggota aktif.
  5. Penguatan: guru menguji alasan, menampilkan noncontoh, dan membahas miskonsepsi.

Kegiatan Penutup — 10 menit

  1. Kelompok menyampaikan satu temuan dan satu pertanyaan.
  2. Peserta didik menulis exit ticket: konsep, bukti, dan bagian yang perlu diperbaiki.
  3. Guru memberi umpan balik serta menyampaikan persiapan pertemuan berikutnya.
  4. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 2 — Mengaplikasi dan Merefleksi (2 JP)

Kegiatan Pendahuluan — 10 menit

  1. Guru membuka dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran dan kesiapan.
  2. Guru melakukan apersepsi singkat; peserta didik meninjau hasil exit ticket dan memperbaiki satu kesalahan umum.
  3. Guru mengingatkan tujuan, kriteria produk, pembagian peran, dan etika data/alat.

Kegiatan Inti — 60 menit

  1. Peserta didik menyelesaikan masalah kontekstual bertingkat secara individual lalu berkelompok.
  2. Setiap anggota menghasilkan satu bukti: model, perhitungan, verifikasi, atau interpretasi.
  3. Kelompok membandingkan dua strategi dan memeriksa hasil dengan substitusi, estimasi, grafik, atau cara kedua.
  4. Kelompok menyajikan hasil; guru memilih anggota secara acak untuk mempertahankan alasan.
  5. Peserta didik mengerjakan asesmen formatif individual dan menerima umpan balik spesifik.

Kegiatan Penutup — 10 menit

  1. Guru dan peserta didik menyusun kesimpulan.
  2. Peserta didik merefleksi pemahaman, kontribusi, kejujuran, ketelitian, dan kepedulian.
  3. Guru menetapkan remedial/pengayaan berdasarkan bukti, memberi apresiasi, lalu menutup dengan doa dan salam.

Asesmen, Remedial, dan Pengayaan

TahapInstrumenBuktiTindak lanjut
AwalDiagnostik bab dan diagnostik mikroPrasyarat, miskonsepsi, kesiapanKelompok fleksibel dan scaffolding
ProsesObservasi, LKPD, tanya jawab, latihan 20 langkahModel, proses, alasan, verifikasiUmpan balik segera dan perbaikan
Akhir modulFormatif akhir dan asesmen terbukaPenguasaan individual per TPRemedial/pengayaan
Akhir babProyek dan sumatifTransfer, produk, komunikasi, karakterTindak lanjut bab

C. Pengesahan

Mengetahui,
Kepala Madrasah

Tanda tangan Kepala Madrasah

Drs. Sampe Baralangi, M.Sc.

NIP: -

Makale, Juli 2026
Guru Mata Pelajaran

Tanda tangan Guru Mata Pelajaran

Amiruddin, S.Pd.

NIP: -

Pilih Bagian yang Dicetak

🗓️Roster