TIK9-JAR-TP01 · Jaringan Lokal dan Perangkat Jaringan
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANA TORAJA
MTsN 1 TANA TORAJA
Jl. Tengkobatu No. 290 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Dokumen: Perangkat Ajar · Informatika (TIK) Kelas IX · Fase D · TP 2026/2027 · TIK9-JAR-TP01
Modul Ajar — Jaringan Lokal dan Perangkat Jaringan
JAR · Bab 4
A. Informasi Umum
Identitas Modul
Komponen
Keterangan
Penyusun
Amiruddin, S.Pd.
Satuan Pendidikan
MTsN 1 Tana Toraja
Mata Pelajaran
Informatika (TIK)
Fase / Kelas
Fase D / IX (Sembilan)
Kode Modul
TIK9-JAR-TP01
Semester
Genap
Bab / Elemen
Jaringan Komputer, Internet, dan Keamanan Siber Dasar / JKI · DSI · TIK
Tujuan Pembelajaran
Melalui diagram jaringan, peserta didik dapat menjelaskan fungsi klien, server, switch, router, access point, dan media transmisi secara benar.
Alokasi Waktu
2 JP @ 40 menit (1 pertemuan)
Model
Problem Based Learning, praktik terbimbing, demonstrasi, dan cooperative learning sesuai aktivitas
Moda
Tatap muka di laboratorium/kelas dengan alternatif luring
Karakteristik Peserta Didik dan Diferensiasi
Aspek
Kondisi yang mungkin tampak
Respons guru
Pengalaman digital
Terbiasa memakai ponsel tetapi keterampilan komputer, berkas, aplikasi produktivitas, dan keamanan beragam.
Diagnostik singkat, demonstrasi perlahan, kartu langkah, dan teman sebaya.
Akses
Jumlah komputer dan koneksi mungkin terbatas.
Kelompok kecil, rotasi operator, simulasi luring, dan bahan cetak.
Literasi
Kemampuan membaca instruksi, istilah, dan data berbeda.
Glosarium, contoh visual, instruksi bernomor, serta cek pemahaman.
Kecepatan kerja
Sebagian cepat menekan tombol tanpa memahami alasan.
Wajib menjelaskan tujuan langkah, bukti, verifikasi, dan refleksi.
Kolaborasi
Satu anggota dapat mendominasi komputer.
Rotasi operator, analis, pemeriksa, dokumenter, serta bukti individual.
Karakteristik Materi dan Miskonsepsi
Jaringan Lokal dan Perangkat Jaringan dikaji melalui konteks LAN laboratorium, Wi-Fi madrasah, komunikasi ponsel, peramban, alamat web, gangguan koneksi, phishing, dan perlindungan akun. Pembelajaran menyeimbangkan konsep, keterampilan praktik, penalaran, etika, keamanan, dan kemampuan menjelaskan proses.
Miskonsepsi
Antisipasi
Internet dan Wi-Fi adalah hal yang sama.
Wi-Fi adalah teknologi akses nirkabel; internet adalah jaringan antarkomputer global.
Mode privat membuat pengguna anonim sepenuhnya.
Mode privat terutama mengurangi jejak lokal, bukan menyembunyikan seluruh aktivitas.
Ikon gembok menjamin seluruh situs dapat dipercaya.
HTTPS melindungi koneksi, tetapi isi dan tujuan situs tetap harus diperiksa.
Sarana, Etika, Profil Lulusan, Pembelajaran Mendalam, dan Panca Cinta
Keselamatan/etika: Jangan mencoba masuk ke akun/jaringan orang lain, memindai jaringan tanpa izin, membagikan kata sandi, atau membuka tautan mencurigakan. Simulasi dilakukan pada data dan lingkungan latihan.
Aspek
Aktivitas dan bukti
Keimanan dan ketakwaan
Doa, amanah menjaga data/perangkat, jujur mencatat hasil, serta menggunakan teknologi untuk kemaslahatan.
