
Dua segitiga sebangun memiliki sisi kecil 4 cm bersesuaian dengan 10 cm. Sisi kecil lain 6 cm bersesuaian dengan x. Fokus analisis kelompok adalah menentukan nilai x.
Peserta didik dapat menentukan sisi yang belum diketahui dengan menyusun perbandingan sisi-sisi bersesuaian pada segitiga sebangun.

Dua segitiga sebangun memiliki sisi kecil 4 cm bersesuaian dengan 10 cm. Sisi kecil lain 6 cm bersesuaian dengan x. Fokus analisis kelompok adalah menentukan nilai x.

Tim penelaah pada kegiatan notasi korespondensi menerima data visual yang harus diperiksa ketepatan hubungan, operasi, dan satuannya. Pada ΔABC~ΔDEF, AB=6, DE=9, BC=8. Fokus analisis kelompok adalah menentukan panjang EF.

Pada simulasi pengukuran dengan bayangan, empat kelompok memperoleh laporan berbeda sehingga setiap langkah perlu diverifikasi berdasarkan data. Tongkat 1,5 m memiliki bayangan 2 m. Pada saat sama, bayangan pohon 12 m. Fokus analisis kelompok adalah menentukan tinggi pohon.

Guru menampilkan visual memperbesar segitiga sebagai sumber data utama dan meminta peserta didik mempertanggungjawabkan simpulannya. Segitiga kecil memiliki sisi 5,7,9. Segitiga besar sebangun dan sisi bersesuaian dengan 5 adalah 20. Fokus analisis kelompok adalah menentukan sisi terbesar segitiga besar.

Dalam proyek persamaan proporsi, hasil tidak boleh ditentukan hanya dengan menebak angka; seluruh informasi pada visual harus digunakan. Dalam dua segitiga sebangun, x/15 = 8/12. Fokus analisis kelompok adalah menentukan nilai x.

Siswa memasangkan sisi 4 dengan 15 dan 6 dengan 10 pada dua segitiga, lalu memperoleh faktor berbeda. Fokus analisis kelompok adalah menentukan langkah pertama yang harus diperbaiki.

Peta triangulasi menghasilkan segitiga model dengan sisi 3 cm dan 4 cm; faktor skala ke lapangan 250. Fokus analisis kelompok adalah menentukan sisi lapangan yang bersesuaian dengan 4 cm.


