Peserta didik dapat menggunakan syarat Sudut-Sudut, Sisi-Sisi-Sisi, dan Sisi-Sudut-Sisi untuk membuktikan dua segitiga sebangun dengan benar.
Halaman ini aman dibagikan kepada peserta didik: kisi-kisi, kunci jawaban, pembahasan guru, dan data jawaban benar tidak disertakan.
Petunjuk: amati visual, baca stimulus, pilih hasil beserta alasan paling tepat. Esai dikerjakan mandiri sebelum membuka bantuan.
Soal 1 · Penalaran
Dalam kegiatan syarat sudut-sudut, satu kelompok peserta didik diminta menelaah seluruh data pada visual sebelum menyampaikan keputusan. Segitiga P memiliki sudut 50° dan 70°, sedangkan Q memiliki sudut 50° dan 70°. Fokus analisis kelompok adalah menentukan kesimpulan yang benar.
Berdasarkan seluruh data pada visual, laporan manakah yang memuat hasil dan alasan matematis paling tepat?
Soal 2 · Penalaran
Tim penelaah pada kegiatan syarat sss menerima data visual yang harus diperiksa ketepatan hubungan, operasi, dan satuannya. Sisi segitiga A 3,4,5 dan B 9,12,15. Fokus analisis kelompok adalah menentukan syarat pembuktian yang paling langsung.
Empat kelompok menyampaikan hasil berbeda. Laporan manakah yang paling dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan konsep yang dipelajari?
Soal 3 · Penalaran
Dua segitiga memiliki dua sisi yang mengapit sudut sama: 4 dan 6 pada A, 10 dan 15 pada B, serta sudut apit 60°. Fokus analisis kelompok adalah menentukan kesimpulannya.
Strategi manakah yang menggunakan hubungan antarbesaran secara benar dan menghasilkan simpulan yang konsisten dengan visual?
Soal 4 · Penalaran
Guru menampilkan visual data tidak cukup sebagai sumber data utama dan meminta peserta didik mempertanggungjawabkan simpulannya. Dua segitiga memiliki sisi 5 dan 7 dengan satu sudut bukan sudut apit yang sama. Fokus analisis kelompok adalah menentukan apakah data cukup membuktikan kesebangunan.
Setelah data, satuan, dan aturan matematis diperiksa, pernyataan manakah yang layak diterima?
Soal 5 · Penalaran
Dalam proyek korespondensi titik, hasil tidak boleh ditentukan hanya dengan menebak angka; seluruh informasi pada visual harus digunakan. Notasi kesebangunan ditulis ΔABC ~ ΔDEF. Fokus analisis kelompok adalah menentukan urutan huruf pada notasi tersebut menunjukkan.
Keputusan manakah yang paling tepat apabila seluruh informasi pada visual dan konteks masalah digunakan?
Soal 6 · Penalaran
Seorang petugas melakukan pemeriksaan pada konteks sebangun bukan kongruen dan meminta analisis matematis sebelum laporan disahkan. Segitiga A memiliki sudut 40°,60°,80° dan B 40°,60°,80°, tetapi ukuran sisi berbeda. Fokus analisis kelompok adalah menentukan pernyataan tepat.
Manakah analisis yang menunjukkan proses, hasil, dan justifikasi matematis secara benar?
Soal 7 · Penalaran
Pada diskusi kelas tentang audit pembuktian sss, peserta didik membandingkan beberapa strategi untuk menemukan laporan yang paling sahih. Siswa membuktikan SSS dengan membandingkan 6/4, 9/6, dan 12/8; semuanya 1,5. Fokus analisis kelompok adalah menentukan penilaian yang benar.
Setelah hasil diverifikasi terhadap data pada visual, laporan kelompok manakah yang seharusnya dipilih?
Esai Scaffolding
Esai 8 · Scaffolding
Segitiga ABC memiliki sisi 6,8,10. Segitiga DEF memiliki sisi 9,12,15. Buktikan kesebangunan, tentukan korespondensi, dan faktor skala ABC ke DEF.
Bantuan 1: Urutkan sisi dari pendek ke panjang.
Bantuan 2: Hitung tiga rasio bersesuaian.
Bantuan 3: Tuliskan notasi kesebangunan sesuai korespondensi.
Esai 9 · Scaffolding
Dua segitiga memiliki sudut apit 45°. Sisi pengapit pada segitiga pertama 8 dan 12, pada kedua 14 dan 21. Buktikan kesebangunan dan tentukan rasio luasnya.
Bantuan 1: Bandingkan dua pasang sisi pengapit.
Bantuan 2: Pastikan sudut yang sama adalah sudut apit.
Bantuan 3: Kuadratkan faktor skala untuk rasio luas.
Esai 10 · Scaffolding
Jelaskan mengapa dua segitiga dengan sisi 5 dan 8 serta satu sudut 30° belum tentu sebangun. Buat dua kemungkinan posisi sudut dan kaitkan dengan syarat SAS.
Bantuan 1: Identifikasi arti sudut apit.
Bantuan 2: Bandingkan posisi sudut terhadap dua sisi.