Penalaran kritis
Menguji sumber, data, alur, rumus, konfigurasi, program, dan klaim dengan bukti.
Kolaborasi dan komunikasi
Rotasi operator, dokumenter, penguji, penafsir, dan penyaji; umpan balik santun.
Kemandirian dan kreativitas
Mencoba strategi, mengelola berkas/versi, memperbaiki kesalahan, dan menghasilkan artefak.
Berkesadaran
Menetapkan tujuan, melindungi privasi, mengikuti keselamatan, dan memantau kemajuan.
Bermakna
Menghubungkan konsep dengan kegiatan belajar, layanan madrasah, keluarga, dan masyarakat.
Menggembirakan
Eksplorasi perangkat, pilihan produk, tantangan bertahap, dan apresiasi kemajuan.
Panca Cinta
Cinta Allah dan Rasul, ilmu, diri-sesama, lingkungan, dan tanah air melalui perilaku digital yang bertanggung jawab.
B. Komponen Inti
Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik
Bagaimana perangkat terhubung dan bertukar data, serta bagaimana koneksi digunakan secara aman, privat, dan bertanggung jawab?
Peserta didik memahami bahwa kemampuan informatika mencakup memilih strategi, menggunakan perangkat, mengolah data, membangun artefak, menguji hasil, menjelaskan cara kerja, serta mempertimbangkan dampak sosial dan etika.
Kegiatan Pembelajaran Rinci
Pertemuan 1 (2 JP × 40 menit)
Kegiatan Pendahuluan — 10 menit
Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa peserta didik, dan mengajak berdoa.
Guru memeriksa kehadiran, kesiapan fisik-mental, perangkat, akun latihan, dan kondisi ruang.
Guru melakukan apersepsi melalui satu kasus terkait LAN laboratorium, Wi-Fi madrasah, komunikasi ponsel, peramban, alamat web, gangguan koneksi, phishing, dan perlindungan akun.
Peserta didik menjawab diagnostik singkat dan menyatakan pengalaman awal.
Guru menyampaikan tujuan, manfaat, alur, aturan keamanan/etika, dan KKTP.
Kegiatan Inti — 55 menit
Orientasi masalah: kelompok membaca kasus dan merumuskan hasil yang harus dibuat.
Organisasi: anggota membagi peran operator, analis, pemeriksa, dokumenter, dan penyaji; peran wajib berotasi.
Memahami: peserta didik mempelajari contoh dan mendemonstrasikan konsep LAN, klien, dan server.
Mengaplikasi: kelompok mengikuti LKPD, membuat artefak/hasil, menyimpan versi, dan mencatat bukti kontribusi.
Verifikasi: hasil diuji dengan kasus sederhana, cara kedua, daftar periksa, atau teman sejawat.
Presentasi: guru memilih anggota secara acak untuk menjelaskan langkah, hasil, risiko, dan alasan.
Formatif: peserta didik menyelesaikan exit task individual dan menerima umpan balik.
Kegiatan Penutup — 15 menit
Guru dan peserta didik menyimpulkan konsep, prosedur, bukti, dan praktik baik.
Peserta didik merefleksikan pemahaman, kontribusi, kesalahan, dan tindakan digital bertanggung jawab.
Guru menyampaikan remedial berupa latihan bertahap serta pengayaan berupa kasus baru.
Peserta didik menyimpan/mengekspor pekerjaan sesuai aturan privasi.
Guru memberi apresiasi, mengajak berdoa, dan menutup pembelajaran dengan salam.
Asesmen, Remedial, dan Pengayaan
Tahap
Instrumen
Bukti
Tindak lanjut
Awal
Diagnostik mikro dan observasi praktik
Konsep awal, pengalaman, serta kebutuhan dukungan
Kelompok fleksibel dan demonstrasi tambahan
Proses
LKPD, artefak, log kontribusi, pertanyaan lisan
Langkah, hasil, verifikasi, etika, kontribusi
Umpan balik segera dan revisi
Akhir
Soal terbuka, praktik, dan exit ticket individual
Pemahaman, transfer, dan refleksi
Remedial bertahap atau pengayaan kasus baru
C. Lampiran dan Pengesahan
Lampiran tersedia pada tab LKPD, Bahan Bacaan, Slide, Soal Latihan, Asesmen, Rubrik, dan Media.
Mengetahui, Kepala Madrasah
Drs. Sampe Baralangi, M.Sc.
NIP: -
Makale, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran
Amiruddin, S.Pd.
NIP: -
LKPD — Jaringan Lokal dan Perangkat Jaringan
Tujuan: Melalui diagram jaringan, peserta didik dapat menjelaskan fungsi klien, server, switch, router, access point, dan media transmisi secara benar.
Petunjuk: Bentuk kelompok 4–6 orang. Rotasikan peran setiap 10–15 menit. Setiap anggota wajib memiliki bukti kerja dan mampu mendemonstrasikan satu langkah.
Bahan Bacaan — Jaringan Lokal dan Perangkat Jaringan
Gagasan utama. Melalui diagram jaringan, peserta didik dapat menjelaskan fungsi klien, server, switch, router, access point, dan media transmisi secara benar.
Konsep Inti
LAN: jelaskan fungsi, contoh, prosedur, dan bukti yang membedakannya.
klien: jelaskan fungsi, contoh, prosedur, dan bukti yang membedakannya.
server: jelaskan fungsi, contoh, prosedur, dan bukti yang membedakannya.
switch: jelaskan fungsi, contoh, prosedur, dan bukti yang membedakannya.
router: jelaskan fungsi, contoh, prosedur, dan bukti yang membedakannya.
Contoh dan Noncontoh
Contoh digunakan pada konteks LAN laboratorium, Wi-Fi madrasah, komunikasi ponsel, peramban, alamat web, gangguan koneksi, phishing, dan perlindungan akun. Noncontoh: Internet dan Wi-Fi adalah hal yang sama. Koreksi: Wi-Fi adalah teknologi akses nirkabel; internet adalah jaringan antarkomputer global.
Praktik Baik
Tentukan tujuan dan data/masukan yang diperlukan.
Kerjakan secara bertahap dan simpan versi.
Uji hasil dengan kasus sederhana atau cara kedua.
Dokumentasikan sumber, perubahan, dan keterbatasan.
Lindungi data, akun, perangkat, dan hak orang lain.
Ringkasan: Pemahaman informatika tidak berhenti pada mengoperasikan aplikasi; peserta didik harus mampu menjelaskan cara kerja, memeriksa bukti, menyelesaikan masalah, dan bertindak etis.
Slide Pembelajaran
01
Orientasi
Fenomena: LAN laboratorium, Wi-Fi madrasah, komunikasi ponsel, peramban, alamat web, gangguan koneksi, phishing, dan perlindungan akun
02
Tujuan Pembelajaran
Melalui diagram jaringan, peserta didik dapat menjelaskan fungsi klien, server, switch, router, access point, dan media transmisi secara benar.
03
Kriteria Keberhasilan
Menjelaskan konsep, mempraktikkan prosedur, memverifikasi hasil, dan merefleksikan etika.
04
Aktivasi Awal
Apa pengalamanmu terkait LAN?
05
Pertanyaan Pemantik
Bagaimana perangkat terhubung dan bertukar data, serta bagaimana koneksi digunakan secara aman, privat, dan bertanggung jawab?
06
Konsep 1
LAN
07
Konsep 2
klien
08
Konsep 3
server
09
Contoh Kontekstual
Contoh dari LAN laboratorium, Wi-Fi madrasah, komunikasi ponsel, peramban, alamat web, gangguan koneksi, phishing, dan perlindungan akun.
10
Noncontoh/Miskonsepsi
Internet dan Wi-Fi adalah hal yang sama.
11
Demonstrasi
Ikuti contoh guru, catat langkah, hasil, dan bukti.
12
Latihan Bersama
Selesaikan satu kasus dan periksa dengan cara kedua.
Terapkan konsep pada situasi baru di madrasah atau rumah.
15
Refleksi
Apa yang berubah dalam pemahaman dan kebiasaan digitalmu?
16
Tindak Lanjut
Perbaiki artefak, simpan versi, dan siapkan bukti individual.
1 / 16
Soal Latihan
Kerjakan dengan alasan, bukti, langkah, atau tangkapan proses yang relevan. Jangan hanya menulis jawaban akhir.
Soal 1 — TIK9-JAR-TP01
Jelaskan LAN dengan kata-katamu sendiri dan berikan satu contoh yang dekat dengan kehidupan siswa.
Kriteria pemeriksaan mandiri
Definisi, contoh, dan hubungan konsep tepat.
Soal 2 — TIK9-JAR-TP01
Bandingkan klien dan server; tuliskan sekurang-kurangnya dua perbedaan atau hubungan.
Kriteria pemeriksaan mandiri
Perbandingan menggunakan aspek yang sama dan alasan.
Soal 3 — TIK9-JAR-TP01
Analisis satu kasus tentang LAN laboratorium, Wi-Fi madrasah, komunikasi ponsel, peramban, alamat web, gangguan koneksi, phishing, dan perlindungan akun. Konsep apa yang paling relevan dan mengapa?
Kriteria pemeriksaan mandiri
Kasus, konsep, bukti, dan alasan terhubung.
Soal 4 — TIK9-JAR-TP01
Periksa pernyataan: “Internet dan Wi-Fi adalah hal yang sama.” Jelaskan koreksinya.
Kriteria pemeriksaan mandiri
Koreksi sesuai konsep dan tidak sekadar menyatakan salah.
Soal 5 — TIK9-JAR-TP01
Rancang satu praktik atau artefak digital aman untuk menerapkan topik ini. Tuliskan langkah, alat, data, pengujian, serta keterbatasannya.
Kriteria pemeriksaan mandiri
Rencana realistis, aman, terukur, dan dapat diuji.
Asesmen Modul
Asesmen Terbuka
KKTP dan Rubrik
Aspek
Belum Tercapai
Mulai Tercapai
Tercapai
Sangat Tercapai
Konsep
Konsep inti keliru/belum tampak.
Sebagian tepat dengan bantuan.
Konsep tepat dan dapat diterapkan.
Menghubungkan konsep dan mentransfer ke kasus baru.
Prosedur/artefak
Langkah tidak selesai atau berisiko.
Berjalan dengan banyak arahan.
Berfungsi, rapi, dan sesuai tujuan.
Efisien, aksesibel, terdokumentasi, dan mudah dipelihara.
Data/bukti
Tidak lengkap atau tidak dapat dilacak.
Ada tetapi verifikasi/sumber belum konsisten.
Lengkap, relevan, dan diverifikasi.
Membandingkan cara, menyatakan batas, dan menjaga integritas data.
Penalaran
Kesimpulan tidak didukung.
Hubungan bukti-kesimpulan sebagian.
Alasan logis sesuai bukti.
Mengevaluasi alternatif, risiko, dan dampak.
Komunikasi
Sulit dipahami.
Penjelasan belum runtut.
Runtut, visual jelas, dan santun.
Adaptif, menjawab pertanyaan, dan mendemonstrasikan proses.
Karakter/kolaborasi
Peran tidak berjalan.
Kontribusi belum merata.
Jujur, aman, peduli, dan aktif.
Memastikan semua anggota berkembang dan melindungi kepentingan pengguna.
Media Interaktif
Laboratorium Keputusan Digital
Pilih konsep, tuliskan tindakan, bukti, dan risiko. Gunakan untuk menyiapkan presentasi atau verifikasi.
Alternatif luring: kartu langkah, mock-up kertas, tabel data, flowchart, atau simulasi guru.